@ngalamfess Eh aku tau tuku sih ndek kunu ping 2. Sing pertama rego e 15rb (degan+es+gula dipisah). Nah krn deket rumah akhir e tak baleni tuku neh, lahkok rego e diunggahno dadi 20rb. Ukuran degan e yo podo sakmunu. Mbasio kacek 5rb, tapi piye yo, salah pas ngekek i rego bapak e mikir suwe
@CNNIndonesia Ya Allah timpakanlah azabmu di dunia maupun di akhirat kepada penguasa-penguasa yang telah melakukan kezaliman, kepada mereka yang telah merebut hak orang lain dan kepada para pendukungnya. Hanya kepada-Mu lah kami meminta pertolongan atas pemimpin kami yang zalim. Aamiin
Kalau Pak Prabowo bilang, โapakah adil jika anak koruptor menderita saat aset disita?โ, mungkin yang lebih fair ditanya balik: adil nggak sih, kalau jutaan anak-anak Indonesia tumbuh miskin, pendidikannya nggak layak, rumahnya bocor, makannya seadanya, karena uang negara yang seharusnya buat mereka malah dikorupsi? Rakyat udah lama menderita akibat korupsi โ bukan cuma dalam bentuk uang yang hilang, tapi dalam bentuk masa depan yang dirampas. Dan ya, anak koruptor juga rakyat, tapi rakyat yang lain juga punya hak untuk hidup layak tanpa harus terus dibajak oleh elite yang rakus.
Kita ngerti, mungkin ada sisi emosional saat bicara soal anak. Tapi, letโs be real โ korupsi itu bukan kejahatan individual semata, itu kejahatan struktural yang efek dominonya brutal. Ekonomi stagnan karena uang pembangunan bocor. Kemiskinan meningkat karena subsidi disunat. Kualitas pendidikan jeblok karena dana BOS dimainin. Jadi, kalau negara akhirnya menyita aset, itu bukan soal balas dendam, tapi bagian dari pemulihan keadilan sosial. And sorry, justice shouldnโt be compromised just because the guilty has a family.
Yang bikin perih, Pak Prabowo sering banget orasi bawa nama rakyat. Demi rakyat, demi keadilan sosial, demi masa depan bangsa. Tapi rakyat yang mana? Karena anak petani yang putus sekolah karena dana pendidikan dikorupsi juga rakyat. Pedagang kecil yang gulung tikar karena infrastruktur nggak merata juga rakyat. Kalau negara lebih sibuk mikirin rasa kasihan pada anak koruptor, daripada mikirin anak-anak yang masa depannya hancur karena korupsi... ya narasi โdemi rakyatโ itu cuma tagline politik aja, bukan komitmen.
Kenapa jadi ada dua laki-laki ya?
Yang satu laki-laki berkacamata, rambut tebal, berkumis, hidung mancung, gigi rata, bibir tebal, kuping caplang
Satu lagi
Laki-laki tanpa kacamata, rambut tipis, tanpa kumis, hidung pesek, gigi berantakan, bibir sedang, kuping nempel
Dan sudah dibuktikan melalui Uji Digital Forensic, Metadata foto, ELA, dll Ilmu yang rumit oleh Dua Pakar Lulusan UGM yang paralel mengerjakannya secara independen: satu di tepi danau Toba abg Doktor @SianiparRismon dan satu lagi di lembah gunung merapi Kanjeng Mas Doktor @KRMTRoySuryo2
Dengan simpulan yang sama: bahwa dua laki-laki itu adalah dua orang yang berbeda secara Uji Digital Forensik.
Ini adalah situasi paling misterius dan area still unknown dalam sekuele Drama "Jejak Ijazah Palsu."
Sebetulnya sih ngga unknown, unknown amat, cuma mau ngomongnya ngga tegaaaaaa....๐ญ
@mfs_ub Lagian feedback pemerintah ke kita apa? Jalan bolong? Identitas ktp bocor? SDM gak merata? Terus intinya apa feed back pemerintah ke kita? Sebutin coba
Koar koar Prabowo :"Biar anjing mengonggong, kita maju terus!"
Yang layak disebut anjing itu ya @prabowo dan voter 02, setuju ?
#PeringatanDarurat#TolakRUUTNI