โTenang saja. Saya adalah rubah yang tenang.โ Terkecuali bila tengah jenuh. Tentunya, hal tersebut tak akan ia ucapkan padamu.
โDan apa hal yang membuat kau lebih suka menyendiri? Tidakkah manusia adalah makhluk yang mudah kesepian?โ
โSepertinya berumur panjang telah membuat pola pikirmu menyimpang.โRaganya ia bawa mendekat, dan salah satu ekornya terulur guna menepuk lembut puncak kepalamu; raut iba tergurat pada wajah. โWanita malang. Tanpa esensi insani, โฆ
Ah, what a mess he has done. Look at him now all soiled, his whole attire and his precious tails are covered in dirt. For a nine-tailed fox to be seen in such a state, how very embarassing of him. However, he is in no condition to indulge in such a sentiment, โฆ
his azure eyes shift gaze to the bottle of water you snatch out from your sling bag, and within that very moment too, disappointment emerges upon his visage. Even his fox ears are drooping as well due to it.
โIs that all you have?โ โฆ
Adalah miliknya, lonceng yang dimaksud.
Sebuah pemberian dari manusia mungil yang tak lama ia temui beberapa waktu silam. Ia tengah bermain dengan lonceng itu; berulang kali melambungkan ornamen tersebut ke udara. โฆ
Hanya akan ada hal buruk yang terjadi bila kau terlibat dengan saya.โ Kali ini salah satu ekornyalah yang terulur, membelitkannya pada tanganmu yang tengah memegang lonceng, kemudian menarik dirimu mendekat. โJadi, โฆ
pada kanvas membentang yang bertabur awan kelabu nan kelam, yang mana cahaya rembulan bersembunyi di baliknya. Amatlah jelas bahwa hujan akan segera turun. โMungkin kau mau singgah di kuil saya sebentar?โ
@vietacenda
Sang rubah memandangmu dengan penuh seksama, meniti tiap fitur dan gestur akan tubuhmu dari ujung kaki hingga ujung kepala.
Ia mengira bahwa para yลkai kecil yang mengunjunginya. โฆ
bibir mengulas senyum sembari ia kembali pada postur tegapnya, โsaya tidak keberatan menunjukkan jalan pulang, namun sepertinya alam berkehendak lain.โ Tatapannya ia alihkan ke langit, โฆ
Oh, sungguh amat tidak sopan manusia di hadapannya ini. Walau wajah memoleskan senyuman, tidak dapat ia tahan guratan kekesalan di dalamnya.
โHmm? Apakah yang salah dengan keberadaan saya di sini?โ
Dihalaunya kiseru tersebut dengan salah satu ekornya.
@s_nowfall Terkutuklah kau dan sikap lancangmu itu, sungguh membuat geram. Senyum telah sirna, kini ia tak lagi menyembunyikan kekesalannya. โBerani sekali kau membicarakan saya seolah saya hanya pajangan untuk memanjakan mata.โ Kali ini ia rebut kiserumu dengan ekor yang sama, โฆ