Ada hikmah yang hanya akan dipahami jika kita menoleh ke belakang. Terkadang memang menakutkan. Tapi seringkali kenyataan yang ada lebih besar dari ketakutan yang kita punya
Drama Kim Bujang (Agent Kim Reactived) kelar, So Jisub ngasih hadiah emas buat para pemain sampai staf dibungkus pake kotak khusus lengkap sama kartu ucapan berisi ucapan terima kasih buat semua yang udah kerja keras bareng selama produksi.
Ucapannya kurang lebih kayak gini:
"Saya sangat terharu dan bahagia bisa bekerja sama bareng kalian di proyek ini. Terima kasih kepada semua yang telah bekerja keras di posisi masing masing hingga membuat Kim Bujang menjadi drama yang luar biasa."
Ternyata ini bukan pertama kalinya dia ngelakuin hal kayak gini. Setiap selesai proyek sebagai pemeran utama, So Ji Sub memang punya kebiasaan ngasih hadiah ke orang orang yang kerja di balik layar sebagai bentuk apresiasi. Tahun lalu pas selesai syuting Mercy for None, dia juga sempat ngasih emas seberat 1 don (sekitar 3,75 gram) ke para aktor dan staf.
Alasan kenapa milih emas juga simpel tapi ngena. Kata So Ji Sub, hadiah lain kadang malah dikira barang sponsor. Sementara emas, kalo sewaktu waktu lagi butuh uang atau lagi susah, masih bisa dijual buat nambah biaya hidup.
Yang bikin ngakak, dia juga sempat nulis "Kalau nanti aku turun jadi pemeran pendukung, mungkin hadiahnya ganti perak aja" ๐คฃ๐คฃ (waktu di drama Mercy for None)
Humble, perhatian, masih bisa bercanda pula. Nggak heran kalau banyak staf yang selalu senang bisa kerja bareng dia
https://t.co/VQeATmanGM
Mungkin, kamu tidak butuh waktu lebih lama untuk pulih. Bisa jadi, yang kamu butuhkan hanyalah mencoba hal-hal baru untuk meyakinkan pada dirimu bahwa kenyataan tidak selalu sesuram dulu.
Gue berusaha mengurangi menonton short video karena ternyata bisa menurunkan kemampuan otak.
Apa aja kemampuan otak lo yang bisa berkurang?
-Kemampuan mengontrol diri
-Kemampuan untuk memerhatikan sesuatu
-Memori
-Kemampuan mengambil keputusan
Yakin mau mengorbankan kemampuan otak lo hanya demi menonton short video?
Gue sih enggak.
Sumber Ilmiah:
Short video addiction and its impact on cognitive functioning in adolescents and youth: a systematic review
Gimana sih pertolongan pertama saat emosi/marah/benci/sakit hati tapi biar ga jadi penyakit?
Nama metodenya R.A.I.N, metode ini diajarin temenku yg psikiater biar lebih mindfulness dan meredam emosi supaya ga jadi tekanan batin:
1. R - Recognize
Identifikasi perasaan kita, "aku merasa sakit hati", "aku merasa marah", dsb
2. A - Allow (or Accept)
"Wajar klo aku marah karena omongannya nyakitin banget", dsb
3. I - Investigate
Investigasi efek di diri, "Saking marahnya tenggorokanku terasa tercekat", "saking sedihnya sampe dadaku sakit"
4. N - Nurture
Sayangi diri sendiri, tenangin diri dengan segala kelebihan kita:
- "engga ko, aku tau bahwa aku ga seperti yg dia bilang, aku cerdas, baik, dsb apa yg dia omongin ga bener"
- "dia gatau aku kyk gimana, makanya ngomong seenaknya" dsb
Supaya lebih lega jg bisa dengan ditulis ya.
Jangan malah: "ih kata dia aku bego, iyani emang aku bego ga bisa apa2" itu namanya jahat ke diri sendiri, klo diterusin bisa depresi.
Jadikan diri kita orang yg paling sayang ke diri sendiri. Karena yg bisa menyelamatkan diri kita, ya kita sendiri (dan Allah tentunya).
Jika sulit mengurai harus minta bantuan psikolog/psikiater ya:
Jangan nunggu sampe depresi dulu, krn klo depresi otaknya jd berkabut (brain fog) ga bisa berpikir jernih dan malah jd repot sendiri krn jd penyakit, sedangkan orang yg dibenci malah lg menikmati hidup.
Semoga bermanfaat ๐๐