Seratus tahun lalu mereka masih negara yang diperebutkan kekuatan asing, perang di mana-mana, rakyat hidup miskin, dan teknologi jauh tertinggal.
Hari ini? Kereta cepat menghubungkan hampir seluruh negeri, kota-kota futuristik berdiri di mana-mana, industri manufaktur terbesar di dunia, memimpin di mobil listrik, AI, chip, hingga program luar angkasa.
Tidak perlu suka Mao. Tidak perlu juga setuju dengan semua kebijakan Tiongkok.
Tapi mengubah negara yang nyaris hancur menjadi ekonomi terbesar kedua dunia hanya dalam beberapa generasi adalah pencapaian yang bahkan para pengkritiknya pun sulit bantah.
Mau suka atau tidak, sejarah tetap sejarah. Dan hasil akhirnya bisa dilihat dengan mata sendiri. 🇨🇳