@basebuku aku salfok underlined sender langsung pake pulpen😭😭😭 tapi menjawab pertanyaannya, aku annotate di tempat lain. jadi kalo ada yang pinjam dan baca buku ku, pure baca isi bukunya tanpa baca isi pikiranku hehehe bukan karena malu, tapi biar mereka ngga terganggu ajaa
Kemenangan Spanyol di Piala Dunia 2026 disambut perayaan meriah di jalanan Gaza.
Mereka berkumpul di kafe2 dan lokasi nobar di area terbuka.
Warga Palestina mengabaikan risiko serangan Israel demi memberi dukungan penuh kepada Spanyol, tim yang telah memikat hati mereka.
Banyak di antara warga Gaza yang mengibarkan bendera Spanyol sebagai bentuk penghormatan kepada bintang muda Spanyol, Lamine Yamal. Yamal sempat membawa bendera Palestina dalam perayaan gelar La Liga yg diraih Barcelona, Mei lalu.
Spanyol sendiri adalah satu negara Eropa yang paling vokal mengkritik perang Israel di Gaza.
Spanyol terus mendesak Uni Eropa untuk lebih tegas atas pelanggaran HAM yg dilakukan Israel.
Saat Menhan Israel menyerang Yamal karena mengibarkan bendera Palestina dan menuduhnya memicu kebencian, PM Spanyol, Pedro Sanchez, dengan cepat pasang badan dan membela Yamal.
“Lamine hanya menyuarakan rasa solidaritas terhadap Palestina yang juga dirasakan oleh jutaan rakyat kami di Spanyol. Satu lagi alasan untuk bangga padanya,” tulis Sanchez di akun medsosnya.
Bagi para penggemar fanatik di Gaza, mengikuti pertandingan Piala Dunia bukanlah hal yang mudah.
Sebagian besar dari 2 juta warga Palestina di wilayah tersebut terpaksa tinggal di kamp2 tenda setelah serangan Israel menghancurkan rumah2 mereka. Artinya akses listrik dan jaringan internet sangat2 terbatas.
Arkan al-Walaida (23), sengaja mendatangi kafe internet setiap pagi sepanjang turnamen hanya untuk mencari cuplikan pertandingan, berburu video pendek di TikTok, atau kanal YouTube dan Instagram milik FIFA.
Ketika ia mengetahui pada hari Senin bahwa Spanyol sebagai juara, perasaan Arkan berkecamuk.
“Jujur, saya merasa ingin menangis karena sangat bahagia,” ujarnya. “Kami melihat dukungan Spanyol sebagai wujud nyata dari nilai kemanusiaan.”
Pada awal Juli, sebuah bom Israel menewaskan Mohamed al-Wahidi, seorang pekerja kemanusiaan Palestina yang mengorganisir acara nobar Piala Dunia di Gaza.
Serangan bom terjadi tepat sebelum pertandingan antara Mesir vs Argentina. Serangan itu menewaskan 2 anak laki-laki bersaudara yang berusia 8 dan 10 tahun, serta seorang pria lainnya.
Militer Israel mengakui serangan tersebut. Tp mengklaim bahwa al-Wahidi bukanlah target utama mereka.
via: The Guardian
https://t.co/6YmETQSiHE
guys kalian udah ga boikot kah?
padahal boikot tuh gampang bgt loh apalagi banyak merk lain yg bisa menggantikan🥲
kopi? ada fore, tuku, calf, pointcafe, dll
burger? burger bangor, aldi’s burger , bahkan burger burger fancy rumahan di jakarta bejibun
ayam? yaAllah yakali di indo seabrek gt dr d kriuk, lazatto, olive chicken, hisana, sabana gaada yg bisa gantiin? coi kita negara rempah
KEEP BOYCOTTING!!!!
FREE PALESTINE!!!🇵🇸