Hari ini ketika ngebonceng ibuk pulang dari bukber blio, dua kali nemu orang nyetirnya ngawur. Pas udah berhasil menghindar, kutanya ibuk, "ayu nggak mem?" Dan blio jawab, "iyo ayu"
Kemudian spontan kujawab "mentolo tak pacari ae lalu tak ajari nyetir".
Seketika helmku dikeplak~
-Welcoming the Sophomore (2009)-
Terlepas dr kontroversinya, Pee Wee Gaskins ikut membentuk budaya remaja Indonesia. Dicibir banyak orang, tapi diam2 gayanya ditiru jutaan remaja lainya. Tak banyak band, bahkan yang lebih besar, meninggalkan jejak budaya seperti itu.
Setuju?
99 tahun perjalanan ini dibangun oleh banyak cerita.
Berdiri jauh sebelum Indonesia merdeka, Persebaya telah melewati berbagai zaman, menyatukan generasi demi generasi dalam satu kebanggaan yang sama.
Tentang mereka yang berjuang. Tentang mereka yang setia datang ke stadion. Tentang mereka yang mendoakan dari rumah. Tentang mereka yang menjaga nama Persebaya di mana pun berada.
Persebaya adalah milik semua.
Milik yang lahir dan tumbuh bersama. Milik yang baru jatuh cinta hari ini. Milik setiap hati yang percaya bahwa kebanggaan ini akan terus hidup dari generasi ke generasi.
Selama 99 tahun, Persebaya telah menjadi bagian dari perjalanan kita semua. Dan cerita itu akan terus berlanjut.
Persebaya untuk Semua.
#persebaya #persebayauntuksemua
Sabuk Awan Raksasa Membentang dari Sumatra sampai Australia
Jika kalian melihat pantauan satelit pada hari ini (13 Juni 2026), ada pemandangan yang sangat mencolok di sebelah selatan khatulistiwa. Sebuah sabuk awan raksasa tampak memanjang dan membentang sangat luas, menghubungkan Samudra Hindia di barat Sumatra, melewati Pulau Jawa, hingga membelah daratan Australia. Fenomena luar biasa ini bukan sekadar pemandangan estetik dari luar angkasa, melainkan sebuah sistem cuaca skala besar yang menjadi biang kerok utama di balik hujan yang diperkirakan akan mengguyur wilayah Sumatra bagian selatan dan Jawa hari ini.
Di dunia meteorologi, sabuk awan raksasa yang memanjang ini sering disebut sebagai Frontal Cloud Band atau pita awan frontal. Kemunculannya menandakan adanya aktivitas cold front (front dingin) yang ikut terseret oleh pusaran angin atau sistem tekanan rendah di samudra bagian selatan. Ketika pusat pusaran tersebut bergerak, ia menarik "ekor" awan yang sangat panjang dan tebal, hingga membentuk jalur konvergensi (zona pertemuan angin) raksasa yang memotong wilayah Indonesia dan Australia sekaligus.
Terbentuknya sabuk awan ini sebenarnya dipicu oleh "tabrakan" dua massa angin yang sifatnya berbeda jauh. Ada massa angin dingin dan kering yang bertiup kuat dari arah kutub selatan bergerak naik ke utara, lalu menabrak massa angin hangat dan super lembap yang ada di wilayah tropis Indonesia. Karena angin dingin sifatnya lebih berat dan padat, ia langsung menyusup ke bawah dan memaksa angin hangat khas tropis kita terangkat secara drastis ke atas atmosfer.
Nah, angin hangat yang membawa banyak uap air tadi langsung membeku dan mendingin secara massal di atas sana. Proses inilah yang menciptakan bentangan awan mendung sepanjang ribuan kilometer dan menyuplai pasokan hujan tanpa henti ke wilayah Sumatra dan Jawa hari ini.
Salam
@infogempadunia
#info #cuaca #dunia
Referensi :
Berry, G., Reeder, M. J., & Jakob, C. (2011). A automated method for identifying fronts and tracking their evolution in the Southern Hemisphere. Journal of Climate.
Reeder, M. J., Smith, R. K., Deslandes, R., Tapper, N. J., & Mills, G. A. (2000). Central Australian Fronts Experiment (CAFE). Meteorological Applications
Keenan, T. D., & Carbone, R. E. (1992). A preliminary morphology of precipitation systems in Australia's North and the Associated Convergence Zones.
Catto, J. L., Jakob, C., & Nicholls, N. (2012). The cold fronts that affect southern Australia and their relationship to the large-scale circulation.
@ardisatriawan yg satu klaim dilecehkan tp blm posting bukti.
yg 1 klaim mereka pernah saling ada rasa tp jg tanpa bukti.
lalu gw dgn sadar sesadar2nya menaikkan engagement para cenblu dgn komen sana sini sementara gw masih miskin gini. jancoooooook
Bagaimana cara membaca di Vernier Caliper atau Jangka Sorong atau Sigmat, dalam skala mm.
Simak cara singkat ❗️
Diketahui, angka ketelitian vernier caliper = 0,02 mm
Maka :
==> Angka "0" pada Skala Nonius berada di posisi > "7" = 7 mm
==> Untuk mencari kelebihan, cari pada "garis Skala Nonius" yang tepat sejajar dengan "garis Skala Utama"
Didapatkan tepat diangka "3" pada Skala Noniusnya.
Angka 3 = ada 15 strip baris pd Skala Nonius, dan ketelitian 0,02 mm
Maka kelebihannya = 15 x 0,02 = 0,30 mm
Maka didapatkan = 7 mm + 0,30 mm = 7,33 mm
Yang membuat hancur seseorang itu adalah serakah.
Ga bisa merasa cukup.
Serakah ini mengakar dari semua kalangan.
Mau kerja enak, santai tapi duit gampang banyak.
Enough is enough.
Ra iso berpikir ngono.
Tidak perlu dibuat menggunakan AI, cukup unduh (download) lambang Garuda Pancasila di Wikimedia Commons melalui pranala berikut.
Mudah, cepat, dan gratis.
https://t.co/64PPKO639n
Jangan biarkan benih kebencian tumbuh mengakar hari ini, hingga akhirnya berbuah racun yang merusak masa depan anak-cucu kita esok hari 🙏
Stop chant ujaran kebencian.
#FokusPersebaya