If people see like us someone drowning, people usually go get the life perserver, but they never jump into the water to save ourself.
If people see us naked crying, people will give us some clothes and listen to our story. But never strip down theirself
Salah satu bencana terbesar di sejarah Rusia modern adalah privatisasi post-Soviet oleh Yeltsin (presiden joget gemoy).
BUMN, aset, bahkan alutsista dilelang dan dijual bebas.
Siapa yang beli? Pemodal Barat? Bank? Soros? Bukan. Yang "beli" adalah literal preman mafia gangster.
Literal mafia gangster yang sebelumnya kerjanya jualan narkoba, penadah curanmor, pungli truk dan pelabuhan, dll datang bawa preman bersenjata, masuk ke kantor pemerintah yang lagi melelang aset-aset Soviet.
Pada zaman itu orang-orang pebisnis secara misterius sering bundir terjun dari jendela atau menembak diri sendiri tiga kali di belakang kepala.
Karena aset-aset negaranya dibeli (dirampok) dengan harga sangat gila murah bahkan gratis, akhirnya negaranya ga dapet uang dari penjualan aset itu, lalu bangkrut.
Setidaknya kalau jual BUMN dan SDA ke Rothschild dan Soros, negara masih dapet uang cash. Lah ini aja nggak dapet jir. BUMN nya beneran diambil terus ilang.
"Oligarki" itu ini. Mereka bukan kapitalis biasa. Tapi kapitalis yang pegang bedil, di atas hukum, menculik orang, membunuh orang, dan melempar orangnya ke kandang buaya.
Kekayaan mereka bukan dari bikin perusahaan atau produk, bahkan bukan dari permainan finansial, melainkan murni dari merampok dan mencuri.
Akibatnya yang lebih luas adalah terciptanya sebuah sistem Negara Preman yang kaffah. Rusia jadi markas kriminalitas internasional raksasa yang isinya preman, maling, mucikari, bandar narkoba, gangster, bandit, begal, penyamun, dan mafia.
Mafia-mafia oligarki kriminal ini merekrut besar-besaran dari populasi Rusia yang menjadi pengangguran, miskin, tunawisma, ketagihan narkoba, dan alkoholik selama krisis ekonomi pelik zaman Yeltsin.
Zaman 1991-2000 itu bener-bener jadi trauma parah bagi bangsa Rusia.
Index with out HSC is good.
Tapi HSC juga wajib di push buat benerin.
apa point jadi perusahaan “Tbk”
kalo 99% sahamnya dikendaliin mereka jg.
saranku HSC wajib penuhin real free-float 15%, dgn 10%nya local individual.
kalo gk bisa penuhin permudah delisting aja.. @IDX_BEI
Bloomberg Economics memperkirakan BI Rate naik ke 6% Rabu ini.
Yang bikin BI ga punya banyak pilihan: defisit current account Q2 yang 4x lebih besar dari tahun lalu.
Current account Indonesia Q2 2026 defisit USD 12.5 bn, 3.3% GDP.
4x lebih besar dari Q2 tahun lalu.
Nominal defisit ini terbesar sejak data dicatat di 2004.
Salah 2 penyebabnya:
1. Oil. Brent +80% YTD, dan kita net oil importer. Defisit migas Jan–Aug naik 76% ke USD 21.3 bn.
2. Surplus nonmigas ikut menyempit. Impor nonmigas Jan–Aug naik 17%, sementara volume ekspor coal turun 9%. Kenaikan harga coal belum bisa dijadikan natural hedge.
Yang nutup lubangnya utang jangka pendek.
Sepanjang 2026 sampai awal Oktober, asing jual saham Rp84.2 tn, tapi masuk ke SRBI Rp178.6 tn.
SRBI itu kertas BI tenor maksimal 12 bulan, yieldnya sengaja dibikin menarik. Selama yieldnya menarik, aman.
Kalau uangnya pergi, bantalannya cadev USD 146.3 bn yang sudah turun USD 10.2 bn sejak awal tahun.
Artinya ruang BI buat turunin suku bunga jadi sempit. Yield SRBI harus tetap tinggi supaya uangnya ga pergi.
Dua angka yang perlu dipantau: kepemilikan asing di SRBI dan cadev tiap bulan.
Kalau dua2nya turun bareng, bantalannya mulai tipis.
no consistency, no certainty. you can’t keep changing the rules and expect people to trust the process.
sekelas BEI bikin regulasi beritanya keluar dini hari (di luar jam kerja) langsung applied di hari yang sama.
adios emerging market👋🏻
Lu pada kalo next presscon masih ngomong:
1. Ekonomi kita kuat
2. Fundamental kita solid
3. Valuasi saham kita murah
Mending resign aja. Show us your work and just do something right for this one time
🤣🤣🤣🤣🤣
Nyicil dikit dikit aja
Semoga masih lanjut turun 30% lagi...
Dmas 100
Bbri 1500
Adro 900
Pgeo 500
Bbca 2500
Bmri 2000
Kalau berhasil beli harga segitu gw bertobat nyaham, kerja yang benar
Dan hold 10 tahun menunggu saham nya gratis kayak DMAS dan PTBA
Loe pada gak bisa baca? Atau gak ngerti apa yang baru dikeluarin MSCI kurang lebih 72 jam yang lalu?
Concern utama di COORDINATED TRADING, tapi loe pada sendiri yang koordinasi biar ARB 7% doang
BLOK