Didikan Ibu, Bekal Anak di Masa Depan
Mendidik anak bukan hanya soal nilai di sekolah, tetapi juga membangun kebiasaan baik sejak dini. Disiplin, rajin belajar, dan memahami pentingnya pendidikan merupakan bekal yang akan membantu anak menghadapi masa depan.
Peran orang tua sangat penting. Tegas boleh, tetapi tetap dengan komunikasi yang membuat anak memahami alasan di balik setiap aturan.
Innalillahibwainna ilaihi rojiun.
Murid SD di Pemalang MD setelah dipukul dan ditendang kakak kelasnya 🥀🥀🥀
- Korban: MHAQ (7), murid kelas 2 SD Negeri 01 Kebondalem, Pemalang
- 3 terduga pelakunya merupakan kakak kelasnya sendiri, murid kelas 5 dan 6
- Korban sempat mendapat perawatan di RSUD selama 9 hari, namun wafat pada 30/9/26
- Setelah mendapat perawatan di RSUD, korban memsng sempat diperbolehkan pulang, namun keadaannya semakin memburuk. Saat mau dibawa balik ke RS, korban wafat
- Sebelumnya, korban mengaku dipukul pada bagian perut dan ditendang menggunakan sepatu
- Keluhan korban: sakit perut, muntah", BAB berdarah, serta kesulitan makan dan buang air.
BREAKING NEWS
LUKY AFIRMAN DI LANTIK PRABOWO JADI WAKIL MENTERI KEUANGAN
PERNAH DI COPOT PURBAYA KARNA LOLOSKAN ANGGARAN MOTOR LISTRIK MBG ZAMAN DADAN MBG
"Yg keracunan sampai hari ini dari 3 koma sekian juta dibawah 200 orang. Yg rawat inap hanya 5 orang, jadi bisa dikatakan yg keracunan 0,005. Berarti keberhasilan MBG adalah 99.99%" - Prabowo
That’s an evil president! WALLAHI, WE’RE FINISHED
Dugaan aksi kekerasan kembali mencoreng dunia pendidikan usai Kepala Sekolah SMPN 18 Malang diduga melakukan pemukulan terhadap seorang siswanya saat kegiatan sapa pagi.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Malang bergerak cepat dengan resmi memberhentikan sang kepala sekolah dari jabatannya guna memberikan kepastian hukum serta menegaskan bahwa pendisiplinan siswa harus dilakukan lewat pendekatan edukatif tanpa kekerasan.
Simak berita selengkapnya di https://t.co/12KzHzegth, BeritaSatu TV, YouTube BeritaSatu dan unduh aplikasi BeritaSatu di iOS dan Apps Store!
#BeritaSatu #SaatnyaMajuBersama #SMPN18Malang #Malang #Kekerasan #Siswa #Murid #Sekolah #Pendidikan #Indonesia #Viral
Apakah ini yang dinamakan memancing keributan⁉️
Tempat mancing paling elit
Di bawah jembatan beton, lesehan di tanah basah, disaksikan 4 penonton yang iri dengki🤣
polda bengkulu akan dalami polisi yang keliatan meledek massa:
- pas demo peringatan hari tani kamis 24 september 2026
- ada video anggota polisi yang mimik mukanya dinilai meledek massa aksi ikut didalami juga
- mereka janji dalemin semua kejadian secara objektif sebelum sebelum pas dan sesudah ricuh biar gak asal spekulasi
- polda imbau masyarakat tetep tenang
- jangan gampang kepancing sama info yang belum jelas kebenerannya
Baca selengkapnya: https://t.co/3vjfUBhAlD
Salah satu rekaman yang beredar memperlihatkan seorang anggota polisi menunjukkan mimik wajah yang dinilai meledek massa saat kericuhan dalam unjuk rasa peringatan Hari Tani.
~MS #polisi#demoricuh#newsplay [20260925140433978]
From this
"Pakar saking pinternya jadi goblok"
To this
"Jgn salah ya menerima kadang2 saya klu bicara di audience suka dipelintir. Bhw seolah saya ga hormati pakar. Saya paling hormat sma pakar"
Dia yg ngomong gblk, kita yg disalahin katanya dipelintir
Kabar duka datang dari Suparjo Rahmad (74), warga Desa Blimbing, Kecamatan Gatak, Kabupaten Sukoharjo. Suparjo meninggal dunia pada Rabu (23/9/2026).
Suparjo merupakan pasien yang berada di dalam ambulans relawan Saber yang sebelumnya sempat viral setelah perjalanannya terhambat oleh mobil BYD Sealion 7 berwarna putih.
rekap prestasi sudaryono sejak jadi kepala bgn:
- Sidoarjo 1–2 Sep: 512 korban
- Rembang 2 Sep: 750 korban
- Jombang 2–3 Sep: 256 korban
- Agam 2–3 Sep: 334 korban
- Tana Toraja 3–4 Sep: 173 korban
- Bener Meriah 3 Sep: 15 korban
- Pati 8–9 Sep: 273 korban
- Rembang 9 Sep: 88 korban
- Tulungagung 16–17 Sep: >100 korban
- Yogyakarta 17–18 Sep: 413 korban
- Kendari 18 Sep: 57–58 korban
- Batang 22–23 Sep: 276–300 korban
September belum genap sebulan, MBG sudah bikin lebih dari 3.000 orang keracun4n!
Momen menggelikan sekaligus mengenaskan di DPR. Ketika ditanya teknis sederhana: "Kalau ada 40% siswa menolak MBG, sisanya mau dikemanakan?", Kepala BGN malah kelabakan, ngomong terbata-bata, lalu jawab logika ajaib: "Pokoknya harus iya semua atau tidak semua!"
Astaga! Bikin kebijakan anggaran triliunan tapi kemampuan teknokrasi pimpinannya selevel ini?! Kalau gak mampu menjawab dan bingung mengelola program, mending mundur daripada memaksakan katering yang bikin puluhan ribu anak keracunan. 😂