Respons Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya terhadap pernyataan eks Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal soal intensitas kunjungan luar negeri Presiden Prabowo Subianto dengan dalih penggunaan dana pribadi, memicu kritik tajam.
~RS
Ckckck gokil amat, Dino Patti Djalal sudah memakai bahasa yang santun, tapi respon piaraan @prabowo sungguh membagongkan.
Ada yang mengejek "Cuma menjabat 3 bulan" juga ada yang bilang tidak beretika.
Cuma segini kwalitas seorang anggota dewan yang bernama @habiburokhman
Saat masih kuliah di UGM, saya mendengar kabar seorang diplomat muda Indonesia di London berani tampil di BBC World Debate, berhadapan dgn diplomat senior Ramos Horta, di saat atmosfer internasional sedang menyudutkan Indonesia. Diplomat muda Indonesia itu tampil gemilang menjaga nama Indonesia tegak berwibawa. Di situlah pertama kali saya mendengar namanya: @dinopattidjalal.
Beberapa tahun kemudian, saat sedang menempuh progam PhD di Illinois, kami berjumpa langsung. Dino datang ke Chicago menjelaskan keadaan mahasiswa dan diaspora Indonesia pasca-9/11. Yg kami temui adalah diplomat muda yg cerdas, artikulatif, dan mampu menangani persoalan rumit dgn ketenangan diplomatik yg sulit ditiru.
Tahun 2012, sebagai Dubes di AS, Dino menggagas Kongres Diaspora Indonesia pertama di Los Angeles, mempertemukan diaspora dari seluruh dunia. Saya termasuk yg ia undang. Ia lalu mendirikan FPCI, komunitas kebijakan luar negeri terbesar dan berpengaruh, yg ikut melahirkan generasi diplomat baru, ujung tombak kita di panggung global.
Menguasai substansi, rekam jejaknya teruji, dan pengalaman memimpinnya luas. Itulah Dino. Karier diplomatiknya panjang dan ajeg, kecintaannya pada politik luar negeri Indonesia begitu dalam. Dino Patti Djalal, bukan karbitan jadi diplomat, bukan pula karbitan jadi pejabat.
Rezim tanpa oposisi:
MBG: Ugal-ugalan
Kopdes: Ugal-ugalan
Nepotisme: Ugal-ugalan
Kerja: Plengar-plenger
Semua keputusan rezim lolos
tanpa kritik dan pengawasan di
parlemen.
Dampaknya:
- Rupiah ambruk Rp17.700
- APBN defisit Rp164,4 triliun
- Utang nyaris Rp10.000 triliun
Sementara rezim masih denial
dan masih pura-pura normal
padahal situasinya sudah mirip
"anomali" jelang 98, meskipun
ngeles sembari panik.
Tinggal menunggu meledaknya
saja, sembari joget-joget.
๐ฃ๐ฅ๐๐ฆ๐๐๐๐ก ๐๐๐๐๐๐ก ๐ฃ๐ข๐๐๐
Perbedaan kasus @tomlembong dan @nadiemmakarim :
1) Tom Lembong membuat kebijakan impor gula sesuai kebijakan Pemerintah (Joko Widodo) - bukan melakukan pengadaan barang dan jasa (gula).
2) Nadiem melaksanakan โarahanโ Presiden Joko Widodo dan selanjutnya merangcang sistem dan mekanisme pengadaan barang dan jasa bersama โteman-temannyaโ di luar organisasi kementerian.
Film dokumenter punya 3 urusan: UU Pers, UU Penyiaran, dan UU Perfilman.
Surat Tanda Lulus Sensor (STLS) hanya perlu jika diputar di bioskop umum.
Singkat cerita: Ini bukan urusan TNI.
"Saya bilang gak mungkin ada investor masuk ke IKN. Saya bolak-balik ke Eropa, anak muda Eropa akan memboikot perusahaan Eropa yang berinvestasi ke IKN. 2 perusahaan hengkang karena tekanan itu. IKN Indonesia itu merusak bumi" (RG)
#IKNBarangBusukJokowi#IKNBarangBusukJokowi