Ryan Jessen kira dia cuma migrain biasa.
Ternyata pendarahan otak, dan dia koma yang ngga pernah bakal dia bangun dari situ.
Keluarganya udah kumpul di ranjang rumah sakit buat pamitan terakhir.
Tapi ada satu yang kelewat: Mollie, anjing kesayangannya.
Rumah sakit , Rideout Memorial di California ,ngizinin keluarga bawa Mollie masuk.
Video 30 detik nunjukin Mollie ngendus-ngendus tubuh Ryan yang udah dikelilingi selang dan mesin, orang di sekitarnya nangis sambil bisikin, "itu dia, cium baunya."
Adik Ryan, Michelle, bilang rumah sakit ngelakuin hal paling manis buat mereka, ngizinin Mollie pamitan biar dia ngerti kenapa manusianya ngga pernah pulang lagi.
Anjing ngga ngerti konsep "koma" atau "meninggal". Tapi mereka bisa baca perubahan , bau tubuh yang berubah, ritme napas yang beda, ketidakhadiran yang keliatan aneh.
Psikologi hewan nyebut ini grief cognition non-verbal: anjing memproses kehilangan bukan lewat logika, tapi lewat perubahan sensorik yang mereka rasain langsung.
Mollie sendiri akhirnya diadopsi penuh sama keluarga Jessen.
@OrstedRudeus@d0nutalt Nope, he works at supers hq and come to evaluate wheter yamada deserve a promotion or not. Fyi yamada has multiple time failed during the test