“To stop fascism, don’t stay silent, take action. History is repeating itself, but it seems we don’t care. Just look at how the far right is growing.”
— Eric Cantona
Diingetin sama galeri kalo 1000 hari Kanjuruhan udah lewat setaun yang lalu, artinya hari ini sudah ±1.365 beneran ngga kerasa buat kita yang tidak terdampak secara langsung akibat dari #KanjuruhanMassacre.
Tapi, pasti sangat berat untuk semua keluarga yang ditinggalkan.
Siapa saja tokoh yang berada di lingkar bisnis Raffi Ahmad?
Penelusuran kami menemukan sedikitnya 17 individu yang terindikasi sebagai Politically Exposed Person (PEP).
Lihat daftar lengkapnya dan baca liputan investigasi selengkapnya - https://t.co/FAJINoxWGe
September 2025: ibu & 2 anak di Bandung mengakhiri hidup karena tekanan ekonomi.
Februari 2026: anak 10 tahun di NTT bunuh diri karena tak bisa beli buku dan pensil.
Dengan kementerian segitu banyak, program2 berbiaya fantastis, jelas ini kegagalan.
Tanggung jawab!
Selama partai hanya dijadikan alat untuk mendulang elektoral dan berhenti di pemilu, maka selama itulah partai hanya berputar di elit dan selalu gagal menjawab kebutuhan warga.
Muncul pertanyaan, apakah kita memerlukan Partai Alternatif? Emangnya Partai Alternatif seperti apa yang kita inginkan? 🤔
🚨5 petani Pino Raya, Bengkulu Selatan diduga ditembak oleh pihak keamanan perusahaan sawit PT Agro Bengkulu Selatan (ABS). Salah satu warga mendapat tembakan di dada. Sebelum kejadian ini, para petani berulang kali mendapat teror melalui pengrusakan pondok dan tanaman warga.
Atas kejadian itu kami mendesak:
Pertama, Kepolisian Daerah Bengkulu untuk mengusut tuntas kejadian penembakan termasuk kepemilikan senjata api yang dimiliki oleh Pihak Keamanan PT. ABS yang digunakan untuk menembak 5 (lima) orang Petani Pino Raya, Bengkulu Selatan;
Kedua, Kepolisian Daerah Bengkulu memastikan perlindungan keamanan bagi korban, keluarga korban dan Petani Pino Raya;
Ketiga, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) RI melakukan pengawasan pengusutan kasus sampai tuntas untuk pemulihan korban secara khusus dan petani Pino Raya;
Keempat, Komnas HAM, Komnas Perempuan, Ombudsman Republik Indonesia (ORI), dan LPSK RI melakukan investigasi mendalam terkait kasus ini dan memberikan perlindungan terhadap korban, keluarga korban dan Petani Pino Raya;
Kelima, Kementerian ATR/BPN RI untuk segera memastikan penyelesaian konflik Agraria yang berpihak pada keadilan bagi Petani Pino Raya dan mencabut Izin Perkebunan PT. ABS
Nahhh ini bakalan seru nih, gelar Pahlawan Nasional untuk Soeharto berpotensi di-PTUN-kan! Menurut Pakar hukum tata negara keputusan ini cacat, karena mengabaikan agenda Reformasi 1998 dan putusan MA soal kasus korupsi Yayasan Supersemar yg merugikan negara triliunan. Pemberian gelar saat kewajiban hukum belum tuntas adalah pengkhianatan terhadap keadilan dan penghianatan terhadap reformasi itu sendiri. Jalan gugatan hukum menjadi harapan terakhir penegakan integritas sejarah.
#SoehartoBukanPahlawan
https://t.co/jnHEDSQa9P
yg bikin survei bikin riset dulu ga keberhasilan soeharto itu mengerdilkan swasembada pangan jadi swasembada beras, alhasil bencana pangan pun mulai melanda yaitu kekayaan pangan pokok masyarakat indonesia direduksi jadi soal nasi doang, kegilaan anak petani taunya hanya padi
Warga Indonesia jangan pernah lupa dengan sejarah penculikan dan penghilangan orang secara paksa (1997-1998) aktivis pro-demokrasi menjelang kejatuhan Orde Baru. Dan tragedi Trisakti, Semanggi I, dan Semanggi II (1998-1999); semuanya adalah kejahatan berat Soeharto.