Keempat adalah melalui royalti. Jangan lupa kelola hak cipta karya buatanmu agar kamu mendapat keuntungan ekonomi setiap kali karyamu digunakan.
Pengelolaan royalti musik dapat dibantu oleh Lembaga Manajemen Kolektif seperti WAMi loh 😉
Kedua adalah dengan mengadakan konser atau pertunjukan berbayar yang dapat dinikmati oleh penggemarmu 🎶
Ketiga adalah dengan memasarkan official merchandise, misalnya kaos, jaket, atau poster 👕
5⃣ WAMI adalah lembaga non-profit yang transparan. Laporan dan distribusi royalti akan kami bagikan dalam 6 periode per tahunnya
Masih ada yang ingin kamu tanyakan? Jangan ragu untuk hubungi kami ya!
3⃣ Kamu dapat menunjuk ahli waris atas karya yang kamu daftarkan
4⃣ Kamu perlu melakukan adanya pemutakhiran data terkait identitas ataupun karya kepada WAMI, jika diperlukan adanya perubahan
Apakah Amusia bisa disembuhkan?
Yes. Menurut penelitian, Amusia dapat ditekan atau dikurangi dengan pelatihan intensif dalam pengenalan nada. Meskipun memakan waktu yang tidak sebentar, bukan berarti penderita Amusia tidak mungkin menjadi penyanyi hebat lho!
Amusia adalah kondisi dimana otak tidak mampu membedakan impuls nada. Ia kesulitan untuk menangkap, mengenal, dan menghasilkan nada dengan benar, temasuk kesulitan bernyanyi dengan nada yang sesuai. Kondisi ini juga sering disebut dengan pekak nada.
WAMInity, apakah kamu tau kalau distribusi royalti dapat terus dibagikan selama karya masih digunakan, bahkan jika penulis lagu tersebut sudah wafat.
Tidak percaya? Simak ulasan berikut!
Hingga saat ini, lagu “Bengawan Solo” tidak hanya masih populer di Indonesia, tetapi juga di Jepang!
Karena masih sering dimainkan, royalti atas lagu tersebut pun masih dikoleksi dan diberikan kepada ahli waris. Sebagai LMK yang menaungi, tentu WAMI turut bersukacita.
Dengan menjadi anggota CISAC, WAMI dapat membuat kesepakatan dengan LMK asing di negara lain terkait pengelolaan royalti.
Saat ini, WAMI telah bermitra dengan 69 LMK asing di 60 negara di dunia, termasuk Amerika, Inggris, dan Korea 🇺🇲🇬🇧🇰🇷