Aku serahkan semua kekhawatiranku kepada Allah. Semoga rezekiku datang dari arah yang tak terduga, semua urusanku dimudahkan, kewajibanku terselesaikan, dan hidupku perlahan menjadi lebih tenang.
Taeyeon pernah bilang
"Kalau gendut dibilang gendut, kalau kurus dibilang kaya orang sakit. Pake baju longgar dibilang kayak cowo, pake baju ketat dibilang vulgar. Makan banyak dibilang rakus, makan sedikit dibilang pilih2 makanan. Suka barang branded dibilang matre, suka barang murah dibilang gatau cara dandan.
Karena orang2 bakal tetap julid apapun yang kamu lakuin, ya mendingan jalanin hidup kamu sesuka hati kamu aja"
Its from someone yg hidupnya selalu gak enakan sama orang:
Jangan takut menjadi egois.
Asli, ketika lo akhirnya berani untuk dianggap egois, even ke diri lo sendiri, you will know how to be angry. Because you will prioritize ur comfort, ur life, ur need over someone else's.
Jangan biarkan internet membuat proses normal lo terasa miskin nilai. Tidak semua growth harus photogenic. Tidak semua healing harus punya outfit. Tidak semua hidup yang membaik terlihat seperti konten. Kadang perubahan paling penting justru terlalu sunyi untuk dijadikan story.
makanya aku frustasi ortuku diomongin soal kualifikasi dan job stability jaman sekarang gak nangkep
ini bukan soal anak kurang inisiatif atau apa, tapi standarnya udah gak kayak jaman mereka, dan usaha sama hasil belum tentu sebanding. ada kerja pun belum tentu bertahan lama
ini sangat amaaaat benaaar!!! kurangin screen time and go touch some grass 😭 olahraga, baca buku, introspeksi, ibadah sunnah, ngaji, journaling, or just have some simple fun like play games, ride your bike keliling komplek, whatever gets you off the screen for a while.
because when you spend too much time online, your brain starts living in other people’s narratives. you overconsume, compare, react, and somehow everything feels like a problem. insya Allah, the more you actually live your own life, the less your socmed becomes a dumping ground for complaints. at some point, you’ll have stories, growth, and reflections to share, not just things to rant about.
Banyak psikolog dan psikiater yang menyarankan pasiennya untuk menulis jurnal, membiasakan diri untuk mengungkapkan perasaan lewat tulisan. Karna menahan dan memendam terus malah jadi bumerang buat diri sendiri.
sedih juga ya, sering dibilang bakal sukses, dan semua orang percaya kita akan “jadi orang besar.”
tapi makin dewasa justru sadar kalau hidup gak sesimpel itu. ternyata punya potensi gak selalu punya kesempatan. ada banyak mimpi yang harus ditunda karena keadaan, ada banyak capek yang gak bisa dijelasin ke siapa-siapa.
kita tetap maksa diri buat jalan terus karena tau ada banyak harapan yang ditaruh di pundak kita. tapi, Tuhan bawa kita sejauh ini bukan cuma untuk gagal di tengah jalan kan?
in another life, aku pengen hidup tanpa rasa khawatir soal ekonomi, punya mimpi tanpa dibatasi keadaan, pengen ngerasain rasanya fokus berkembang, bukan fokus bertahan. cape juga rasanya kalo tiap langkah dihitung dari "cukup ga ya?" Kadang iri sama mereka yang bisa santai Karena tau semuanya aman, aku cuma pengen sekali aja ngerasain hidup yang ringan tanpa takut soal uang.
tp kalo dipikir pikir, sebagian org tuh pengen financial freedom bukan karena mau ngebeli dunia gasih..
tp hal sesimpel kayak, temen baiknya lagi ada kabar baik, terus pengen mengapresiasi dg cara ngasih hadiah
liat lansia atau anak dibawah umur jualan, bisa ngebantu dg cara ngebeli jualannya + ngasih rezeki sedikit
pas lagi badmood, bisa beli mam yg enak tanpa mikirin budget
atp hal hal kecil kayak ini butuh duit semua.. guys may we never get tired pursuing the life we always talk about yaaa 🥹😔☝🏻
Kelak untuk tetap bisa bekerja, orang orang ini harus terus memenangkan Prabowo-Gibram ditahun 2029
Lalu demi mereka & pekerjaan mereka. Sekolah, taman baca masyarakat, TK, PAUD dan fasilitas publik lainnya milik desa harus dirobohkan.
kerja di perusahaan yang jelas, 8 hours max no shift, deket dari rumah, senin-jumat kerja, atasan dan teman baik, gaji tinggi, halal, ga menghalangi buat ibadah
Perempuan: berbakti, hamil, melahirkan, menyusui, madrasah pertama bagi anak, menekan ego serendah-rendahnya, menjaga harta, harkat martabat dan harga diri keluarga
Laki-laki: menafkahi dengan ikhlas sesuai kemampuan mereka
The bar is hell