๐ปููุงูุฐุงุนูุฒู ูุชุงููุชูููููููู ุนูููู ุงููููู๐ป
Menulis adalah seni berbahasa tanpa suara, mengungkap rasa dengan sederhana namun bermakna
Rintik gerimis mengawali pagi hari ini
Merebahkan gelap di ujung mimpi
Langit seolah memahami sekelumit gundah yang tertanam didalam bumi
Ada resah yang membuncah saat
Menyadari jejak langkah tak lagi searah
Berharap Sang Maha Pemurah menyelimuti hari-hari dengan ampunanNya
Pada lembaran waktu
Ku rapalkan doa tentangmu
Melangit bersama harapanku
Membumi bersama keyakinanku
Meskipun tak pernah tahu
Sampai kapan harus menunggu
#puisi pendek
@PelangiPuisi
Hari ini kutemui jingga layu di ujung senja
Menggantung awan kelabu di pelupuk mata
Saat kecewa meraja dicakrawala
Melupa adalah alasan sempurna
Senyap dalam gelap
Tenggelam dipekatnya malam
Mengubur asa dalam diam
Ku pastikan tak ada dendam
@PelangiPuisi
Dalam merangkai kata.
Pendusta memang lebih ahli dari pujangga.
Pujangga takkan menuliskan kata yang tak bermakna.
Sedang pendusta sumpah serapah pun berani ia kunyah.
+@bg_diew
Mengemas rasa
Setenang malam tanpa suara
Menata langkah menepis amarah
Agar tak rebah di pangkuan arah yang salah
Menguatkan hati agar sabar dan syukur selalu menemani hari-hari
Meyakini, hanya kepadaNya lah kita kembali
Hari terlanjur senja
Saat langkah belum tertata sempurna
Saat mentari kehilangan warna saga
Hari terlanjur senja
Saat angan lenyap dimakan usia
Saat gelap menutup mata
Menumpulkan logika
Menajamkan luka dalam dada
@PelangiPuisi
Allah punya waktunya. Allah tahu kapan sesuatu harus datang dan pergi, pulang dan kembali, juga hilang dan berganti. Sabar dulu, biar prosesnya membuatmu tumbuh kemudian mekar. Biar waktunya membuatmu kokoh & tinggi menjulang. Biar cobaannya membuatmu kuat dan tak mudah tumbang.
Tidak serta-merta Allah menghindarkanmu dari hubungan yang salah, dan memisahkanmu dari orang yang tak baik untukmu. Selain Allah inginkan kita untuk lebih mendekat pada-Nya. Pun yakinlah, bahwa Allah pasti kan berikan segala yang terbaik tepat pada waktunya.
Hari terlanjur pagi
Ketika semua mimpi belum sempat ku akhiri
Bersama mentari yang meninggi
Kutitipkan sebait Doa untuk segala harap yang tak mungkin dimiliki
Setelah hari-hari berlalu, aku sadar, bahwa ada banyak hal-hal hebat di luar rencanaku. Memiliki rencana itu penting, namun jangan sampai kita menutup hati dari apa yang dipilihkan Allah nanti. Kita memang perlu berusaha, namun biar Allah yang mengatur hasil terbaiknya.
Ada hampa terasa dalam dada
Saat detik berlalu begitu saja
Mengikuti tipu daya dunia yang tak ada habisnya
Ketahuilah hai jiwa!
Kau telah tersesat menikmati fatamorgana
Pulanglah!
Memohon magfirah dan hidayah Nya
Karena tidak ada yg bisa mendahului taqdir daripada Do'a
โ โ โ
Ada rasa yang tak terucap
Lewat sorot matamu yang mendekap
Seumpama bening rembulan yang menerangi gelap
Melangitkan doa-doa menemani semesta terlelap
Melarungkan harap diantara bintang yang gemerlap
Menetaplah di sana agar ku selalu bisa menatap
@PelangiPuisi
Dulu kupikir
Bahagia itu hanya ada disana
Di tempat impian bertahta
Yang akan terasa indah
Tatkala berhasil merengkuhnya
Ternyata aku keliru
Bahagia tak hanya punya satu wajah
Saat ku mampu membantu mengusap punggungmu
Lalu kau tersenyum diujung tawa
Bahagiaku pun meluap di dada