This is Mohammad Fawaz al-Wahidi.
He was part of the Egyptian Relief Committee in Gaza, helping provide food and shelter to displaced Palestinians. More recently, he helped organise World Cup screenings, giving families in Gaza rare moments of joy amid unimaginable hardship.
Just one hour before Egypt's World Cup match against Argentina, Mohammad was killed when occupation forces targeted the car he was travelling in. Two other Palestinians were also killed in the attack.
The day before, Egypt's national team coach, Hossam Hassan, used the world's biggest football stage to make a heartfelt plea:
"We are sending a message to the whole world: Please, let the Palestinian people live. Please, let them live."
Lagi rame di medsos. Anne Hathaway di Perancis pake baju renang serba tertutup dan dipuji karena dianggap memberi contoh bagaimana melindungi kulit dari bahaya sengatan matahari. Pada saat yang bersamaan, pakaian renang Muslimah dilarang di negeri yang sama.
Murid SMK dengan kewajiban magangnya, sering menjadi korban budaya ini. Banyak perusahaan kirim proposal ke sekolah, minta anak magang. Bahkan ada yg anaknya suruh bayar. Serba salah..
Ada muridku yg pinter animasi lalu magang di studio animasi. Dia disuruh ngerjakan project animasi YouTube mereka, yang tentunya dimonetisasi. Duit masuk dari YouTube tidak ada sepeserpun yang mengalir ke murid tsb. Malah si anak harus bayar 200k sebulan utk biaya mentoring.
Bapak ibunya dr orang yg punya uang punya ilmu
Mampu menyekolahkan di FK internasional dan dapat di UI ini ga main2 persiapannya
Parenting yahudd juga kasih sayang melimpah fasilitas oke
Fathimah memanfaatkan bnyk privilej hidupnya dg baik masih peduli sosio politik sekitar
Dokter Tifa terkulai lemas 19 Juni 2026 pukul 23.00WIB
Foto ini diambil secara candid oleh seorang Jurnalis, momen ketika saya dipindahkan dari IGD ke Ruang Perawatan di RS POLRI Kramat Jati Jaktim.
Saya digendong anak saya, Diky dari bed IGD ke kursi roda, dan digendong Diky lagi dari kursi roda ke mobil tahanan untuk di bawa ke ruang Perawatan.
Catat ya: dibawa dari IGD ke Mobil Tahanan!
Bagaimana GERD saya tidak kambuh, jika dari jam 06.00 pagi saya digelandang ke POLDA Metro Jaya tanpa sempat sarapan,
Lalu menghadapi Ujian Disertasi dengan 12 orang Penguji Profesor dan Doktor, dengan dijaga dan dikelilingi Polisi
Setelah Ujian selesai, saya menghadapi Ujian berikutnya yaitu dipindahkan dari Unit Kamneg ke Tahanan
Yang prosesnya jauh melampaui jam makan siang
Dan dari Tahanan masuk ke sel
Sama sekali tidak sempat duduk untuk makan.
Baru sore menjelang maghrib ketika saya akan diperiksa di RS Kramat Jati, Polisi mengizinkan seorang Relawan datang ke Tahanan membawakan nasi bungkus, yang celakanya isinya nasi padang yang super pedas. Saya paksakan makan beberapa suap. Lalu berhenti karena perut tambah nyeri.
Lengkap sudah penderitaan GERD.
Untuk para pasien GERD pasti tahu seperti apa rasa serangan GERD itu.
Seperti ada pedang yang menusuk dari lambung tembus ke punggung.. Pedang satu lagi dari ulu hati tembus ke rahang, lalu pedang satu lagi dari epigastrium menembus ke dada.
Ketika menjelang tengah malam seluruh pemeriksaan lab darah, urin, rontgen, EKG dianalisis oleh Para Dokter, lalu mereka memutuskan saya harus dirawat, maka saya harus pindah dari IGD ke ruang perawatan.
Saya berusaha untuk duduk di tepi bed dan berdiri ternyata rasa nyeri luarbiasa hingga badan menggigil.
Maka anak saya minta gendong saya ke kursi roda. Sungguh tak sia-sia saya izinkan dia nge gym di FTL dan biasa angkat beban.
Ternyata ada gunanya ketika Ibunya butuh digendong.
Singkat cerita saya mendarat dengan selamat di ruang perawatan dan bisa meringkuk di ranjang perawatan sambil diinfus dan drip Lanzopracole, yang saya tunggu dari tadi untuk meredakan sakit luar biasa di lambung.
Setelah tiga malam dirawat oleh 5 Dokter Spesialis: Penyakit Dalam, Jantung, Paru, Infeksi, Gastroenterologi,. Alhamdulillah saya membaik walau baru di taraf 50% tetapi cukup kuat berdiri di hari Senin 21 Juni 2026 ketika diserahkan ke Kejaksaan.
Para Termul yang menyalak-nyalak
"Masuk Rumah Sakit di kursi roda begitu ke Kejaksaan segar bugar"
Kalau tiga malam di rawat lalu saya masih pakai kursi roda juga itu artinya saya dirawat Dokter abal-abal! Ngawur aja!
Saya dirawat di RS POLRI Kramat Jati, Mul Termul, Rumah Sakit bagus yang biasa merawat Jendral Polisi!
Dirawat 5 Dokter Spesialis, woi Termul IQ 58.
Ya tentu saja saya sembuh dengan cepat.
Terimakasih kepada Dr Mya, Dr Huda, Dr Donna, Dr Toto, Dr Haris, dan segenap Tenaga Kesehatan RS POLRI Kramat Jati. Anda semua profesional dan excellent!
@LambeSahamjja Kata2,
Saya Prihatin..
Jd bare minimum yg ditunjukkan pejabat atas duka masyarakat.
Pada era beliau, total bersih akhirnya Dwifungsi ABRI lepas dari politik. Fraksi ABRI di DPR resmi berakhir, dan mereka yg memutuskan berpolitik harus mundur dri ABRI.
pdhl beliau dr militer.
"Kita nggak dapat apa-apa, Kak, dari demo ini?"
Kita dapat satu hal yang pasti: kita jadi tahu bahwa yang brengsek itu penguasanya, bukan rakyatnya.
ibu-ibu berdiri di posko logistik, memasak, membungkus makanan, dan memastikan anak-anak yang turun ke jalan tidak kelaparan. Bapak-bapak dengan sukarela menjadi runner, mengantar air minum, obat-obatan, dan kebutuhan lain agar mahasiswa tetap kuat bertahan.
Mereka tau, area pemerintahan mudah buat dikendaliin. Mereka paham medan, mereka tau celah kapan dan dimana mereka "menyusup" buat menciptakan situasi.
Bundaran HI? ah mereka terlalu pengecut buat melakukan skema itu disana. Akan ada TERLALU BANYAK saksi mata.
2022 WA grup kostku ada anak baru yang ngetik panjang lebar karena dia 'nemu' daging kurban di depan pintu kamarnya. "Takutnya salah kirim ini, namanya memang betul nama saya tapi saya bukan muslim. Saya minta maaf ini saya sentuh plastiknya tadi-
Miris sih liat mahasiswa tahun pertama udah pada rebutan magang, padahal mereka masih beradaptasi sama dunia perkuliahan. Apa boleh buat, perusahaan top aja pada ngincer ANAK MAGANG yg udah punya pengalaman magang.
Update: BEBAS!!
9 WNI & seluruh aktivis Global Sumud Flotilla (GSF) telah dibebaskan. Mereka sedang dalam proses deportasi & akan diterbangkan ke Istanbul, Turki hari ini (Kamis, 21 Mei 2026) menggunakan penerbangan carter Turkish Airlines.