Tuhan, beri aku tenang yang panjang. beri aku sabar yang lapang. beri aku rasa mudah untuk memaafkan. jadikan aku hamba yang ikhlas serta selalu merasa cukup.
Temen aku, waktu itu jadi Kaprodi S1. pernah cerita
"Kita ga bisa nyalahin Gen Z ini-Gen Z itu.. Tantangan mereka beda dengan kita
Dulu zaman gw (tahun 90an), pegang ijazah tuh tiket masuk kerja, sebodo-bodonya lu, asal pegang ijazah, itu bisa lah masuk kerja asal ga pilih-pilih kerjaan.
Sekarang, Ijazahnya cuman ngebantu doang. Bahkan anak-anak (Mahasiswa) dari Semester 2-3 juga udah magang, udah intern dimana-mana. Karena kalau ga ya pas mereka lulus udah ketinggalan dibanding their peers.
Gw ga pernah nanya kalau ada mahasiswa izin. Gw tau stressnya mereka gimana, mau ke coffeeshop atau healing juga silahkan aja, generasi sekarang pressurenya emang berat banget"
prabowo lagi lagi masuk media asing karena:
- Bank asing pilih cabut daripada ikut agenda Prabowo
- 11,5 triliun rupiah juta ditarik Citigroup, StanChart, HSBC sejak 2024
- OJK diduga lobi bank untuk biayai MBG & Kopdes
- Sebab takut kebijakan Prabowo terlalu dikuasai negara
- Danantara minta pinjaman $10 miliar bank merasa ditekan
- Rupiah melemah makin tidak menarik simpan uang di sini
- Danantara jual obligasi bunga 2% ke konglomerat
- Danantara dikecualikan dari pengawasan pajak & hukum
- danantara tidak pernah rilis laporan keuangan
- analis khawatir jadi sarang uang kotor
"LAKI-LAKI PROVIDER" itu konteks utamanya buat SUAMI ke ISTRI ya guys. Tolong digarisbawahi, dicetak tebal, terus ditempel di jidat masing-masing.
Kalau masih PDKT atau pacaran, yang cowok jangan merasa udah punya hak buat minta benefit suami. Yang cewek juga jangan merasa udah berhak dapat fasilitas istri serba dibayarin. Lucu aja kadang statusnya masih "kita lihat nanti ya cocok ga nya blm ada ikatan", tapi ekspektasinya udah kayak rumah tangga.
Relationship itu dua arah. Kalau belum ada komitmen dan tanggung jawab resmi, ya jangan nuntut privilege yang biasanya datang bareng komitmen tersebut.