Berbagai lapisan masyarakat dan sejumlah elemen mahasiswa dari sejumlah universitas masih menggelar demonstrasi di depan gedung DPR, Jakarta, Kamis (27/08) sore.
Massa tak hanya menuntut pengesahan RUU Perampasan Aset. Kritik terhadap MBG, KDMP, hingga penanganan bencana gempabumi di NTT dan karhutla di sejumlah wilayah Indonesia. https://t.co/1GzRX3JzhY
Nama Bank Mandiri muncul berulang dalam sejumlah investigasi & dokumen penegakan hukum internasional—FinCEN Files, pembiayaan perusahaan terkait deforestasi, hingga pencucian uang.
Salah satu transaksi yang disorot adalah aliran dana ke rekening Jhonlin Group milik Haji Isam.
Bripka E ini ditetapkan sbg tersangka pelecehan seksual karena dia mengirim foto tak senonoh kepada anak rekannya di Polres Wonogiri!
Sidang kode etiknya sudah dilakukan, Bripka E tak dipecat karena rekam jejak prestasinya selama bertugas??
Sanksinya hanya demosi selama 10 thn.
Gimana sih??
Prestasi selama bertugas seharusnya tidak jadi alasan untuk meringankan sanksi.
Sanksi itu harusnya berpihak pada perlindungan korban & memastikan ada akuntabilitas yg tegas!
Harta pejabat yang numpuk gak pernah tuh diperiksa datanya.
Dana urunan warga buat berjuang menyampaikan pendapat malah gercep banget diperiksanya.
Gimana konsepnya deh?
Oke, permintaan aparat. Alasannya apa? Sudah ada tindak pidana yang dilakukan? Putusan pengadilan? Izinnya dari siapa?
Masa sekelas Bank Mandiri menerima “permintaan aparat” tanpa penjelasan lanjutan. Sebagai konsumen, ini jelas mengecewakan.
Warga,
Donasi di setiap campaign kami tidak menggunakan Bank Mandiri.
Tapi semisal bank yang kami pakai tiba-tiba melakukan hal serupa ke rekening dompet warga,
Kami tidak takut untuk bertindak serius dan tentunya ada ribuan bahkan belasan ribu warga di belakang kami.
Karena ini menyangkut dana donasi warga untuk warga, jadi jangan berani-berani kalian usik dana kemanusiaan!
#SalingJagaWarga
Sekali lagi, El Nino itu kondisi, bukan penyebab utama kebakaran hutan.
Di banyak wilayah, peladang makin jarang berladang, tapi kebakaran tetap berulang tiap tahun, sudah pasti bukan mereka penyebabnya.
Akar masalahnya jelas ekspansi sawit skala industri.
Buka lahan pake alat berat Rp7 juta/hektar, pake api cuma Rp700 ribu.
Izin usaha di Kalimantan-Sumatra banyak tumpang tindih sama hutan lindung.
Tata kelola bobrok ini yang harus dibongkar, bukan warga kecil yang dikriminalisasi!!!
NTT gempa
Kalimantan berasap
Dan pemimpin di Jakarta semua seolah baik-baik saja.
Takut banget ya ngaku negara lagi gak baik baik aja.
Mana jiwa kesatrianya?