Lohen Timeline 🧵
⚠️ WILL CONTAIN SPOILERS FOR LOHEN'S STORY QUEST + CHARACTER STORIES!!! YOU HAVE BEEN WARNED!!! ⚠️
TL;DR Lohen's current age is likely 27, making him a year younger than Diluc. I know, I know... But below is the comprehensive breakdown of the timeline.
FYI Ratna Dewi ini sekarang di jepang terkenal sebagai tokoh kontroversial.
Ratna Dewi ini konservatif sayap kanan, terang-terangan homophobic dan xenophobic.
Januari lalu mukulin mantan manajer, mecat karyawan tanpa alasan, ga bayar gaji karyawan pas covid, merjuangin animal rights tapi jualan mantel kulit hewan.
Pokoknya sejelek-jeleknya perempuan jahat ada di dia, dia pun blak-blakan mau sama Soekarno karena duitnya.
reinkarnasi menjadi seorang presiden yang memperistri seskab seksi
aku pingsan karena kehausan di tengah gurun pasir sumeru. menjelang ajalku kupikir aku akan masuk ke neraka, namun aku terbangun sebagai presiden yang memiliki seorang sekretaris kabinet montok bernama alhaitham.
i’ve always found it so endearing how eren was never afraid to voice his thoughts or opinions, but simply telling his friends that he loved and cherished them had him blushing and flustered 😭😭 baby
Penulis buku "Antifeminisme" ini paham ga sih kalau tanpa feminisme, dia itu akan dilarang: naik kuda, main medsos, jadi presiden organisasi, menulis, berpakaian ketat & terbuka (harus cadar), keluar rumah & bertemu laki2 bukan muhrim (hanya sumur-dapur-kasur), pake nama sendiri (harus nama suami), dll 😭😭
Mana pake quote dari Trump lagi di bukunya 🤣🤣
kemungkinan krn km ngeliat cewek pinter sebagai hal yang biasa sih no matter how smart they are, jadi ketika ada cowok yg pinter jd keliatan oke bgt (yes, it is indeed linked to patriarchy)
di bulan bangga ini aku mau vulnerable dengan satu hal: halo, aku aru. aku penyintas FGM (female genitalia mutilation), yang curiga kalau aku terlahir intersex dan bukan cuma sunat aja waktu bayi, tapi juga udah melewati gender reassignment surgery.
(1)
Bagaimana jika “laki-laki”, “perempuan”, “heteroseksual”, atau “homoseksual” bukanlah kategori sederhana seperti yang selama ini kita bayangkan?
Kajian queer mengajak kita melihat bagaimana tubuh, gender, dan seksualitas tidak selalu berjalan dalam “garis lurus”.
#BulanKebanggaan #Sextuality