TURUNKAN SAJA GAJINYA JADI UMR, PASTI BUBAR SENDIRI MEREKA...
ROCKY GERUNG, NGGAK USAH BUBARIN DPR, NGAPAIN CAPEK-CAPEK SURUH BUBARIN MEREKA, TURUNKAN SAJA GAJINYA JADI UMR....‼️
#IjazahPalsuJokowiTerbukti#IjazahPalsuJokowiTerbukti
🆘🆗
*Kami Walk Out pada pertemuan dg Komisi Percepatan Reformasi Kepolisian*
Hari ini kami 18 orang aktivis dikoordinir oleh Refly Harun diundang oleh Komisi Percepatan Reformasi Kepolisian untuk hadir memelberikan masukan ke Komisi.
Saat rapat dimulai, ada larangan terhadap 3 taman kami RRT (Roy, Rismon, Tifa) dilarang ikut. Pimpinan Komisi memberikan pilihan RRT tetap ikut duduk di belakang dan diam atau keluar. Kami memilih keluar dg pertimbangan solidaritas dan juga asas kesamaan memberikan pendapat karena salah satu anggota Komisi, Otto Hasibuan putranya adalah pengacara Jokowi terkait kasus ijazah palsu.
Dengan kasus ini, apakah masih bisa berharap Reformasi Polri dari Komisi Reformasi yg ternyata terkesan sudah tunduk pada polisi.
Mohammed dan putrinya, Layan, tewas ditembak di Gaza pada November 2023. Saat itu, Mohammed terlihat mencoba menyentuh Layan dalam momen terakhir hidupnya.
Menurut penelusuran BBC, 168 anak telah ditembak hingga Juli. Sebanyak 95 anak di antaranya ditembak di dada atau kepala.
Pak @DivHumas_Polri Ini Ormas sudah niat buat Rusuh saat pengajian Habib Rizieq ,karena sudah dibekali Senjata tolong ditindak sesuai aturan yang berlaku
Wajah - wajahnya sudah jelas
Sebagai bentuk pertanggungjawaban saya sebagai Menteri Perdagangan RI 2015-2016, dan juga terhadap sejarah penegakan hukum dan penanggulangan korupsi di Indonesia, saya telah meminta sejumlah relawan untuk unggah 100% dari video, audio, dan transkrip persidangan perkara saya di situs "https://t.co/sT5epI220w" beserta juga dokumen yang relevan seperti UU, PP, PerPres, dan Peraturan Menteri yang berlaku untuk Tata Kelola Gula di 2015-2016. Videos juga dapat dilihat di kanal YouTube / Channel https://t.co/wfdmvoNu81
Terima kasih sekali semua kebaikan dan perhatiannya. -Tom
Bagi akademisi, masyarakat, dan lembaga yang peduli terhadap penegakan hukum dan anti-korupsi, yang ingin melakukan eksaminasi secara sukarela, mohon berkenan menghubungi kantor Penasihat Hukum saya, Bapak Ari Yusuf Amir dan Bapak Dodi Abdul Kadir:
Ail Amir & Associates
e-mail: [email protected]
Instagram: @ailamirassociates
MRP Law Office:
e-mail: [email protected]
Instagram: @mrplaw
Sekali lagi, terima kasih yang sedalam-dalamnya!
-Tom
AKUN INI SEMENTARA DIKELOLA OLEH TIM ATAS ARAHAN PAK TOM MELALUI KUASA HUKUMNYA
Hari ini, Tom divonis 4,5 tahun penjara. Keputusan yang amat mengecewakan bagi siapa pun yang mengikuti jalannya persidangan dengan akal sehat, meski sayangnya tidak mengejutkan.
Selama proses berjalan, berbagai laporan jurnalistik independen dan analisis para ahli telah mengungkap kejanggalan demi kejanggalan dalam dakwaan. Fakta-fakta di ruang sidang justru memperkuat posisi Tom, tapi semua itu diabaikan. Seolah-olah 23 sidang yang telah digelar sebelumnya tak pernah ada. Seolah-olah bukti dan logika tak diberi ruang dalam proses peradilan.
Jika kasus sejelas ini saja bisa berujung pada hukuman penjara, jika seseorang seperti Tom yang dikenal dan terbukti integritasnya di pengadilan, terbuka dan disorot publik perkaranya, masih bisa dihukum semena-mena, maka bayangkan nasib berjuta lainnya yang tak punya akses, sorotan, atau kekuatan serupa.
Vonis hari ini adalah penanda bahwa keadilan di negeri ini masih jauh dari selesai. Demokrasi belum kokoh berdiri. Kita dihadapkan pada keraguan mendasar tentang kredibilitas sistem hukum, dan tentang keberanian negara menegakkan kebenaran. Ketika kepercayaan terhadap proses peradilan runtuh, maka fondasi negara ikut rapuh.
Senin lalu, Tom menyampaikan dalam dupliknya bahwa ia belajar tentang makna kata tawakkal, tentang berusaha sekuat tenaga lalu menyerahkan hasilnya pada Tuhan. Sayangnya hari ini, hasil itu belum berpihak padanya. Tapi ini bukan ujung. Ini satu babak dari perjuangan panjang untuk menghadirkan keadilan yang belum tuntas dan akan terus kita jalani bersama.
Tom dan tim pengacara masih mempertimbangkan respon terhadap putusan ini. Tapi satu hal yang jelas, kita akan terus mendukung penuh langkahnya untuk mencari keadilan sampai titik akhir. Apapun yang akan ia hadapi ke depan, kita terus pastikan bahwa Tom tidak akan pernah berjuang sendirian.
Tom Lembong saja di perlakukan seperti ini, Hakim pun dgn leluasa mengabaikan fakta persidangan.
Tunggu saja pada masanya anda juga akan mengalami hal yg sama.
Keadilan Hukum itu hanya omong kosong saat melihat jalannya Persidangan
#JusticeForTomLembong
Sekencang dan sekeras apapun "teriakan" @prabowo untuk pemberantasan korupsi, pada akhirnya akan terdeligitimasi, terreduksi, dan bahkan jauh berkurang marwahnya ketika masyarakat menyaksikan hari-hari persidangan dan putusan akhir pengadilan atas Tom Lembong!
Israel killed Dr. Marwan Sultan, the Director of the Indonesian Hospital in Gaza.
They dropped a bomb on his home, murdering him, his wife, and their children.
Everyone in this image was killed by Israel today.
His crime? Being a doctor.