@wargatudum Setelah baca buku ini, ternyata peran sukarno saat masa kemerdekaan tdk terlalu signifikan dibandingkan dgn peran hatta & syahrir
Peran Sukarno hanya sebagai orator utk memukau masyarakat (mirip sales obat) yg saat itu masih buta huruf, miskin, percaya tahayul & tdk canggih
We’re sorry“Maudy Ayunda” But we Have to share this Bad News every day. This is our reality -it’s what we see Right in front of our eyes and what we live through every day.🙏🏻
Terimakasih buat teman teman di X yg sdh bantu utk UP 🙏🏻
📍kal-Teng, Palangkaraya
Untuk warga X kami dari org Kalimantan minta tolong di up di setiap pemberitaan yg kami posting karna itulah yg terjadi sekarang ini.
KAMI CAPEKKKK kasian petugas pemadam sampai bbrp org yg meninggal 😭🏳️
Nggak ya, guys. Kebakaran hutan di Kalimantan bukan karena cuaca atau iklim, tapi karena lahannya DIBAKAR. Sengaja dibakar di musim kemarau supaya mudah nyebarnya dan ga kehalang hujan tiba-tiba. Ga tau mau dipake buat apa lahannya, tapi yang jelas that action itself is illegal.
percakapan mertua sumatera sama menantu jawa:
mamak: “masak apa nak hari ini?”
saya: “masak sayur kangkung dikasih toge sama goreng tempe, mak.”
mamak: “loh lauknya mana?” 😭
in java, sayur atau kita sebut “jangan” itu udah bisa dibilang lauk. tapi in sumatera, kalau belum ada telur, ayam, daging, atau ikan, belum bisa dibilang lauk 😭
sedangkan di jawa dikit-dikit “jangan”/sayur. contohnya: jangan kangkung, jangan buncis, jangan sawi, jangan kikil, jangan gobres 🤣
warga sumatera emang rich-rich ya 🥹
zulhas berpendapat banyak yang salah kaprah soal kopdes:
- kopdes itu bukan supermarket
- bukan seperti pasar swalayan/supermarket
- bukan sekedar jualan biasa/ retail
- kopdes jadi pembeli hasil bumi orang desa
- misal beli gabah/jagung/ dll
- harganya nanti lebih besar dari tengkulak
- kopdes juga akan jadi jalur salur bansos & barang subsidi pemerintah ke tiap desa
pengakuan ibu korban santri pemb4kar4n di DPR:
- sebagai "rakyat kecil", ia mengetuk hati presiden
- anaknya dis1ks4 & dib4k4r hidup-hidup hingga meningg4l
- diminta tanda tangani surat damai, tapi menolak
- sudah laporkan ke polisi berkali kali tapi tidak ada tindakan
- tidak tahu mau melapor kemana lagi
- sempat berpikir untuk menyerah dan tanda tangani surat damai
- minta presiden turunkan orang kepercayaannya periksa oknum polisi & pejabat daerah
- tegaskan hukum harus adil meski pelakunya anak pemilik ponpes
2 pemuda Medan ngisi 25 liter Pertalite ke jeriken buat dijual lagi cari nafkah pas Sumut lagi banjir.
Diancam 6 tahun penjara + denda Rp60 miliar.
Untung hakim kasih pemaafan (rechterlijk pardon), akhirnya bebas tanpa pidana.🥰
25 liter.
Nilainya nggak sampai Rp250 ribu.
Sementara di kasus lain yang lagi rame, penyidik nemu brankas isi uang tunai Rp476 miliar dan emas 74 kilogram di satu rumah doang.
Yang 25 liter Pertalite nyaris masuk bui.
Yang ratusan miliar masih "didalami asal-usulnya."
Hukum kita ngukur keadilan pakai jeriken apa pakai brankas?🤔
Baru tau jir ternyata ungkapan tujuh turunan tuh punya basic ilmiah.
Kirain cuma keasbunan orang tua zaman dulu aja 🤣
Setelah baca2, teorinya tuh tiap orang nerima sekitar 50% DNA autosomal dari masing2 orang tua
Maka:
- Orang tua → 50%
- Kakek/nenek → 25%
- Buyut → 12,5%
- Generasi ke-5 → 6,25%
- Generasi ke-6 → 3,125%
- Generasi ke-7 → 1,56%
- Generasi ke-8 → sekitar 0,78%
Bener dong klo less than 1% hahaha. Berarti nyumpahin orang sampe tujuh turunan tuh punya basic ilmiah 🤣