Yg 'males' baca artike di bawah, intinya gini..👇
- Prabowo Subianto terlalu boros (spendthrift) dan terlalu otoriter (authoritarian), sehingga membahayakan stabilitas ekonomi dan demokrasi Indonesia.
- Prabowo punya sifat mercurial (mudah berubah-ubah): kadang terlihat ramah & menerima kritik, tapi sering marah-marah dan menuduh kekuatan asing mendanai LSM untuk mengganggu stabilitas.
- Masalah Ekonomi: Program-program populis yang sangat mahal (terutama makan bergizi gratis) menekan anggaran negara, melemahkan rupiah, dan mengancam stabilitas makroekonomi.
- Masalah Demokrasi: Tendensi sentralisasi kekuasaan, pembungkaman kritik, dan gaya kepemimpinan yang semakin otoriter.
- Latar belakang: Prabowo mantan jenderal yang punya masa lalu “thuggish” (kasar), kini berubah image jadi kakek penyayang kucing, tapi watak aslinya masih muncul dan mengkhawatirkan sekutu sendiri.
- Inti kritik dari Economist: Prabowo sedang membawa Indonesia ke jalur berbahaya dengan kombinasi pengeluaran berlebihan + gaya kepemimpinan yang kurang demokratis.
Tapi tapi
5€ ku juga bisa ku beli
ayam ½kg 2,5€
dn beras 1kg 2€,
Minyak mau tau gak? Seliter 1,5€ alias 30ribu
🗣️: "jgn apa2 d Rupiahin!"
Gakk!, biar pada melek, bahan pokok kita hampir sama harganya, tapi UMR beda Ampe 10x lipat! Pemerintah dzalim itu emng nyata!
Media Internasional: "Bantuan ke Aceh Tamiang sangat terbatas, ada bayi tidur di atas kardus basah dan banyak masyarakat sakit. Korban terancam kelaparan dan meninggal akibat penyakit.."
Ini dari uang pajak kita semua.
Kalo 1M bisa rebuild 1 sekolah, seharusnya 125M bisa dipake buat rebuild 125 sekolah di aceh, sumbar, sumut dibanding mendanai Ponpes yang nyata-nyata lalai dan seharusnya dihukum.
Tapi ini Indonesia bung. Akal sehat dan pejabat dijual terpisah.
1006 orang meninggal. Belum ada yang dipenjara. Belum ada status bencana nasional. Presidennya sibuk jalan ke luar negeri. Kabinetnya nolak bantuan luar. Menterinya sibuk mantau donasi. DPRnya iri ama influencer yang ke lapangan. Uda gila negara ini
https://t.co/JIeAhdh5Or, misalnya, adalah yayasan legal dan punya ijin dari Kemensos. Penggalangan, penggunaan dana, penyaluran donasinya transparan, bisa dipercaya krn verifikasinya berlapis. Penggalangan dan penyaluran dananya bs dipertanggunggjawabkan.
Tapi tdk semua penggalangan dana sebesar https://t.co/7l53iqvgyq. Gerakan spontan warga utk mengumpulkan dana kemanusiaan secara terbatas dan dlm kondisi darurat menurut kami tak perlu ijin pemerintah. Dalam kondisi darurat ijin itu bisa melemahkan spontanitas warga. Dalam hal ini publik/warga yg akan menilai siapa yg bs dipercaya dan ke mana mrk akan berdonasi. Seringkali inisiatif warga yg menyalurkan bantuan berawal dari duit sendiri atau duit dari kelompok kecil dan kemudian membesar krn banyaknya dukungan dari publik yg memberikan donasi. Toh tak semua penggalang dana mendapatkan kepercayaan dr publik
Menyerah buat nungguin acara mulai, akhirnya keluar barisan buat makan aja. Eh malah jodohnya liat dia dari bawah tanpa desek2an🤣🤣 akhirnya dadah2 sama ketua pramuka 😎 #BottegaVenetaxDew