CERITA LUCU HARI INI😭
Waktu kontrol sinus, dikasih pulpen untuk isi form buat persyaratan Surgery.
Pas nulis ngebatin kok pulpennya enak,
“Kak, aku izin foto pulpennya ya”
dan pas sampe rumah, kelen tau aku ngapain?
guyss mau flexing sedikit hasil konsistenku ngikutin apa kata adek-adek KOAS, kalo sikat gigi pakenya odol yg ada nano Hydroxyapatitenya (gosok minimal 2 menit)
BENERAN SENGARUH ITU YA TERNYATA, gigi gue sampe CERAH GLOWING gini🫠🫠
Dengan siapa kamu menikah lebih penting dibandingkan kapan kamu menikah.
Penelitian menunjukkan bahwa ketidakpuasan terhadap pernikahan berhubungan dengan peningkatan risiko stroke hampir 2 kali lipat lebih tinggi. Selain itu, risiko kematian juga meningkat 21% lebih tinggi pada orang yang tidak puas terhadap pernikahannya.
Ketidakpuasan pada pernikahan diduga berhubungan dengan peningkatan kortisol yang berujung pada peradangan kronik dan penurunan kemampuan imun tubuh.
Semoga bermanfaat!
Ini lucu banget 😆 di IG ada orang Bapaknya British, trus anaknya tuh kalo ngomong thick Southern Accent (Alabama) gitu.
“CAN I PET DAT DAAAWWWG?”
“TOY STORY FAAAHVEEE”
😂
Liat ini jadi kepengen ngomong Enggres pake Southern Accent
Dear temen-temenku yang umur 25, 26, 27, dan seterusnya, kalau kalian ngerasa ketinggalan atau minder lihat orang lain yang udah sukses di usia muda,
Tenang. Kalian belum telat sama sekali.
Menurut jurnal ini, kemampuan manusia nggak berhenti berkembang atau mencapai titik terbaiknya di usia 20-an.
Kalau yang dinilai bukan cuma kemampuan otak, tapi juga kemampuan mengelola emosi, mengambil keputusan, dan memahami keuangan, performa seseorang justru mencapai puncaknya di sekitar usia 55-60 tahun.
"Yunus didn't find PEACE in his escape." ini lumayan kena sih jujur :3
buat kamu yang sedang lari dari tanggung jawab mu. mungkin artikel ini bisa sedikit membantu? artikel ini membahas tentang kisah nabi Yunus AS dan mengaitkannya dengan pelajaran hidup di masa sekarang.
benar juga setelah tertelan ikan beliau tidak mulai dengan meminta "Ya Allah, keluarkan aku." beliau memulai dari mengakui kesalahan, memuji Allah, dan menyerahkan dirinya kepada-Nya.
bahkan amalan doanya selalu aku amalkan sambil bersujud setelah selesai sholat.
lailahailallah anta subhanakan ini kuntum minaddolimin.
(Mitos atau Fakta)
Apakah semua tanaman butuh matahari sebanyak mungkin? Ternyata tidak.
☀️ Full sun (±6–8 jam/hari): cabai, tomat, terong, jagung, semangka.
🌤️ Shade-loving / toleran naungan: selada, pakcoy, seledri, mint, dan beberapa tanaman herbal maupun hias.
Kurang cahaya bisa bikin tanaman etiolasi, tapi cahaya berlebih juga bisa memicu stres.
Jadi bukan semakin banyak matahari semakin bagus, tapi sesuai kebutuhan tanamannya.
1. biasakan ngomong sendiri!
aku selalu suka bikin podcast sendiri, keluarin semua yg ada dipikiran atau jelasin topik yg disukai jadinya lancarr.
2. latihan ngomong tanpa script
ambil satu topik random, kasih diri sendiri waktu 1 menit buat ngomong tanpa henti. kalo salah? gapapa tetap lanjutt, buat improvisasi sendiri.
3. rekam diri sendiri
darisini bisa nilai sendiri dari cara ngomong, intonasi, filler words kyk "eee", "anu". darisitu kita bisa tau bagian mana yg perlu diperbaiki.
4. latih kemampuan bercerita
public speaking bukan cuma soal ngomong lancar. tp kamu harus bisa bikin orang mau dengerin.
biasakan cerita dgn struktur:
opening - masalah/kejadian - insight - ending.
5. berhenti ngejar buat ga gugup
gak mungkin bisa. orang yg jago public speaking juga gugup, bedanya mereka ga show nervous mereka, mereka tetap ngomong walaupun gugup.
S1 Sastra Jerman.
awal kerja malah jadi admin. sempet bingung, “lah, terus kuliah gue buat apa?” 😭
terus dikasih tanggung jawab operasional. dari situ baru sadar, ternyata gue perlu ngerti manajemen kalau mau ngerti the bigger picture dari kerjaan gue sendiri. akhirnya lanjut S2 Ilmu Manajemen.
habis itu malah nyemplung ke marketing. wkwkwk. yaudah, ikutin aja dulu ke mana takdir membawa.
sekarang kerja di HR, Procurement, sekaligus ngajar ekskul bahasa Jerman.
kalau dilihat dari awal, career path gue kayak gado-gado banget. tapi ternyata hidup jarang ngasih kita potongan puzzle dalam urutan yang masuk akal. kadang baru kelihatan gambarnya setelah semuanya dijalanin.
ternyata nggak ada yang wasted. ilmu bahasa kepake, manajemen kepake, pengalaman operasional kepake, marketing kepake buat nawar harga ke vendor. even the things i once thought were “nggak nyambung” ternyata semesta lagi nyiapin gue buat sesuatu yang belum gue ngerti waktu itu.
maybe career isn't always about finding one straight path. sometimes it's just about trusting that every turn is teaching you something.
dan somehow, gue enjoy semuanya. 😭
Girls, buat kalian yang hatinya sensitif dan gampang kepikiran kayak aku, boleh coba selfcare versi spiritual ini tiap malam.
Ambil segelas air putih, lalu baca Al-Fatihah, Ayat Kursi, dan Al-Ikhlas 3x. Setelah itu minum perlahan sambil berdoa memohon keberkahan, ketenangan, dan kebaikan untuk diri sendiri.
Simple banget, tapi buatku rasanya seperti a little moment to pause, calm down, and reconnect with Allah
Sebelum menikah, jangan cuma tanya, “Kapan kita nikah?”
Tanya jg:
“Kita mau menjalani pernikahan seperti apa?”
Ada 25 topik penting yg sebaiknya dibahas sebelum akad. Karena nikah itu bukan cuma soal siap menikah, tapi siap menjalani hidup bersama selamanya.
Berikut daftarnya:
dan, ya. punya keluarga cemara itu sebuah privilege.
aku merekomendasikan kamu buat baca artikel ini deh! karena this article hit me so bad :c aku bacanya aja sambil gigit jari..
"someone who was raised with love and someone who was raised by survival will never see the world the same way"
was right..
PERCAYA GAK? Salah satu cara untuk menarik pasangan yg kamu inginkan ke dalam hidup adalah dengan rutin scripting.
Scripting adalah salah satu teknik manifestasi dengan cara menuliskan kehidupan atau hubungan yg kamu inginkan seolah-olah kamu sedang atau udah mengalaminya.
Gara-gara rajin scripting dibarengi dengan dengerin afirmasi dan jurnaling, temenku malah ketemu pasangan idamannya 🥺
Ini cara dan contoh teks scripting untuk menarik pasangan baik :
tulisan yang sangat cantik, indah, tapi juga menyakitkan untuk dibaca sebagai seorang perempuan.
karena somehow, tulisan ini berhasil menggambarkan sesuatu yang sebenarnya udah terlalu familiar buat banyak perempuan. stop denial deh, this is the reality we live in.
artikel2 di substack yang bahas tentang feminisme juga ga kalah berat.
soalnya makin dibaca, makin sadar kalau banyak hal yang selama ini kita anggap “normal” ternyata cuma karena kita udah terlalu terbiasa sama ketidakadilannya.
yang lebih disturbing tuh, banyak hal yang sebenernya lahir dari tekanan sosial malah dianggap “ya emang pilihan dia.” padahal kalau dipikir-pikir, pilihan kita juga nggak pernah muncul di gitu aja, ada faktor keluarga, ekonomi, budaya, standar sosial, semuanya ikut ngebentuk.
yang perlu dipertanyakan bukan cuma “kenapa perempuan memilih begini?”, tapi “seberapa bebas sebenarnya pilihan itu kalau dari awal opsinya udah dibentuk duluan?”