Di sebuah negeri dongeng yang punya raja zalim dan serakah, guru itu ga akan dibiarkan sejahtera, karena nanti jadi banyak anak yang bisa pintar. Kalau banyak yang pintar, nanti banyak yang bisa paham. Kalau sudah banyak yang paham, nanti bisa banyak yang bisa melawan.
Jadi daripada membuat rakyatnya bisa pintar, lebih aman kalau membuat mereka cukup sampai bisa makan. Yang penting tidak mati.
Sebagaimana makhluk yang hanya diberi makan setiap hari, maka hidupnya hanya tentang menunggu kapan akan makan lagi.
Pajak yg udh gw bayar buat gaji anak lu :
• PPN 11% tiap kali makan, belanja, atau pakai jasa
• PPh puluhan juta per tahun
• Pajak mobil 2 dan motor 3 (saat beli dan tiap tahun)
• Pajak rumah (PBB)
• Pajak usaha kontrakan
• Pajak tiket pesawat
• Pajak saat lewat jalan tol
• Pajak BBM
• Pajak pulsa, paket data, internet, dan listrik
• Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB)
• Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan
• SWDKLLJ saat bayar pajak kendaraan
• Pajak rokok
• Pajak hotel
• Pajak restoran dan kafe
• Pajak parkir
• Pajak hiburan (bioskop, konser, tempat rekreasi tertentu)
• Bea Meterai
• Pajak jual beli properti
• Pajak deposito dan investasi tertentu
• Pajak impor barang dari luar negeri
• Bea masuk barang impor
• Pajak reklame
• Pajak penerangan jalan (di tagihan listrik)
• Pajak transaksi saham tertentu
• Pajak transaksi kripto
• Pajak hadiah undian
• Pajak sewa tanah dan bangunan
• Pajak penghasilan UMKM/usaha tertentu
• Retribusi pasar
• Retribusi kebersihan/sampah
• Retribusi perizinan tertentu
• Biaya administrasi dan pungutan daerah lainnya.
Terus masih dibilang kurang kontribusi ke negara. 😅
Fedi Nuril berikan pesan manis di hari ulang tahun sang istri,
"Terima kasih karena selalu jadi rumah yang hangat buat keluarga kita. Terima kasih karena selalu hadir dengan hati yang besar, bahkan di hari-hari yang melelahkan.
Di usia ini, semoga Allah Swt. selalu menjaga kesehatan kamu, melimpahkan kebahagiaan untuk kamu, memudahkan semua urusan kamu dan mengabulkan doa-doa terbaik yang kamu simpan dalam hati.
Selamat ulang tahun, Sayangnyah.
Tetaplah menjadi perempuan yang membuatku merasa beruntung setiap hari ❤️
We love you 🤗
Ilmu Yang Seharusnya
Diajarkan Pada Anak
Laki-laki
1. Main catur.
2. Cara jualan
3. Kapan harus beli tip.
4. Bercerita
5. Ganti ban sendiri
6. Belajar senjata api
7. Cara bertarung
8. Cinta alam
9. Public Speaking
10. Cara bikin orang ketawa
11. Jadi Wirausaha
12. Cara memancing ikan
13. Cara memperlakukan pasangan
14. Cara menghormati orang tua
Ya Allah... Engkau adalah Ar-Rahman, Yang Maha Penyayang. Maka limpahkanlah kasih sayang-Mu kepadaku dalam setiap kelemahanku, saat kebingungan menyelimuti pikiranku, dan ketika hatiku terasa begitu lelah dan sesak.
INI LAGI RAME BANGET DI PLATFORM SEBELAH
Lu bisa generate foto lu/ siapapun kayak lagi nonton match NBA atau nonton match football di stadium/arena langsung (udah kayak asli jir ini real bgt keliatannya)
Gini caranya :
1. Buka ChatGPT
2. Lu deskripsiin muka yang mau lu generate
3. Atau lu bisa attach image sebagai referensi
4. Copy prompt yang ada di komen
5. Jadi deh, sebagus dan se realistis ini
Coba kalau udah di cobain share hasilnya di komen lah wkwkwk
Semoga bermanfaat!!
serahkan ke Allah aja, ya, yang jadi ranah-Nya.
kita fokus ikhtiyar mencapai ketaqwaan kita yang paling baik, sambil seperti tulisan pada banner di video itu:
“kerjain yang lo suka, rasakan nikmatnya hidup.”
LU BISA SURUH CHATGPT ANALISA MUKA LU!!!
Ini tutorialnya :
1. Masuk ke ChatGPT
2. Insert gambar muka lu
3. Terus insert prompt yang ada dibawah
4. BOOM!!! Jadi deh analisa muka lu awkwkwk
Disini gua pakenya Jefri Nichol buat dianalisa mukanya, dan hasilnya ya emang bagus karna emang ganteng bro satu ini yakan
Kalau pake muka kite mah minder pasti sama bang Jepri wkwkwkwkwk
Selamat mencoba!!
Guys, Ligwina Hananto baru ngomong panjang dan sangat jujur tentang kondisi keuangan kelas menengah Indonesia dan menurut gua ini adalah salah satu obrolan paling membuka mata yang pernah ada.
Dan dia membuka dengan satu kalimat yang langsung menghantam.
Banyak banget yang kita bilang UMKM tulang punggung ekonomi negeri ternyata bukan. Ternyata itu cuma orang lagi dagang doang.
Soal kondisi kelas menengah yang sebenarnya dan ini datanya nyata bukan opini.
10 juta orang turun kelas dari kelas menengah dalam beberapa tahun terakhir.
Tapi di saat yang sama jumlah UMKM terus naik dan jumlah investor retail terus naik.
Kelihatannya paradoks.
Tapi Ligwina menjelaskan kenapa dua hal itu bisa terjadi bersamaan.
Ekonomi kita tumbuh tapi pertumbuhan penghasilan individu tidak signifikan.
Konsumsi terus meningkat tapi dibiayai oleh utang bukan oleh penghasilan yang naik. 70 persen konsumen Indonesia pakai paylater.
Dan inklusi keuangan yang naik cepat karena digital artinya akses utang makin mudah tapi literasi keuangan tidak naik secepat itu.
Hasilnya adalah orang punya lebih banyak akses untuk berhutang tapi tidak punya lebih banyak kemampuan untuk mengelola hutang itu. Dulu hutang ke rentenir atau saudara tidak tercatat.
Sekarang hutangnya ke pinjol dan terdata.
Bukan berarti lebih banyak yang berhutang tapi yang berhutang sekarang lebih kelihatan.
Soal perbedaan dagang dan bisnis dan ini adalah insight paling penting dari seluruh obrolan yang menurut gua wajib didengar semua orang yang punya usaha kecil.
Dagang adalah jual beli jual beli jual beli.
Tidak ada sistem.
Tidak ada laporan keuangan.
Tidak ada tim.
Ownernya adalah Chief Everything Officer mengerjakan semua dari produksi sampai pemasaran sampai keuangan sampai pengiriman.
Bisnis adalah entitas yang terpisah dari ownernya. Punya sistem.
Punya tim.
Punya laporan keuangan yang jelas.
Dan yang paling penting ownernya bisa gajian dari bisnis itu secara rutin dan terpisah dari uang operasional bisnis.
Masalah terbesar UMKM Indonesia adalah mereka mengaku punya bisnis padahal masih di level dagang.
Dan selama masih level dagang maka uang hasil jualan langsung masuk ke kantong pribadi untuk kebutuhan hidup tidak ada yang tersisa untuk modal, tidak ada yang dicatat, tidak ada yang bisa diaudit, dan tidak mungkin bisa dapat pinjaman bank.
Soal prinsip paling dasar yang wajib dimiliki siapapun yang punya usaha Ligwina mengambil dari prinsip Islamic Finance tapi berlaku universal.
Jelas tercatat transparan.
Seolah-olah ada investor lain yang akan melihat catatan itu.
Kalau kamu membangun bisnis dengan mindset ada orang lain yang akan mengecek laporan keuanganmu maka secara otomatis kamu akan lebih disiplin.
Kamu tidak akan sembarangan pakai uang bisnis untuk beli lipstik atau baju karena kamu tahu itu akan kelihatan dan akan ada yang bertanya.
Dan satu cara paling sederhana untuk memulai ini tanpa harus langsung bikin laporan keuangan formal adalah pisahkan rekening bisnis dari rekening pribadi. Semua transaksi bisnis masuk dan keluar dari satu rekening.
Di akhir bulan tidak perlu mencatat apapun karena mutasi rekening sudah mencatat semuanya secara otomatis.
Soal utang dan Ligwina sangat tegas tentang ini.
Di kepala kebanyakan orang Indonesia pinjam itu kalau kepepet.
Padahal yang benar adalah pinjam itu kalau mau ekspansi dan sudah jelas cara bayarnya.
Utang yang sehat adalah utang yang cicilan per bulannya tidak lebih dari 30 persen dari penghasilan.
Kalau sudah ada cicilan rumah dan cicilan motor yang totalnya sudah 25 persen dari gaji maka kapasitas utang tersisa hanya 5 persen.
Artinya tidak boleh ambil utang baru apapun alasannya.
Dan untuk bisnis lebih ketat lagi sebelum boleh pinjam modal saldo rekening bisnis harus bisa menutup cicilan 3 sampai 4 bulan ke depan kalau tiba-tiba tidak ada pemasukan sama sekali.
Karena bisnis tidak sekontrol karyawan yang gajinya pasti masuk setiap bulan.
Soal investasi dan ini bagian yang paling sering disalahpahami.
High risk high return itu mitos.
Yang benar adalah high risk maybe yes maybe no return.
Risiko tinggi tidak menjamin return tinggi.
Risiko tinggi hanya menjamin kemungkinan kehilangan uang juga tinggi.
Dan yang paling fundamental investasi bukan untuk jadi kaya raya tanpa batas.
Investasi yang benar adalah investasi yang punya tujuan spesifik dan tahu kapan exit.
Mau berangkat umrah angkanya berapa?
Mau beli rumah angkanya berapa?
Mau sekolahkan anak angkanya berapa?
Kalau sudah sampai angka itu keluar.
Jangan terus tahan karena serakah.
Ligwina menyebut ini sebagai masuk jalan tol ada exit gate-nya. Masalahnya adalah banyak investor retail yang masuk tol tapi lupa di mana mereka mau keluar.
Soal rumus keuangan pribadi 10-20-30-40 yang Ligwina ajarkan.
Dari total penghasilan 10 persen ditabung minimal tidak bisa kurang dari ini.
20 persen untuk gaya hidup dan bersenang-senang. 30 persen untuk cicilan utang maksimum.
40 persen untuk biaya hidup dasar.
Kalau biaya hidup di kota besar memakan 60 persen maka yang dikorbankan pertama adalah gaya hidup. Bukan tabungan.
Bukan cicilan.
Tapi gaya hidup.
Dan kolesterol keuangan adalah angka cicilan utang. Kalau kolesterol tubuh batasnya 200 maka kolesterol keuangan batasnya 30 persen.
Kalau cicilan sudah di atas 30 persen dari penghasilan ada yang salah dan perlu segera diperiksa.
Soal satu hal yang paling keras Ligwina sampaikan dan ini ditujukan bukan kepada masyarakat tapi kepada pembuat kebijakan.
Mengajarkan financial planning kepada orang yang penghasilannya sangat rendah atau tidak punya uang adalah sebuah kekejaman.
Apalagi yang mau diatur?
Apalagi yang mau dihemat kalau semuanya sudah ngepas?
Orang miskin yang dibutuhkan bukan edukasi finansial.
Yang mereka butuhkan adalah lapangan kerja yang layak, pendidikan yang terjangkau, dan akses kesehatan yang mudah.
Itu namanya kebijakan publik bukan financial planning.
Dan selama kebijakan publik belum beres maka jurang antara si punya dan si tak punya akan terus melebar dan friksi sosial yang bisa berujung kekerasan tinggal menunggu waktu.
uang itu netral. Uang tidak punya perasaan. Yang banyak baper adalah manusianya.
Dan selama kita masih baper dengan tampilan kekayaan orang lain di media sosial selama kita masih mengira dagang adalah bisnis selama kita masih berpikir solusi ketika butuh uang adalah pinjam kondisi keuangan kita akan terus rapuh bahkan di saat kita merasa baik-baik saja.
Seperti janji gue kemarin, mari kita bahas Affiliate yg gue maksud capt.
Disc: ini full dihandle bini gue ya.
Dia harian kerja kantor, followers cuma 92, ga jago urusan medsos, apalagi sampe bikin video.
So, gue rasa cukup ramah pemula dan kalian pasti jga bisa 😁
A thread…
Prompt Video : Generate a video: A teenage Asian boy with an athletic slim build and short slightly messy hair performs a smooth basketball freestyle routine on an indoor basketball court. He wears a modern street basketball outfit: oversized black jersey, loose basketball shorts, crew socks, and high-top sneakers with subtle pastel accents in soft purple and light blue. He holds a basketball and performs a continuous stylish freestyle flow. 0–1s: The boy starts in a low stance, doing controlled low dribble with his right hand, body leaning slightly forward, focused expression, smooth motion, cinematic sports lighting. 1–2s: He performs a quick crossover dribble from right to left, shifting his weight smoothly, feet sliding naturally on the court floor. 2–3s: He continues with a between-the-legs dribble, maintaining rhythm and balance, camera slightly pushes in. 3–4s: He performs a behind-the-back dribble and transitions into a hesitation move, shoulders faking direction. 4–5s: He executes a spin move while dribbling, body turning smoothly, sneakers pivoting cleanly on the court. 5–6s: He performs an in-and-out dribble followed by a quick step-back motion, creating space stylishly. 6–7s: He performs a fake pass motion, then transitions into a behind-to-cross dribble combination. 7–8s: He spins the basketball on his finger briefly, maintaining balance and style, confident facial expression. 8–9s: He lifts the ball upward as if preparing a stylish finishing motion, body rising slightly. 9–10s: He ends with a confident pose finish, holding the basketball at his side, relaxed stance, subtle smile, stylish street-basketball attitude. Style: dynamic basketball freestyle choreography, smooth street flow movement, cinematic sports camera, soft indoor court lighting, realistic motion physics, energetic but controlled rhythm, modern sports commercial style. Camera: medium full-body shot, subtle push-in movement, stable cinematic framing, smooth motion continuity. Environment: clean indoor basketball court, minimal background distraction, soft shadows, visible court lines. Quality: high detail, smooth motion animation, realistic basketball physics, sharp composition. Negative prompt: blurry, low quality, extra limbs, distorted anatomy, unrealistic ball movement, glitch motion, stiff movement, messy background.
Guys, ada laporan baru dari lembaga riset Celios yang menurut gue adalah salah satu yang paling mengerikan yang pernah gue baca tentang kondisi ekonomi Indonesia.
Judulnya: Republik Oligarki Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026.
Dan datanya bukan dari sembarang sumber.
Dari Forbes.
Dari LHKPN.
Data yang sudah terverifikasi dan tidak bisa dibantah.
Fakta pertama yang langsung bikin gue sesak napas:
50 orang terkaya Indonesia hanya 50 orang total kekayaannya mencapai Rp4.600 triliun per 2026.
APBN Indonesia?
Rp3.800 triliun.
Artinya 50 orang itu lebih kaya dari seluruh anggaran negara yang digunakan untuk membiayai 270 juta rakyat Indonesia selama satu tahun penuh.
Satu tahun.
Gaji PNS, subsidi BBM, bayar utang, bangun jalan, biaya militer, semua program sosial semuanya masih kalah dari 50 orang itu.
Dan setiap harinya harta 50 orang itu naik Rp13 miliar per hari.
Sementara upah pekerja harian di Indonesia bergerak di kisaran Rp2.000 sampai Rp5.000 per jam.
Fakta kedua ketimpangan di antara pejabat negara sendiri:
Total kekayaan pejabat negara era Prabowo-Gibran: Rp1 triliun lebih.
Dan dari seluruh pejabat itu 73% kekayaannya hanya dikuasai oleh 12 orang.
Dua belas orang.
Yang masing-masing punya kekayaan di atas Rp1 triliun.
Siapa?
Salah satu yang terbesar adalah Menteri Pariwisata Widya Kusuma.
Ada juga Menteri Perumahan Rakyat.
Keduanya masuk dalam daftar lima pejabat terkaya.
Fakta ketigayang paling menohok soal TNI dan Polri:
Setiap tamtama TNI prajurit paling bawah butuh 252 tahun masa tugas untuk menyamai kekayaan Panglima TNI.
Dua ratus lima puluh dua tahun.
Kalau mulai kerja umur 20 baru bisa menyamai kekayaan atasannya di umur 272 tahun.
Itu bukan angka. Itu absurditas.
Di Polri sedikit "lebih baik" polisi golongan paling rendah butuh 139 tahun masa tugas untuk menyamai kekayaan Kapolri.
Ketimpangan ini bukan hanya antara rakyat dan orang kaya. Tapi di dalam institusi yang sama.
Di antara satu korps yang sama.
Fakta keempat anggota DPR versus konstituennya:
Anggota DPR Gorontalo kekayaannya 800 kali lipat dari rata-rata masyarakat Gorontalo yang mereka wakili.
Anggota DPR Yogyakarta 400 kali lipat dari rata-rata masyarakat Yogyakarta.
Orang-orang yang mengklaim mewakili rakyat hidupnya 400 sampai 800 kali lebih kaya dari rakyat yang katanya mereka wakili.
Dan mereka yang membuat undang-undang. Mereka yang memutuskan kebijakan pajak. Mereka yang menentukan siapa yang dapat subsidi dan siapa yang tidak.
Dan ini yang membuat seluruh gambar itu menjadi sangat gelap:
Celios mengajukan satu pertanyaan yang sangat sederhana: kalau 50 orang terkaya itu dipajaki hanya 2% dari total kekayaan mereka negara dapat berapa?
Rp93 triliun per tahun.
Sembilan puluh tiga triliun.
Setiap tahun.
Dari pajak 2% saja atas kekayaan 50 orang.
Itu lebih dari cukup untuk membiayai rekonstruksi bencana besar.
Untuk membenarkan semua perlintasan kereta berbahaya di Jawa yang butuh Rp4 triliun.
Untuk menggaji 8 juta guru honorer setahun penuh.
Untuk menutup seluruh defisit BPJS Kesehatan.
Hanya dari 50 orang.
Hanya 2%. Per tahun.
Tapi itu tidak terjadi.
Dan Celios menjelaskan kenapa:
Karena orang-orang yang punya kekayaan itu — adalah orang-orang yang sama yang membiayai kampanye politik, yang duduk di dewan komisaris BUMN, yang punya akses langsung ke pengambil keputusan.
Pajak kekayaan sudah masuk dalam rencana Kementerian Keuangan paling lambat 2028 kata mereka. Tapi implementasinya? Masih "akan akan akan" saja. Tidak pernah benar-benar dieksekusi.
Sementara yang terus dipajaki adalah kelas menengah yang sudah ngos-ngosan. Kelas menengah Indonesia turun 1,1 juta orang dalam setahun tapi mereka yang paling mudah dikejar pajaknya karena datanya ada, penghasilannya kelihatan.
Seperti kata peneliti Celios: berburu di kebun binatang. Hewannya kelihatan, tinggal tembak. Sementara yang benar-benar harus dipajaki terlalu kuat untuk disentuh.
Dan ini yang paling mengerikan dari seluruh laporan ini:
Ketimpangan yang ekstrem ini bukan hanya masalah ekonomi. Ini adalah bahan bakar untuk sesuatu yang jauh lebih berbahaya.
Celios menelusuri pola historis dan hasilnya konsisten. Ketika ketimpangan mencapai titik ekstrem dan orang-orang hopeless tidak melihat jalan keluar yang rasional mereka tidak lari ke gerakan buruh atau gerakan sosial yang terorganisir.
Mereka lari ke kelompok-kelompok yang menawarkan identitas, musuh bersama, dan rasa memiliki.
Di Italia 1930-an orang yang di-PHK direkrut oleh Black Shirt. Di Jerman industri tutup, pengangguran meledak, orang mencari pegangan.
Di Indonesia sendiri kerusuhan 1998 dan berbagai gejolak sosial sesudahnya, ketika ditelusuri, akar masalahnya selalu sama: ketimpangan ekonomi yang dibalut isu identitas.
Dan tanda-tandanya sudah mulai terlihat sekarang ormas-ormas yang berdemo bukan ke instansi pemerintah tapi ke lembaga bantuan hukum masyarakat sipil, bayaran demo yang menjadi solusi pengangguran, program-program besar yang menyerap tenaga kerja tapi dengan cara yang menciptakan ketergantungan bukan kemandirian.
Solusi yang Celios rekomendasikan dan ini sangat konkret:
Satu — pajak kekayaan 2% untuk 50 orang terkaya. Langsung hasilkan Rp93 triliun per tahun. Bukan mimpi Brazil dan Colombia sudah melakukannya dengan komite audit independen.
Dua — moratorium MBG. Hentikan sementara, perbaiki tata kelola dari akar, baru jalankan lagi dengan tepat sasaran fokus ke daerah 3T dan keluarga miskin ekstrem, bukan merata ke semua sekolah termasuk swasta di Jabodetabek.
Tiga — kembalikan 20 triliun yang diambil dari anggaran kesehatan ke Kementerian Kesehatan untuk program stunting yang sudah terbukti efektif. Benefit yang dihasilkan: Rp400 triliun. Versus MBG yang belum jelas benefit konkretnya.
Empat — pajak windfall untuk komoditas yang sedang untung besar batu bara, sawit, nikel, minyak. Mereka untung dari harga global yang tinggi, sementara rakyat menanggung subsidi energi. Ini bukan soal nasionalisasi ini soal keadilan distribusi keuntungan.
Indonesia bukan negara miskin. Indonesia adalah negara yang kekayaannya terkonsentrasi pada sangat sedikit orang, yang sistem pajaknya melindungi orang kaya dan membebani kelas menengah, dan yang program-program besarnya lebih banyak menciptakan celah korupsi baru daripada menyelesaikan masalah lama.
50 orang lebih kaya dari APBN. 12 pejabat kuasai 73% kekayaan seluruh pejabat negara. Tamtama butuh 252 tahun untuk menyamai Panglima. Anggota DPR 800 kali lebih kaya dari konstituennya.
Dan solusinya sudah ada. Jelas. Terukur. Bisa dijalankan hari ini.
Yang tidak ada adalah kemauan politik untuk melakukannya. Karena yang harus meloloskan kebijakan pajak kekayaan itu adalah orang-orang yang sama yang akan paling terdampak olehnya.
Itu bukan korupsi yang bisa ditangkap KPK. Itu adalah struktur. Dan struktur hanya bisa diubah kalau tekanan dari bawah lebih kuat dari kenyamanan di atas.
⚠️ Disclaimer: Berdasarkan laporan Celios "Republik Oligarki Ketimpangan Ekonomi Indonesia 2026" dan wawancara peneliti Celios Bima Yudistira. Data bersumber dari Forbes dan LHKPN yang dapat diverifikasi publik. Ini analisis berbasis riset independen bukan tuduhan hukum kepada individu manapun.
Jika mau ngopi filter namun ringkas dan gak ribet, gua biasanya beli Anomali Coffee Drip Box Collection.
Dalam 1 box, akan dapat 5 jenis kopi. Masing2 jeni dapat 2 sachet. Jadi, 10 sachet dalam 1 box.
Rasanya bagaimana? Jangan ditanya. Muantap! Favorit gua adalah Aceh Gayo 😬
Tanpa perlu cape2 grinding dari beans, karena tinggal seduh saja. Harga pun terjangkau, tidak sampai 150 ribu 😚
Monggo silakan dicoba ☕️
🔗 https://t.co/Wrh7ixmL2i
Tulisan panjang bisa dibikin infografis sekeren ini dalam hitungan detik. ChatGPT Image is another level buat yg mau bikin konten2 dengan cara praktis. 🤩
Prompt-nya ada di bawah:
Makasih prompt-nya Mas @hanifproduktif
Gue jadi bisa buat poster idola gue 🙏
Milan campione!
Prompt:
Design a premium 9:16 vertical phone wallpaper featuring Andriy Shevchenko in AC Milan 2003-2004 Home kit. Advanced sports graphic design style: layered composition with player portrait + full-body action shot, club crest integration, dynamic white and red energy effects, San Siro Stadium silhouette backdrop, bold vertical typography with "SHEVCHENKO", dark cinematic color grading with AC Milan Red accents, photorealistic detail, 4K resolution.
Terima kasih untuk yang udah menciptakan kopi bubuk tanpa ampas ini ☝🏼
Kopinya enak, bisa diseduh pakai air dingin dan suka banget sama value dari brandnya yang support Palestine 🍉
Karena beberapa persen dari penjualannya didonasikan untuk Palestine 🍉🍉🍉
*CARA BICARA BIAR KAMU BISA "NGATUR BOS" TANPA TERLIHAT NGATUR*
*DI KANTOR ADA SATU SKILL YANG JARANG DIAJARIN DI KAMPUS. TAPI SERING MENYELAMATKAN KARIER.*
namanya managing up.
1. *SAAT BOS SERING MINTA UPDATE*
jangan: "masih dikerjain."
katakan: "pak, ini progress pagi ini. nanti siang saya update lagi."
→ kamu kasih kepastian sebelum dia cemas
2. *SAAT BOS LEMPAR IDE YANG MASIH MENTAH*
jangan: "jadi maksudnya gimana pak?"
katakan: "kalau saya rapikan jadi langkah a, b, c arahnya ini ya pak?"
→ kamu bantu pikirannya jadi jelas.
3. *SAAT BOS TIBA-TIBA NAMBAH KERJAAN*
jangan: "siap pak."
katakan: "siap pak. yang sekarang saya lagi fokus di a. ini saya geser atau ditambah?"
→ kamu tetap nurut, tapi tetap pegang kendali.
4. *SAAT BOS SUSAH DIHUBUNGI*
jangan: nunggu berhari-hari.
katakan: "bu, kalau sampai jam 3 belum ada revisi, saya lanjut sesuai draft ini ya."
→ kamu tetap bergerak tanpa melangkahi.
5. *SAAT KAMU BUTUH KEPUTUSAN CEPAT*
jangan: chat panjang.
katakan: "pak, ada dua opsi. a cepat tapi ada risiko. b lebih aman. bapak prefer yang mana?"
→ kamu bikin keputusan jadi mudah.
Kabar baik untuk semua pecinta kopi!
Gua Jujur Jadi Semakin Semangat untuk Rutin Minum Kopi Setelah Tahu Bahwa Kopi Bisa Bermanfaat untuk Jantung dan Otak
Data dari penelitian skala besar, mencakup >460.000 orang menemukan bahwa ternyata kopi bisa bermanfaat untuk kesehatan otak dan jantung.
Orang yang minum kopi sekitar 0,5 - 3 cangkir per hari ternyata memiliki:
-Risiko kematian akibat penyakit jantung LEBIH RENDAH (~17%)
-Risiko terjadinya stroke LEBIH RENDAH (~21%)
dibandingkan dengan orang yang tidak minum kopi sama sekali
Beberapa mekanisme yang diduga berperan dalam efek kopi pada kesehatan jantung dan otak antara lain:
-Kopi kaya antioksidan, sehingga membantu mengurangi stres oksidatif
-Minum kopi berhubungan dengan penurunan kekakuan arteri
-Minum kopi berhubungan dengan perbaikan sensitivitas insulin, yang merupakan faktor risiko penting penyakit jantung dan pembuluh darah
Semoga bermanfaat!