Guru SD kelas jauh di Tapung, Kampar, Riau, Romawati, membuat video kondisi sekolahnya yang berdinding triplek dan mengajar enam kelas dengan dua guru.
Setelah videonya viral dan didatangi Wakil Bupati Kampar, Romawati justru meminta maaf karena khawatir videonya dianggap menjelekkan pemerintah.
🎥: DOK. Romawati, TikTok/@kecamatan_tapung
Penulis: Idon Tanjung, Ihsanuddin
Kreatif: Rega Almuhtada
Produser: Elizabeth Ayudya
#Guru #SD #voice
Guru Besar Universitas Indonesia, Sulistyowati Irianto menilai sebutan "goblok" yang ditujukan kepada pakar tidak pantas, merendahkan, bahkan melecehkan.
Secara tidak langsung, kata Sulistyowati, pemerintah turut memproduksi masyarakat anti-sains yang tidak berpikir rasional.
@renbahaspelem@Jameschne_ emang jelek kok, karakter utamanya annoying parah, dari cgi juga masih ada beberapa scene yang kasar, gadikasi tau juga tu alien ke bumi ngapain. poin plus film ini tuh cinematografinya baguss banget
GUYS YAALLAAAHH AKU CAPEK BGT JADI WARGA KALIMANTAN 😭😭🙏🏻🙏🏻
sampai hari ini karhutla di daerahku masih terjadi yaallaah (video pertama baru kejadian 1 jam yg lalu) ditambah sungai di kaltim surut bgt sampai air laut masuk ke sini, dampaknya dari kemarin air di daerahku mati total
parahnya imbauan nya ga merata, jd banyak yg ga siap sedia nampung air.
padahal ada yg namanya teknologi ngubah air laut jadi air tawar, tp sayangnya pemprov di kotaku OON jd gapunya teknologinya. belum lagi sampai hari ini masih ada pemadaman bergilir yaallah
kapan yaallah ada hujan disini 😭😭
@ctsmos sebagai perantau di Samarinda dari Jawa kaget banget masalah air disini, seumur-umur belum pernah ngerasain se was was ini dapet kabar pdam mau mati, ditambah kualitas udara disini masih belum pulih seutuhnya dampak karhutla kemarin
KDM daripada susah nyari duit dan ngeluh APBD Jabar ga segede DKI. Mending bikin app Judol palsu, nah nanti duit depo judol dari orang² Jabar masuk ke anggaran Pemda Jabar