"Andy, gue nulis surat ini dengan penuh kerinduan, syukur, dan yang paling utama, rasa bangga"
Diogo sering banget cerita tentang lo, persahabatan kalian, perjuangan yang kalian lalui bareng, tantangan, tawa, obrolan soal bola dan mimpi-mimpi besar.
Piala Dunia adalah salah satu mimpi itu, mimpi yang kalian rawat bareng, dengan passion yang sama kayak saat kalian turun ke lapangan"
"Saat gue denger kata-kata lo dan perasaan lo pas Skotlandia akhirnya lolos ke Piala Dunia, gue sadar bahwa Diogo sebenarnya gak pernah bener-bener ninggalin lapangan. Dengan ngamanin tempat di Piala Dunia, lo gak bakal pergi sendirian. Lo bakal bawa mimpi dia juga"
"Dan saat lo masuk lapangan nanti, gue tau lo ga bakal sendirian. Diogo bakal nemenin lo di pikiran, di langkah, dan di hati lo.
Surat dari Rute untuk Robbo
***
"Hari ini gue mau bilang terima kasih. Terima kasih udah selalu inget dia. Terima kasih udah bawa dia ikut. Terima kasih udah ubah rasa sakit kehilangan jadi kekuatan dan sesuatu yang indah banget.
Begitu juga yang kami lakuin di rumah setiap hari."
"Dia pasti bangga banget sama lo, Andy.
Peluk erat mimpi itu, kenang dang banggain buat diri lo sendiri dan buat dia juga."
With love, gratitude and my support.
Rute Cardoso
Diogo Jota's wife, Rute Cardoso, has written a letter to Scotland captain Andy Robertson ahead of the World Cup.
She thanks Robertson for his friendship, and for preserving Diogo's memory. Robertson adds he'll have Jota at the forefront of his mind.🙏
Tuhan tolong tutupi rasa ingin tahuku terhadap hal-hal yang jika aku mengetahuinya menimbulkan sakit hati, menangis, bahkan sampai membuatku memikirkannya berlarut.