If you want your children NOT to grow up with a POOR mindset, avoid the following:
- Giving them an allowance.
- Letting them save.
- Telling them "we can't afford it."
Instead, do this:
WASPADAI MODUS BARU PINJOL π‘π‘π‘
Tiba tiba ada Rp.1,5jt masuk ke rekening. Lima menit kemudian WA masuk, "kak maaf, saya salah transfer. Tolong balikin ke rekening ini ya, buat biaya rumah sakit anak saya."
Kamu baik, kamu balikin. Seminggu kemudian kamu ditagih Rp. 2,4jt sama pinjol yang gak pernah kamu ajukan.
Ingat, uang seperti ini tidak perlu dikembalikan ke orang yang katanya salah transfer.
Cara kerja modusnya adalah:
Penipunya sudah memegang data KTP, nomor rekening, sama nomor hp kamu yang sudah bocor. Pakai data itu dia mengajukan pinjol ilegal atas nama kamu. Dan pencairannya dikirim ke rekening kamu sendiri.
Begitu kamu transfer ke rekening yang dia kasi, di catatan pinjol, yang minjam tetap kamu, lengkap sama bunga dan dendanya.
Bagaimana cara mengatasinya jika ini terjadi?
1. Jangan pakai sepeserpun, dan jangan transfer kerekening yang dia kasi. Dia maksa dan nangis nangis, jawab dengan satu kalimat, "kalau memang salah transfer, silahkan laporkan ke bank anda, nanti diurus lewat bank".
2. Saat itu juga, telp call center bank kamu dan minta dananya di blokir.
3. Screenshot semuanya sebelum dia sempat hapus chat. Mutasi dana yang masuk, chat WA dan nomor hp nya, rekening yang dia suruh tf. Untuk jadi bukti kalo ada yang nagih.
4. Lapor ke OJK dan Satgas PASTI, lampirkan semua screenshot tadi.
*telp OJK: 157
*WA OJK: 081157157157
*Email: [email protected]
Sebut modusnya dari awal
"Pinjol ilegal, salah transfer, saya tidak pernah mengajukan."
5. DC nelpon atau neror, jawab dengan kalimat
"Saya tidak pernah mengajukan pinjaman dan tidak menggunakan dana tersebut. Sudah saya laporkan ke Bank dan OJK."
Setelah itu blokir nomornya. Gak usah debat, karena semuanya sudah kamu laporkan.
Bagikan postingan ini ke orang yang kamu sayang sekarang. Orang yang paling cepat balikin duit orang lain itu justru yang paling jujur, dan penipunya tau itu.