⠀
Nathaniel hanya mengambil sandal itu, kemudian menyimpannya di balik seragam. Pemuda itu berlalu ke asrama lebih dulu untuk mempersiapkan kelas selanjutnya.
⠀
⠀
Hanya ada satu sandal. Nathaniel baru ingat jika mereka seharusnya menangkap dua. Tapi, menangkap satu saja dia sudah kelelahan. Pemuda itu menghela nafas. Biarlah. Yang penting, transfigurasinya berhasil.
⠀
⠀
Nathaniel telah sampai. Pemuda itu sudah duduk di salah satu kursi, saat sebuah pengumuman digaungkan, katanya mereka tidak perlu mengeluarkan buku.
⠀
ㅤㅤ ㅤ
Kelas Arithmancy sore itu tampak seperti biasa—setidaknya sampai Sasleigha berdiri dari meja pengajar bahkan sebelum sebagian besar murid sempat mengeluarkan perkamen mereka.
“Good evening, Wizzies~! Hari ini kalian boleh menyimpan buku kalian.”
ㅤㅤ ㅤ