ya allah, aku mau jadi istri dan ibu... bukan sekedar punya pasangan atau anak, tapi punya rumah yang di dalamnya ada cinta, kasih sayang, ketenangan, rasa aman dan saling menjaga setiap hari. aamiin...
ini sangat amaaaat benaaar!!! kurangin screen time and go touch some grass 😭 olahraga, baca buku, introspeksi, ibadah sunnah, ngaji, journaling, or just have some simple fun like play games, ride your bike keliling komplek, whatever gets you off the screen for a while.
because when you spend too much time online, your brain starts living in other people’s narratives. you overconsume, compare, react, and somehow everything feels like a problem. insya Allah, the more you actually live your own life, the less your socmed becomes a dumping ground for complaints. at some point, you’ll have stories, growth, and reflections to share, not just things to rant about.
Di poli anak PKM dulu, ada ibu2 bawa anaknya, balita, gatal2 di selangkangan dan kaki.
Langsung saya tembak, "Saudaranya di pondok mana Bu? gatal2 gini juga kan? harus diobati dua2nya" terus edukasi soal scabies.
Pas keluar saya dengar ibunya bilang "dokternya sakti" 😂😂😂
ya simply karena perintah qurban di idul adha awal mulanya dari kisah Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail🥲 masa setaun sekali masih ngeluh…
lagian ya kalo dibedah dan mau merenung + tadabbur lebih lanjut, kisah Nabi Ibrahim nyembelih Nabi Ismail tuh sangat amat relate sama kehidupan kita sehari hari:
1. funfact, Nabi Ismail itu anak pertama yg ditunggu tunggu banget sama Nabi Ibrahim berpuluh puluh tahun lamanya.
u bayangin ada pejuang garis 2 yg baru dikasih anak di umur 80an tahun? kebayang ga seseneng dan sesayang apa elu ama anak lu?🥲🥹
dan galama setelah kelahirannya, beliau disuruh Allah ninggalin istri & anak itu di padang pasir tanpa kehidupan bermodal iman dan percaya sama Allah.
trus bertahun2 kemudian, beliau balik liat anak istri, tapi ternyata tau tau disuruh nyembelin anak itu? kebayang ga seberat apa jadi Nabi Ibrahim?💔
2. betapa Nabi Ibrahim sangat menerima dan terbuka sama pendapat anaknya. ayahnya ga serta merta maksa dan nyeret Nabi Ismail buat disembelih. enggak. gaada paksaan samsek.
justru Nabi Ibrahim ajak deep talk Nabi Ismail dan MENGHARGAI pendapat anaknya. ini tuh parenting bagus bgt???
makanya Nabi Ibrahim bilang di surah Ash Shaffat : “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah apa pendapatmu”
Nabi Ibrahim ga bilang “ayo sekarang kita sembelih kamu. Allah nyuruh nih!”. engga. beliau tetep nanya “apa pendapatmu?” karena ini jg bersangkutan sama hidup matinya Nabi Ismail🥹
3. baktinya Nabi Ismail dan imannya yg another level.
lagi seneng senengnya ketemu bapaknya yg lama ga keliatan, trus tiba2 bapaknya bilang dapet wahyu yg minta dia nyembelih anaknya sendiri…😭
apakah dia takut? ya pasti ada rasa takut. manusiawi. tapi Nabi Ismail justru yg mendorong ayahnya utk jgn ragu dan takut beliau bilang “Wahai ayahku, kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu; insya Allah kamu akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar.“
u bayangin seketakutan apa mereka berdua? yg satu udh megang pisau dan leher anaknya buat nyembelih, yg satu lehernya udh ada pisau dan AYAHNYA sendiri yg nyembelih?????
tapi keduanya ga ragu sama Allah. keduanya yakin Allah pasti tolong. keduanya udh liat sendiri klo Allah ga ninggalin.
Nabi Ibrahim udh pernah dilempar ke api dan apinya jd dingin
Nabi Ismail udh pernah ditinggal di padang pasir tanpa kehidupan dan tiba tiba muncul air zamzam dari hentakan kakinya
Allah Maha Baik. Allah gapernah ninggalin hambaNya.
@tanyarlfes Sama kakak, aku juga gitu. Kemarin ke obgyn katanya karna lemak perut aku tebel. Kamu udah ada periksa ke bidan/obgyn belum nder? Biar pasti dan tenang
When Maryam (AS) cried in childbirth, “I wish I had died before this” (19:23), Allah didn’t shame her or say other women go through this too. He acknowledged her pain, recorded it in the Qur’an, and comforted her. Yet when women speak about such pain, people dismiss them.
My 8-yr-old has been doing that annoying repeat everything I say game for the past 2 days and my toddler caught on and started doing it to him. He's in his room crying because “it's so annoying,” and sometimes justice is served without you doing anything.
@iPopBase “kalo ga suka, tolak aja” 😅 this is another example of how obsession and unhealthy attachment can turn into violence against women. i truly hope men understand that they’re not entitled to any reciprocal attention or feelings from women. manage your emotions for god’s sake!!
Let me explain what this means so that you understand better.
.
Sometimes tiny cells in our stomach get very stubborn and turn into bad guys called cancer. They grow way too fast and don't listen to the body's rules.
.
But you see, these smart scientists in Korea didn't want to fight them with big scary bombs and bazookas like old medicines do. Instead they sat the cells on a wooden bench and said "Look here you stubborn cells, why don't you just remember who you really are and be good again?
.
So they made a pretend computer twin of our belly cells. Just like a magic video game version. (something like that sha) so they played around in the game to find the three bossy switches that were making the cells stay stubborn.
.
.
Those three bossy switches have funny names. They are MYB, HDAC2, and FOXA2.
Fantastic 3 lool
.
The scientists turned those three mean switches Off. Poof.
And just like that guess what? The stubborn cancer cells were like "Ohhh… I remember now!
.
Then they calmed down, grew up properly, and turned back into nice, normal belly helper cells. No more bad growing.
They then tried this in Mice, and the poor mice got better. The bad lumps got smaller because the cells stopped being the bullies they were.
It's like telling your barking Dog at home to shusss and calm down. And it actually calms down.
.
.
This isn't ready for humans yet, as it's still developing. But it's going to help out someday. And well, a lot of people are gonna be wayyyy happier.
.
.
.
Kudos to the scientists once again and I'm super happy about this development and the positive impact it's going to have on affected people 💪🏾💪🏾
.
✍️ Vincent The Therapist
@tanyarlfes Emg nder kadang kita gak dikasih tau atau diajarin dulu, tau-tau disalahin aja kalo gak sesuai ekspektasi. Mikirnya kita bakal ngerti sendiri, padahal gak semua orang gitu. Minta ajak ortu aja kalo ada apa-apa.