Dua dari tiga gelandang Portugal juara UCL 2x berturut karena di klub punya centre forward yang jadi titik pertama pressing. Gelandang yg satunya lagi top assist di liga karena punya striker yg mobile dan dia sendiri jg pressing machine.
Lha, di timnas strikernya kaya totem kenapa jd midfieldnya yg disalahin ga bisa create chance? 😂