Catatan seorang peneliti BRIN yang hatinya remuk redam melihat koleganya dihina cuma bisa bikin keripik, sepatu, genteng, dan ngabisin anggaran negara #TerminalMojok https://t.co/ythBEz4PmV
🚨 NEW: Agus Suwignyo on "Higher Education as an Instrument of Decolonisation: The Community Service Programme in Indonesia, 1950 - 1969"
Read here now: https://t.co/i31tRpnYuk
Di tengah luka bencana banjir Sumatera yang belum sembuh, tantangan baru muncul dari Jakarta. Presiden Prabowo Subianto belakangan ini menunjukkan sinyal kuat untuk melanjutkan pembukaan lahan besar-besaran di Papua, baik untuk kepentingan lumbung pangan (food estate) maupun perluasan perkebunan sawit sebagai bagian dari kemandirian energi dan ekonomi.
Pemerintah seolah menutup mata pada cermin retak di Sumatera. Deforestasi masif demi sawit di Sumatera telah menjadi faktor utama rentetan bencana ekologis, mulai dari banjir bandang hingga tanah longsor yang kini menjadi ”tamu rutin” tahunan.
Jika pola yang sama dipaksakan di Papua, Indonesia tidak sedang melakukan pemerataan ekonomi, tetapi ”pemerataan bencana” dari barat ke timur. Hutan yang gundul tidak akan mampu memikul beban curah hujan dan yang tersisa bagi masyarakat lokal kelak hanyalah sisa-sisa ekosistem yang rusak.
Hutan adalah ”Mama” di Papua
Baca di sini https://t.co/hqy3yLqNz3
Opini 23 Desember 2025
Ditulis oleh Mochammad Wahyu Ghani
Peneliti pada Pusat Riset Kependudukan,
Badan Riset dan Inovasi Nasional (PRK-BRIN)
#Opini #AdadiKompas
nonton CGV di bioskop vivo mall sentul adalah pilihan yang buruk.
manajemen parkir sangat semrawut.
mall ini ga ada bagus-bagusnya untuk dikunjungi. alhasil kalau bubaran bioskop film bagus, parkiran bisa mengular 1Km dan pintu keluar cuma dijaga satu.
motor dan mobil jadi satu
#Peneliti tidak boleh netral, apalagi peneliti #ASN
kalau kita netral artinya kita ga kerja. kita kan dibayar untuk belajar, membaca dan berfikir.
minimal orang berfikir bisa membedakan benar atau salah.
@hnirankara mas saya setuju dengan anda yang kritis mempertanyakan susunya itu2 aja. pemerintah harus jelas alasannya karena apa. supaya penerapan program selalu ada STANDAR
terlepas kualitas susu greenfield apalagi yang plain emang sebagus itu.
tapi tetap TRAPARANSI selalu dibutuhkan
@kegblgnunfaedh sekolah = ga dapat uang
kerja = dapat uang sama bisa jajan
jangan heran kalau banyak anak putus sekolah bukan karena ga mampu, tapi karena ‘mudahnya’ dapat uang.
pemikiran anak2 itu simpel, tanpa adanya imajinasi kesuksesan dengan pendidikan. ya mending kerja dapat uang.
berdasarkan data: 8 dari 10 guru besar di Indonesia ‘terindikasi’ (sengaja/tidak sengaja) menerbitkan tulisan di jurnal predator.
https://t.co/H98OJVhJli
Pekerja Anak di Perkebunan Sawit, Fakta Atau Mitos?
https://t.co/AU5NEWJRXl via @GEOTIMES
Hasil penelitian saya, yang saya coba tulis di media populer supaya bisa jadi informasi
📰 UTAS
Berdasarkan riset para peneliti BRIN yang tergabung di Marepus Corner, guru besar di perguruan tinggi Indonesia banyak yang sengaja atau tidak sengaja menerbitkan publikasi ilmiah di jurnal yang berpotensi atau secara sah masuk dalam kategori jurnal predator alias abal-abal.
Sebanyak 8 dari 10 guru besar pernah menerbitkan publikasi di jurnal abal-abal sehingga kualitas kepakaran dan keilmuannya dipertanyakan.
Simak #KompasBrief selengkapnya dalam utas ini.
🔗 https://t.co/tMtF1CENgU
#GuruBesar #JurnalPredator #Akademisi #AdadiKompas
kapok naik bus #unicornindorent
katanya PO bus mewah di kelasnya. jadwal ngaret keberangkatannya bisa 2,5 jam untuk jalur Yogyakarta-Jakarta
#indorentbus. SAMPAH
Berikut kami lampirkan laporan hasil survei Marepus Corner tentang *"Berburu Jurnal 'Predator': Menilik Integritas Akademik Guru Besar di Indonesia"*, dan boleh disebarluaskan
https://t.co/S9DFXDSdk1
#gurubesar#ptn#integritas#jurnalpredator
Marepus Corner
Sebagaimana baru saja dipaparkan 16 oktober 2024 ini, terdapat indikasi 8 dari 10 Guru Besar di PT Negeri pernah (baik sengaja mau pun tidak sengaja) menerbitkan di Jurnal terindikasi 'predator'.
*DISEMINASI HASIL SURVEI*
*BERBURU JURNAL 'PREDATOR'*
*Menilik Integritas Akademik Guru Besar di Perguruan Tinggi Negeri di Indonesia*
_Rabu, 16 Oktober 2024, 13.00 WIB - selesai_
Link Zoom:
https://t.co/PhFpMoAnmJ
#profesor#integritasakademik#jurnalpredator#PTN
Berangkat dari hal ini, Marepus Corner merilis hasil survei yang menginvestigasi 155 guru besar dari 18 universitas (PTN, PTAN, PTKL) yang merepresentasikan seluruh Guru Besar di 198 Universitas/ Politeknik Negeri di Indonesia.