everyone is bisexual unless stated othewise. if a chocola kato inspired witch princess parody can educate herself and unlearn performative activism, you can.
kemaren aku dateng ke orasi soal mendiang munir. rasanya kita semua harus kenalan lebih lanjut sama beliau biar gak sedetik pun mikir gimana caranya perjuangan cocok sama branding/estetika/pembawaan kita. (i'm literally self claimed HIME. if i can educate myself, YOU CAN).
[Rekaman Simposium Gerwani Kelas ke 4] Gerakan Internasionalisme Perempuan Yang Dibasmi bersama Pratika Rizki Dewi, Katherine McGregor dan Riris Silalahi cc @logos_id
https://t.co/xTwsWEfMeS
ya kira kira beginilah resistensi dan politik direduksi jadi estetik tersebut. kaget kemaren gak ada temennya yg ngingetin gak boleh mikir begini. isunya kan gak cantik. orang mati. makhluk tuhan mati.
Gini ya. Lu g bisa cuma minjem legitimasi dari isu politik, pake estetika resistensi buat konten fandom, terus pas interpretasi lu dipertanyakan malah berlindung di balik narasi kebebasan berekspresi.
Akademisi UGM, Media Askar mengaku tidak bisa diundang ke stasiun TV Nasional karena ada "tekanan"
setidaknya, saat ini sudah empat TV Nasional yang tidak bisa mengundang lagi Media Askar
"you can control media, but you cannot control Media"✊
she's a great story teller and, above that, is also a very emphatical listener! makanya org nyaman sharing dan dengerin. dia selalu angkat isu penting lewat video edukasi sejarah. di episode khw viral bgt itu dia nyempetin bahas karhutla meski terancam algoritmanya rusak.
I dont get the nadia omara hate because why the hell do u hate people who enjoy story telling? I listen to her khw when i draw, but do i believe in ghost? Not really. Its just media of horror. yg lain enjoy nnton horor movie, reading story, trus apa bedanya denger story telling?
like what i said before, it’s okay to being vocal in your own platform with the templates and a hastags too when the social media can get more attention in this situation. alih-alih dari itu semua, kalian gak akan mencapai gerakan yang sifatnya transformatif, mau sampai kapan?
please jangan cuma witch hunt ke massa bayarannya, cari yg ngebayar.. faktanya mereka juga korban kemiskinan struktural yg akhirnya bikin mereka willing to do such stupid things in the sake of surviving ☹️
@mocalits (c) atau malah berpuas diri di repost dan bangga karena suaranya cantik. yang baddie, yang ukhti, yang nerdy jg gak boleh gampang puas sama ikut repost dan romantisasi. the issue is waaay bigger than our personal aesthetic.
@mocalits itu konteksnya soal jadi seenaknya ngatain seksualitas orang lalu pas dikritik selalu tackle dengan "kan yang penting bersuaraa!"; dari kemarin yang gak setuju sama concernku juga terus terusan pakai itu. whimsy can be powerful, but have weaponize it enough to be powerful? (c)
Pada 1 November 2022, pejuang kemerdekaan Papua, Filep Karma, ditemukan tewas di Pantai Base G Jayapura. Saya simpan tulisan tangannya ketika dia menyiapkan buku "Seakan Kitorang Setengah Binatang" (2014) https://t.co/AR283QoLlX
and by this, then we’ll meet people who support things we might politically despise.
but are we ready to engage with them, understand those contradictions, and still organize anyway? — not just sit with people who already agree with us 😐
@ethrealo jujur dari kemarin aku khawatir karena banyak yang gak ngerti kenapa ngomong begitu salah padahal situasinya udah begini:
(-) https://t.co/pcDEauqhUg
(-) https://t.co/bykAkq1wVU
(-) https://t.co/Jp6bvjfXAQ