Selamat siang/malam Min. Saya adalah pengamen pantomim yang biasa menghibur di Lampu Merah Kasihan/Tamantirto, Bantul (baju garis-garis kupluk kuning).
Min, saya nitip pesan tulus dari hati saya untuk warga Bantul dan adik-adik mahasiswa UMY. Saya mohon dengan sangat agar nama asli dan data pribadi saya TIDAK DIPUBLIKASIKAN demi keamanan anak perempuan saya yang sedang mondok di pesantren. Cukup posting pesannya saja dan pakai foto kostum pantomim saya agar warga tahu. Ini pesannya, Min:
SURAT TERBUKA DARI PENGHIBUR JALANAN (PANTOMIM LAMPU MERAH KASIHAN)
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Untuk warga Bantul, teman-teman mahasiswa UMY, dan seluruh pengguna jalan yang setiap hari melintas di persimpangan Kasihan...
Dari lubuk hati yang paling dalam, saya sekadar ingin memohon dan mengetuk hati panjenengan semua untuk bisa lebih tertib dalam berlalu lintas. Tolong, demi keselamatan bersama, jangan menerobos lampu merah, terutama bagi orang tua yang sedang memboncengkan anak-anaknya. Keselamatan buah hati Anda adalah yang utama.
Jujur, setiap kali melihat ada yang menerobos, saya selalu ingin mencoba menghentikan karena rasa kemanusiaan. Namun, terkadang ada rasa takut dinilai "sok suci", apalagi saya sadar posisi saya di jalanan juga sedikit mengganggu perjalanan panjenengan semua sebagai pengamen. Tetap saya mohon maaf yang sebesar-besarnya jika kehadiran saya kurang berkenan selama ini.
Saya menyampaikan ini karena saya sangat kasihan jika terjadi kecelakaan. Di lampu merah ini, saya sudah sering sekali menolong korban kecelakaan, bahkan pernah ada yang sampai mengalami patah tulang. Sayangilah diri Anda, sayangi keluarga Anda yang menunggu di rumah.
Terma kasih banyak atas segala apresiasi, senyuman, dan kebaikan panjenengan sedoyo yang selama ini telah menjadi jalan rezeki bagi saya untuk bertahan hidup di masa sulit ini. Mari kita saling mendoakan, semoga semua hajat kita dikabulkan oleh Gusti Allah, senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, dan kesuksesan untuk kita semua. Sampun, matur nuwun.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Salam hormat dari penghibur jalanan.
ALERTA
Foto ini nunjukin kalo anak-anak kecil ikut naik truk demo bersama spanduk dan megaphone.
Di Batam dan beberapa daerah, siswa SD dilibatkan dalam aksi dukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Anak usia SD belum paham isu rumit seperti korupsi BGN atau anggaran negara.
Ngelibatin mereka lewat Dinas Pendidikan dan sekolah itu jelas ngelanggar netralitas pendidikan.
Pasal 15 UU No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak menyatakan anak berhak dilindungi dari penyalahgunaan dalam kegiatan politik.
Ini kerasa kayak cara paksa bangun narasi dukungan saat MBG dikritik keras.
Anak harus dilindungi, bukan dijadikan alat politik. KPAI perlu segera memeriksa kasus ini. Perlu kami turun tangan lagi buat pelaporanya?
laki-laki sisa saldo 30jt
"aduh boros bgt, harus hemat bulan ini"
perempuan sisa saldo 300k
"dubai chewy cookie, chikuro, mie ayam, sama tuku cukup ini"
hidup sampe gajian kita serahkan kepada Allah, karna Allah pasti bantu kita.