Seorang ASN dipolisikan selurug anggota dprd probolinggo karena mengatakan pelacur masih lebih mulia dari anggota dewan, apakah anda setuju pernyataan ASN tersebut (retweet) ataukah anda setuju ASN tersebut keterlaluan dan harus dipolisikan (like)?π
kata siapa ???
RAKYAT sudah tidak percaya sama sekali
baik dengan pemerintah ataupun dewan.
sebab tanpa ada dewan dan pemerintah sekalipun, rakyat masih bisa hidup. ayo buktikan!
Kenapa Wahabi Salafi kepanasan dg Hijrahnya Hanan Attaki?
Di NU, dlm tiap ingin berproses menjadi Kader, di Badan Otonom apapun, dalam tingkatan struktural apapun, ada proses Baiat, Rodlitu Billahi Rabbah, Wa Bil Islami Diina, Wa Bi Muhammadin Nabiyan Wa Rasula ila akhirihi.
Di salah satu Banon NU, GP Ansor misalnya, dari tingkatan yg paling dasar, saya mengalami sendiri, dari Pelatihan Kader Dasar (PKD), lalu lanjutan, PKL hingga Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) kami di Baiat, diawali membaca Syahadat, lalu ikrar baiat tersebut, meneguhkan kembali niat perjuangan dan pengabdian di NU. Itu sudah Masyhur kami semua mengalaminya.
Hanan Attaki bwrtemu murabbi ruhiyahnya, bertemu pembimbingnya, Romo Yai Marzuki Mustamar, berbicara dari hati ke hati, menangis, lalu memantapkan ikut bergabung bersama gerbong besar perjuangan ini, Nahdlatul Ulama, meneguhkan niat, tabarrukan pada Muassis NU, lalu berbaiat, bahwa hari ini, dia benar-benar ingin menjadi bagian dari perjuangan besar Nahdlatul Ulama untuk Islam, Indonesia dan dunia.
Lalu seperti biasa, Salafi Wahabi, yang mungkin merasa kehilangan Hanan Attaki, yg mungkin mereka Klaim selama ini bagian dari mereka, sekali lagi, menunjukkan perilakunya, membid'ah kan, kali ini soal Baiat Hanan Attaki. Kesempitan berfikir, tekstual dan kurangnya keluasan ilmu memang Trademark mereka. Beradu dalil melawan Salafi Wahabi saya rasa percuma, yg menarik dibahas kali ini adalah, kenapa mereka kepanasan?
Kami di NU sepakat, seperti senda Gurau Romo Yai Anwar Sahid, Hanan Attaki bergabung ya NU ndak Muji, ga bergabung ya NU Ndak rugi, begitu kira2, bergabung, kami sambut dengan hangat, itu saja. Lalu kemudian kelompok Salafi Wahabi kepanasan, ini kita patut bertanya tanya-tanya.
Apa kemudian gerakan pemuda Hijrah Hanan Attaki mereka bajak untuk kepentingan Ideologi mereka selama ini? Seperti Salafi Wahabi dan HTI membajak semangat terma Hijrah selama ini? Siapapun yg bergabung dg mereka dibilang sudah Hijrah dan Islamnya Kaffah? Hijrah milik siapa saja, termasuk milik Hanan Attaki yg kemarin sudah menemukan guru pembimbingnya, dan menemukan Jam'iyahnya dalam berdakwah, yakbi Jam'iyah Nahdlatul Ulama.