keya, im planning to deactivate this account. please, if youre willing to have some conversation with me, please talk through my acc, aku udah follow kamu. aku logout akun ini ya. if i havent get any notifications from you, i’ll deactivate this account sooner. i’ll wait..
aku paham banget kalo im too selfish to ask you. dan kalopun kamu gak berkenan ya nggak papa juga. aku terimakasih banget kamu udah ngetweet ini. aku sekali lagi minta maaf. only if you’re willing to.
Btw, aku beneran udah bisa berdamai sama keadaan kita yang sekarang. Semisal kamu berkenan untuk kontakan lagi sama aku, kamu bisa reach out ke akun twt ku (@/fsrdies) ini ya. Bahagia selalu, Tama
sebenernya, kalopun boleh, aku pingin kita ngobrol and clear things out once again, not trying for anything, not hoping for anything. i really want to forget about us dan berdamai kayak kamu, but i figure out that i have to talk to you, for the last time.
Maaf aku baru buka akun ini lagi. Solo sempet chaos tapi syukur aku disini aman. Terimakasih banyak ya udah inget aku. Semoga kamu bahagia selalu, Tama
"We'll grow around the ache, learn to love again, breathe easier."
That’s the ache of it all, isn’t it? Nothing stays, and somehow we keep loving anyway. Thank you for this, it's so beautifully written.