@FSAsiaLive Semua ada masanya. Rossi pernah gak ada saingan. Sekarang marquez. Bentar lagi paling Marquez juga kalah sama pebalap baru. Gak usah fanatik sampek bego klo ngefans.
@BKNgoid Tetap semangat, beberapa kenalan saya, mengundurkan diri dari honorer malah lebih sejahtera dari pppk/pns. Ada yg usaha rias penganten bisnisnya maju. Ada yg jadi pegawai tambang minyak lepas pantai. Penting juga, jgn terlalu berharap diangkat jadi p3k atau pns.
@BKNgoid Ada kasus di RSUD Trenggalek, tiba2 RS merekrut pegawai secara diam2 dan tertutup sampek Wakil Bupati aja gak tahu. Ada tuh beritanya di detik. Di kotaku juga banyak kasus gtu. Banyak rekruitmen honorer gak terbuka.
@vivinmk @esterlitapr @BKNgoid Dia bukan nyinyir tapi kamu aja yg baper. Dari awal kan harusnya udah perhitungkan resiko pilih satker yg jauh dari domisili. Makanya gue pilih satker yg masih masuk satu provinsi.
@DwiasaGema @pocong_magang @pianindah @my_cweetycia Gue search topik P1 ketemu tweet ini. Ngakak deh. Emang sebagian P1/TL rada kebangetan. Sombong banget, modal lulus SKD nilai mepet aja udah berasa world class dan ngebegoin P2. Gue aja tahun lalu juga P1/TL gak gtu2 amat. Tahun ini alhamdulillah bisa lulus tes cpns.
@Noorsholihah01@BKNgoid Ya gak bisa dong mbak. Kuota ditentukan sebelum tes. Kalo nambah kuota ya ikut cpns periode selanjutnya. Sekarang bisanya mengganti peserta yg mengundurkan diri dan melengkapi formasi yg masih kosong klo ada.
@AlfiAzis2@BKNgoid Butuh pengorbanan buat perbaiki sistem. Faktanya sebagian rekrutmen honorer di daerah itu ada yg pake suap, nepotisme, dan tertutup. Toh klo pegawai honorer itu emang layak, pasti bisa bersaing dengan peserta lain.
@MamatRochimat1@persib Bener bro. Coach Djanur aja jadi jelek di Persib, pindah ke Persebaya jadi bagus. Gak kayak suporter PSM, pas awal Rene Alberts kalah 5 kali beruntun masih diberi kesempatan.