Sebagai orang yang pro-aborsi, gue tau kalo sebenernya di banyak kota-kota di Indonesia ada komunitas yang bisa bantuin perempuan yang hamil tidak direncanakan (baca: aborsi). Komunitas ini akan ngedampingin, ngejagain kesehatan fisik maupun mental, dan mastiin perempuan tsb dapet dukungan yang dibutuhin. Tapi komunitas-komunitas ini nggak bisa go public, jadi susah diakses karena cuman ytta, karena liat aja respon orang-orang masih begini.
Gue nggak minta kalian berubah jadi pro-aborsi. Silakan kalo mau lanjutin stigma dan penghakiman kalian, wahai pemegang kunci surga. Silakan kalo mau terus salahin perempuan-perempuan tsb tanpa kasih mereka solusi; nyatanya setiap hari akan tetap ada yang hamil di luar nikah/tidak direncanakan, terlepas dari setuju atau enggaknya kalian terhadap aborsi.
Btw aksi kalian hanya menyebabkan perempuan-perempuan ini jadi takut dan berakhir mencari jalan yang nggak aman, atau bayi yang dilahirin akhirnya terpaksa ditelantarin/dib*nuh. Dan masih banyak juga resiko lainnya kedepannya kayak dipaksa menikah dll yang ujung-ujungnya malah bikin semua pihak jadi sengsara, dst, nggak bisa gue jabarin satu-satu. So keep going, karena it shows you guys don't actually care (and it's not my responsibility to make you care). And while you're at it, don't forget to blame the men too. Karena kehamilan tidak direncanakan nggak pernah terjadi oleh satu orang.
gue nanti mau punya 3 anjing besar terus gue upload fotonya di mana2 gue jadikan poto profile whatsapp ig semuanya pokoknya just to piss off my family bcz they hate it sm with the dogs 💗
Udah jangan mendang-mending, inget kata pepatah "comparison is the thief of joy"🙏🙏 Menurutku kalian berdua ini sama-sama hebat kok di mata kapitalisma👍👍 Selamat ya sudah berhasil naik beberapa anak tangga kelas sosial lewat gaji kalian yang gede-gede itu
Abis baca berita tentang ini terus liat komen kalo hal ini udah “biasa”…. Kayak….. How disfunction is this country has become AND who is actually benefit from this disfunction because?? Pulau segede Vietnam mati lampu dan komennya “biasa” “udah pernah”???
Innalillahi... 😭
Saat listrik mati total di Sumatera kemarin malam, ada 2 remaja meninggal dunia & 1 remaja kritis karena keracunan asap genset.
1. Haikal Arya Kamil, 15 tahun (meninggal)
2. Gibran Arrasyid, 15 tahun (meninggal)
3. Burhanuddin Hakim, 16 tahun (kondisi kritis di RS)
Kronologi: