Video Remaja Perempuan Diduga Dirundung, Wajah Ditempel Kaki di Pinggir Jalan
– Sebuah video singkat yang memperlihatkan dugaan tindakan perundungan (bullying) terhadap seorang remaja perempuan berhijab mendadak viral di media sosial. Dalam video berdurasi beberapa detik tersebut, korban tampak pasrah saat wajahnya ditunjuk dan ditempel menggunakan kaki oleh perekam video.
Berdasarkan rekaman yang beredar, peristiwa tersebut diduga terjadi di sebuah area parkiran terbuka, terlihat dari latar belakang beberapa sepeda motor yang terparkir. Korban yang mengenakan pakaian berwarna biru tua kombinasi putih dan jilbab hitam tampak duduk jongkok di tanah.
Perekam video, yang diduga juga seorang perempuan, mengarahkan kakinya tepat ke wajah korban sembari melontarkan kalimat ejekan.
"Nih, dia udah minta maaf sama gue nih. Mana? Noh orangnya noh. Muka dempulan nih ya, yang katanya muka dempulan," ujar suara perempuan dalam rekaman tersebut sembari menempelkan telapak kakinya ke dahi dan wajah korban.
Selama aksi tersebut berlangsung, korban sama sekali tidak melakukan perlawanan. Ia hanya menunduk, sesekali membenarkan posisi jilbabnya, dan menutup wajahnya dengan tangan seolah menahan rasa malu dan sedih.
Di akhir video, perekam juga sempat menyebutkan kalimat tantangan. "Pas sudah dibacotin balik, enggak mau dibacotin balik," ucapnya sembari terus menyorot wajah korban yang tampak lesu.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui secara pasti di mana lokasi persisnya peristiwa tersebut diambil serta kapan kejadian itu berlangsung. Motif di balik aksi tidak terpuji ini juga masih menjadi tanda tanya, meski dari percakapan di dalam video diduga kuat dipicu oleh konflik atau saling ejek di media sosial terkait penampilan fisik (body shaming).
Dua Pria Menangis Kejer Saat Diamankan Warga, Diduga Pelaku Curanmor
Dua pria yang diduga hendak melakukan aksi pencurian sepeda motor diamankan warga di salah satu wilayah di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
Keduanya tak berkutik saat dikepung massa dan terlihat menangis ketika mendapatkan "salam olahraga" Dari warga sekitar.
Dalam video yang beredar di media sosial, dua pria tersebut tampak terduduk lemas dan menangis. Salah seorang di antaranya bahkan terlihat memohon agar tidak menjadi sasaran amarah warga.
Beruntung, sejumlah tokoh masyarakat berusaha menenangkan massa agar tidak melakukan tindakan main hakim sendiri.
Tak lama kemudian, aparat kepolisian datang ke lokasi untuk mengamankan kedua terduga pelaku dan membawanya ke kantor polisi guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
DIKIRA LAWAN TAWURAN, DUA REMAJA YANG LAGI DUDUK SANTAI DIPUKUL SAJAM DAN MOTOR NYA DIRAMPAS.
Peristiwa tawuran antar remaja kembali terjadi di Kampung Cirejag, Desa Belendung, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, Sabtu (6/6) dini hari sekitar pukul 03.30 WIB.
Dalam rekaman CCTV yang dikirim oleh seorang warga yang minta namanya disembunyikan, terlihat dua remaja laki-laki yang sedang duduk di atas sepeda motor di depan sebuah warung Madura, menjadi korban intimidasi dan perampasan oleh sekelompok remaja yang diduga hendak melakukan tawuran.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kelompok tersebut diduga mengira kedua remaja itu merupakan bagian dari kelompok lawan yang akan mereka hadapi dalam aksi tawuran.
Akibat salah sasaran tersebut, kedua korban sempat mengalami pemukulan. Bahkan, beberapa pelaku terlihat membawa senjata tajam saat melakukan penyerangan.
Dalam rekaman CCTV, salah seorang korban tampak berusaha menyelamatkan diri dengan masuk ke dalam warung Madura. Pedagang yang berada di lokasi terdengar melarang kelompok remaja tersebut untuk masuk ke dalam toko.
Meski demikian, kelompok tersebut tetap membawa kabur sepeda motor milik kedua korban sebelum meninggalkan lokasi.
Belum diketahui kondisi terkini para korban maupun apakah kasus tersebut telah dilaporkan ke pihak kepolisian.
Warga sekitar mengaku resah dengan maraknya aksi tawuran yang kerap terjadi di kawasan tersebut, terutama pada jam-jam dini hari. Mereka berharap aparat berwenang meningkatkan patroli dan pengawasan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
“Sering terjadi di sini, apalagi menjelang subuh. Warga jadi khawatir kalau keluar rumah malam-malam,” ujar warga.
Peristiwa ini menambah daftar panjang aksi tawuran remaja yang meresahkan masyarakat di wilayah Klari dan sekitarnya.
Seorang pengendara merasa resah dan terganggu ketika hendak berangkat kerja diberhentikan oleh terduga matel, di wilayah Jakarta Timur.
Perdebatan tak terhindarkan hingga menyebabkan pengendara menantang balik terduga matel.
Kronologi saya mau berangkat kerja di jam 13.47 tiba tiba di stopin dc di jakarta timur, jalan raya bekasi km 17 tepat nya di samping po hiba utama buat semua yang lewat situ harap berhati hati!
Sc vineyssee
Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana keluar dari Gedung Kejaksaan Agung Jakarta, Rabu (3/6), dengan mengenakan rompi tahanan kejaksaan berwarna merah muda atau pink.
Dadan keluar Gedung Kejagung sekitar pukul 17.10 WIB. Dia tertunduk lesu dan langsung masuk mobil tahanan. Ia mengabaikan permintaan wawancara sejumlah wartawan.
Dadan dibawa Kejagung setelah pada pagi hari tadi, aparat kejaksaan melakukan penggeledahan di Gedung BGN, Jakarta, terkait dugaan korupsi.
Baca informasi selengkapnya di https://t.co/wP16vn5KQq.
(📸 CNN Indonesia
#cnnindonesia #cnnindonesiacom #kejaksaanagung
Video Penumpang Gocar Cekcok dengan Polisi di SPBU, Diduga Karena Polisi Pukul Mobil Gocar
Sebuah kejadian ramai menjadi perbincangan, di mana seorang penumpang Gocar terlibat pertengkaran dengan anggota kepolisian. Masalah bermula saat polisi tersebut diduga tidak mau mengantre saat hendak mengisi bahan bakar. Suasana semakin memanas dan penumpang tersebut meluapkan kekesalannya karena diduga ada tindakan pemukulan terhadap mobil Gocar oleh pihak polisi tersebut.
Orang beradab tidak menindas yang lebih lemah.
Apalagi anak. Apalagi yang sedang belajar menjadi manusia.
Kita tidak sedang bicara soal “candaan”.
Kita sedang bicara soal luka yang bisa dibawa seumur hidup.
Mulai dari hari ini, jadilah orang yang melindungi, bukan yang diam saja.
Bagikan jika kamu setuju.
Anak-anak kita pantas dilindungi.
#StopPerundunganAnak #AntiBullying #LindungiAnak
Langsung diamuk massa, seorang pria tertangkap usai diduga melakukan tindakan tidak senonoh dengan mengeluarkan cairan ke jaket milik seorang driver ojol di Kota Balikpapan.
Peristiwa tersebut sontak mengundang emosi warga yang berada di lokasi. Hingga kini belum diketahui pasti motif pelaku melakukan aksi tak pantas tersebut.
kaltimkuid
Viral Diduga Oknum Polisi Mabuk Ngamuk Bawa Pistol-Samurai di Garut
Seorang pria yang diduga mabuk, mengamuk dan menyerang lapak pedagang di Jalan Letjen Ibrahim Adjie, Garut. Pria tersebut diduga merupakan oknum anggota Polri.
Kejadian ini berlangsung di Jalan Letjen Ibrahim Adjie, yang berlokasi di Kecamatan Tarogong Kaler, Garut, pada Selasa, (19/5) sore kemarin.
Kejadiannya menjadi perbincangan publik setelah direkam oleh sejumlah masyarakat, dan disebarkan melalui media sosial sejak Selasa, malam kemarin.
Seperti dilihat detikJabar, Rabu (20/5/2026) pagi dalam video berdurasi lebih dari 2 menit tersebut merekam aksi seorang pria berkaus abu-abu tengah membawa senjata tajam jenis samurai.
Pria ini terlihat sempoyongan sambil mencak-mencak, sembari mengeluarkan kata-kata kasar dan menodongkan samurai tersebut.
Tak lama berselang, sejumlah warga yang berada di lokasi berhasil melumpuhkannya. Pria itu jadi sasaran amukan massa, sebelum akhirnya diamankan oleh sejumlah anggota Polsek Tarogong Kaler yang datang ke lokasi.
Dezan (27), salah seorang pedagang yang menyaksikan kejadian itu bercerita, peristiwa ini berlangsung sekitar jam 17.00 WIB.
"Enggak tau apa masalahnya, tiba-tiba datang dan mengamuk," ujar Dezan.
Suasana menjadi mencekam saat lelaki yang turun dari mobil tersebut mencabut samurai dan mengacungkannya kepada warga di sana.
Menurut Dezan, pria tersebut sempat merusak tenda pedagang dan pintu sebuah warung yang ada di TKP.
"Ada tenda pedagang yang dirusak," katanya.
Wilma, pedagang lainnya yang ada di Jalan Letjen Ibrahim Adjie menjelaskan, saat kejadian itu, tenda jualan es teler milik kakak iparnya yang menjadi korban.
"Kakak saya sempat hampir kena bacok. Tapi beruntung tidak kena," ujar wanita berumur 30 tahun tersebut.
Wilma menjelaskan pria itu datang membawa senjata tajam dan pistol. Pernyataan Wilma tersebut diperkuat dengan rekaman video amatir lainnya, yang merekam kejadian tersebut.
Seperti dilihat detikJabar, dalam video tersebut, setelah lelaki tersebut tumbang dihajar massa, seseorang mencabut pistol yang masih terbungkus dalam sarungnya, dari pinggang pria tersebut.
Terkait kejadian ini, Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan mengaku akan melakukan penelusuran. Sementara Kapolres Garut AKBP Yugi Bayu Hendarto membenarkan kejadian tersebut. Menurut Yugi, saat ini yang bersangkutan sedang diobati.
"Karena ada luka. Baru nanti setelah itu akan kami lakukan pemeriksaan," ucap Yugi kepada detikJabar.
Artikel: detikjabar
Terunik !!!!
emak emakk maling motor pake mukenah pas magrib
Taunya mau solat jama'ah eh malah masuk kerumah orang..
Ternyata aksi ya sudah sering dan selalu pake mukenah untuk menjalankan aksinya
Kali ini ketangkap warga
DETIK-DETIK OKNUM PRAJURIT TNI TERTEMBAK TEMANNYA SENDIRI SAAT SEDANG DUGEM
Sebuah video yang beredar di media sosial memperlihatkan insiden penembakan yang diduga melibatkan oknum prajurit TNI saat berada di tempat hiburan malam. Berdasarkan narasi yang beredar, korban disebut tertembak oleh rekannya sendiri ketika sedang berada dalam suasana hiburan.
Rekaman kejadian tersebut langsung memicu perhatian publik dan menuai berbagai reaksi dari warganet. Hingga saat ini belum ada keterangan resmi terkait kronologi lengkap, motif, maupun kondisi terkini korban dalam insiden tersebut.
Informasi yang beredar di media sosial masih terus berkembang dan menunggu konfirmasi dari pihak berwenang. Peristiwa ini kembali menjadi sorotan publik karena melibatkan dugaan penggunaan senjata api serta oknum aparat di luar konteks tugas resmi.
Pengakuan B0c4h 10 Tahun di Lampung! Diduga dic4buli oleh Ayah Kandung Sendiri
Kasus dugaan keker*san s*ksual menghebohkan publik Lampung. Seorang anak perempuan berusia 10 tahun di Natar, Kabupaten Lampung Selatan, diduga menjadi korban pencabulan berulang kali oleh ayah kandungnya sendiri.
.
Peristiwa memilukan ini telah dilaporkan secara resmi ke Mapolda Lampung pada Rabu, 13 Mei 2026, dengan Laporan Polisi Nomor: LP/B/358/V/2026/SPKT/POLDA LAMPUNG.
.
Menurut informasi, aksi bejat ini telah berlangsung sejak pertengahan Januari 2025, dengan kejadian terakhir pada Mei 2026.
.
Korban, yang kini didampingi oleh Team Hotman 911, mengalami trauma mendalam dan ketakutan luar biasa.
.
Selain pencabulan, korban juga diduga kerap mengalami kekerasan fisik. Pihak keluarga berharap aparat penegak hukum dapat memproses kasus ini secara transparan, cepat, dan tegas untuk memberikan keadilan serta perlindungan penuh bagi korban.
.
Publik pun menunjukkan kemarahan dan kekesalan yang mendalam atas tindakan pelaku, dengan banyak komentar yang mengutuk perbuatan tersebut dan menyerukan hukuman seberat-beratnya.
.
🎥: lampungcityinfo
Viral !! Minta sedekah dengan cara menggedor kaca mobil di Bayu, Aceh Besar.
Sebuah video yang memperlihatkan seorang pengemis di kawasan Bayu, Aceh Besar, melakukan tindakan yang tidak menyenangkan.
Dalam rekaman tersebut, pria itu terlihat menghampiri kendaraan dan beberapa kali mengetuk kaca mobil pengendara. Memaksa diberikan uang.
Sebagian warganet menilai perilaku seperti itu dapat mengganggu kenyamanan pengguna jalan dan berharap ada penanganan yang lebih baik dari pihak terkait. Dan ulah seperti ini dinilai merusak citra Aceh.
Laka mobil MBG di Bekasi
Bekasi - Sebuah mobil Daihatsu Grandmax warna putih berstiker Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menabrak lapak dua pedagang di Jalan Pulau Kalimantan 1, No.19, RT.08/15, Kelurahan Arenjaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, Jawa Barat.
Kasubdit Penegakan Hukum (Gakkum) Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Ojo Ruslani, mengatakan peristiwa itu diduga terjadi ketika kendaraan melaju dari arah Selatan di Jalan Nusantara menuju ke arah Tambun.
“Diduga setiba di lokasi kejadian, pengemudi kaget karena melihat ada pengendara sepeda motor melintas di depan mobil, sehingga pengemudi kendaraan Daihatsu Grandmax nopol B 9007 TXZ tersebut kaget kemudian membanting kemudi setir ke kiri,” kata Ojo, Selasa, 12 Mei 2026.
Ojo mengatakan, kendaraan yang dikemudikan WS lalu menabrak dua orang pedagang. “Membentur dua orang pedagang gerobak atas nama saudara S dan saudari NA,” ujar Ojo.
Selain menabrak pedagang, mobil tersebut juga menghancurkan gerobak pedagang tahu dan ayam goreng siap saji. Kendaraan putih berstiker SPPG itu juga mengalami kerusakan akibat insiden tersebut.
Ojo menjelaskan, pihaknya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mendalami penyebab insiden tabrakan tersebut. Saat ini, pihak kepolisian telah melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara.
Polisi juga menyita barang bukti dan meminta keterangan saksi. Selain itu, petugas telah mengecek kondisi korban luka di Rumah Sakit Siloam Sentosa, Bekasi Timur. Peristiwa ini selanjutnya ditangani oleh Tim 1 Unit Laka Lantas Restro Bekasi Kota.
MPR meminta maaf karena lomba cerdas cermat (LCC) 4 Pilar di Kalimantan Barat menjadi polemik. Hal ini karena dewan juri menyalahkan jawaban peserta yang benar. MPR juga menonaktifkan dewan juri dan MC.
~RS