Inilah knp klo dipatok ular, JANGAN DIIKET KENCENG2!
Tlg baca utas sampe abis! Penting!
Bisa ular tuh pd tahap awal nyebarnya gk lewat pembuluh darah, tp kelenjar getah bening.
Maka, prinsip pertolongan pertamanya mirip patah tulang → IMOBILISASI!
Otot daerah gigitan diupayakan tdk ada kontraksi apapun krn gerak dikit, venom bisa nyebar guys!
Ngiket kenceng2 begini (torniket) malah berisiko memperparah cedera jaringan. Aliran darah bisa kehambat, jaringan ga dapet cukup oksigen & nutrisi, lama2 bisa matiiii
BREAKING NEWS
prabowo baru saja membentuk universitas republik indonesia :
- nantikan ada ada sd,smp,sma repbulik juga
- akan ter intergrasi semua
- lokasinya di Bogor bekas lahan perkebunan sawit PTPN
- URI tengah melatih dan membina 399 orang pegawai baru dari BUMN
- singkat URI ini akan jadi kandidat bos bos BUMN
- akan ada 10 kampus URI
- beda dengan ptn dan pts biasa
- sementara di pimpin bekas TNI
Kalau nanti tarif listrik sampai naik, jangan cuma marah ke PLN. Salah satu yang harus ikut disalahkan adalah MBG.
Kok bisa?
Mari saya jelaskan.
Masalah listrik hari ini salah satunya berawal dari pasokan batu bara ke PLN yang tidak lancar. Padahal batu bara itu bahan bakar utama banyak pembangkit listrik kita.
Kenapa bisa terjadi?
Karena ada yang namanya DMO (Domestic Market Obligation)
Sederhananya, perusahaan batu bara diwajibkan menjual sebagian produksinya untuk kebutuhan dalam negeri, termasuk ke PLN.
Masalahnya, harga batu bara untuk PLN dipatok lebih rendah dibanding harga pasar ekspor.
Jadi secara bisnis, pengusaha batu bara lebih "tergoda" menjual ke luar negeri karena marginnya lebih besar.
Kalau pemerintah mau bikin pasokan PLN aman, harga batu bara DMO harus dibuat lebih kompetitif.
Tapi konsekuensinya biaya produksi listrik PLN naik.
Nah, dari sini pilihannya cuma dua:
tarif listrik dinaikkan, atau subsidi/kompensasi listrik ditambah.
Saat ini, subsidi listrik sekitar Rp90–100 triliun per tahun.
Jika ditambah kompensasi untuk menahan tarif, beban listrik di APBN bisa tembus Rp245,58 triliun.
Masalahnya, ruang fiskal negara sudah keburu disedot program jumbo seperti MBG.
Jadi ketika subsidi listrik butuh tambahan, pemerintah akan bilang APBN terbatas.
Ujung-ujungnya?
rakyat lagi yang diminta untuk mengerti:
bayar listrik lebih mahal,
atau terima pemadaman bergilir.
Dan semua ini tidak akan terjadi kalau ratusan triliun APBN tidak dikunci untuk MBG.
Kita bantu viralin, biar cepet ketangkep pelakunya guys...
Sebuah mobil diesel menabrak gerobak sayur di Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur, Setelah kejadian, kendaraan tersebut langsung melarikan diri, 02/05/2026
@Fadhiil5112 JUSTRU YG NGEREM ITU ELU PADA YG MAU NYEBRANG REL!!! Minimal tenangin diri lo semua buat ngerem dan nengok kanan kiriiii!!! Sebel bgt ngomong sama bedug emang susah bolott
Kita udah ngebahas anggaran yang dihabiskan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) untuk pengadaan motor listrik, Galaxy tab, sampe kaos kaki yang harganya Rp. 100 ribu sepasang...
Ternyata masih ada anggaran luar biasa besar lain yang dihabiskan oleh BGN, yaitu anggaran untuk pembayaran event organizer (EO) yang mencapai Rp. 113,9 miliar...
Rp113,9 miliar anggaran publik digelontorkan oleh Badan Gizi Nasional (BGN) untuk membayar jasa Event Organizer (EO)... data PBJP mencatat 31 paket pekerjaan dengan total kontrak mencapai Rp113.916.541.381, tersebar ke 16 perusahaan...
Di tengah wacana efisiensi dan prioritas belanja publik, angka ini menimbulkan pertanyaan: seberapa urgen pengeluaran ratusan miliar untuk kegiatan seremonial dibanding kebutuhan langsung masyarakat...?
Perusahaan dengan nilai kontrak terbesar antara lain Maria Utara Jaya (Rp18,47 miliar), Anugrah Duta Promosindo (Rp17,42 miliar), dan Falah Eka Cahya (Rp16,59 miliar)... kalo diakumulasi, tiga vendor teratas aja udah menyerap lebih dari Rp52 miliar, hampir setengah dari total anggaran EO...
Publik berhak mempertanyakan indikator output dari belanja sebesar ini: apakah kegiatan yang diselenggarakan benar-benar berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas gizi masyarakat, atau sekadar memenuhi kebutuhan administratif dan seremoni kelembagaan...?
Transparansi dan akuntabilitas menjadi krusial, sebab setiap rupiah anggaran negara sejatinya bersumber dari pajak rakyat—yang semestinya kembali dalam bentuk program yang terasa, bukan sekadar acara yang terlihat...
Sumber : perspektiv.idn
Guys, update terbaru dari drama motor listrik BGN dan jawaban resminya justru bikin lebih banyak pertanyaan dari sebelumnya.
Kepala BGN Dadan Hindayana akhirnya bicara langsung ke Menkeu Purbaya.
Dan jawabannya cuma dua kata:
Sudah terlanjur.
Sekali lagi
Sudah terlanjut
Tunggu dulu.
Kita recap dulu dari awal.
BGN beli 21.801 unit motor listrik merek Emmo untuk program MBG. Tanpa laporan ke DPR.
Menkeu Purbaya sudah blokir anggaran ini di 2025.
Komisi IX DPR bilang tidak pernah dikonsultasi dan kalau dikonsultasi pasti ditolak.
Kantor distributor motornya bahkan belum selesai dibangun.
Dan sekarang penjelasan resminya adalah:
Itu anggaran tahun lalu.
Sudah terlanjur keluar.
Mari kita bedah satu per satu.
Pertama anggaran tahun lalu.
Purbaya sendiri mengakui dia sudah blokir pengadaan motor ini di tahun 2025.
Artinya secara resmi anggaran itu harusnya tidak bisa keluar.
Tapi ternyata keluar juga.
Sebagian.
Kalau anggaran sudah diblokir bagaimana bisa terlanjur keluar?
Siapa yang otorisasi pengeluarannya?
Mekanisme kontrolnya di mana?
Kedua sudah terlanjur
Ini bukan jawaban dari institusi negara yang mengelola uang rakyat senilai triliunan rupiah.
Ini jawaban orang yang lupa matiin kompor sebelum pergi.
Sudah terlanjur bukan penjelasan tata kelola.
Itu pengakuan bahwa ada proses yang berjalan tanpa kontrol yang memadai.
Ketiga merek Emmo.
Motor listrik yang dibeli adalah merek Emmo yang desain industrinya baru didaftarkan di 2025.
Merek baru.
Pengalaman di lapangan belum terbukti. Dan ini dipilih untuk program nasional skala 21.000 unit lebih.
Proses seleksinya seperti apa?
Siapa yang evaluasi kesiapan teknisnya?
Kenapa merek baru yang belum teruji?
Keempat motornya masih di gudang.
21.801 unit motor listrik.
Sudah dibeli.
Sudah dibayar atau dalam proses pembayaran.
Tapi semuanya masih parkir di gudang distributor menunggu proses administrasi BMN.
Artinya uang sudah keluar.
Motor sudah ada.
Tapi belum dipakai.
Dan program MBG berjalan tanpa motor-motor itu selama ini.
Lalu untuk apa beli sekarang kalau belum bisa dipakai?
Dan ini yang paling gue garisbawahi:
Narasi resmi sekarang adalah: Jumlah 70.000 unit itu tidak benar.
Realisasinya cuma 21.801 unit.
Oke. Tapi "cuma" 21.801 unit itu bukan angka kecil.
Itu ribuan unit motor dari merek baru yang dibeli tanpa persetujuan DPR, setelah Kemenkeu blokir, dengan distributor yang kantornya belum selesai dibangun.
Dan penjelasan resminya adalah sudah terlanjur.
DPR memanggil BGN hari Senin 13 April.
Dan gue harap Komisi IX tidak puas dengan jawaban sudah terlanjur di depan mereka.
Yang perlu dijawab dengan konkret:
siapa yang otorisasi pengeluaran anggaran yang sudah diblokir Kemenkeu?
Bagaimana proses seleksi merek Emmo dilakukan?
Berapa total nilai pengadaan ini?
Dan siapa yang bertanggung jawab kalau motor ini ternyata tidak bisa beroperasi dengan baik di lapangan?
Sumber: Tribun News
Total ada : 21.801 unit
Harga : 56,8 Juta
Total : 1,238 Triliun Rupiah
Kita ambil asumsi rata-rata gaji guru (gabungan honorer dan ASN) di angka Rp4.000.000 per bulan.
Angka 1,238 Triliun itu setara dengan:
- Membayar gaji 309 ribu guru selama satu bulan.
- Atau membiayai 860 guru dari mulai mereka pertama mengajar sampai pensiun (30 tahun).
- Skala Nasional: Di Indonesia, total ada sekitar 149.000 SD. Jadi, uang itu bisa menggaji 20% (seperlima) dari seluruh guru SD di Indonesia secara bersamaan dalam satu bulan.
- Skala Kota: Satu kota besar (seperti Jakarta atau Surabaya) biasanya memiliki sekitar 1.000 hingga 2.000 sekolah. Artinya, uang tersebut bisa menggaji seluruh guru di 15 sampai 20 kota besar sekaligus.
- Barisan Sekolah: Jika 30.957 gedung sekolah SD tersebut dijejerkan berdampingan, barisannya bisa memanjang sekitar 900 kilometer, atau hampir sepanjang Pulau Jawa (dari Jakarta sampai Surabaya).
Uang ada emang udah ada dari dulu
tapi emang guru itu dipandang sebelah mata
pendidikan itu kagak cuan soalnya
susah di tilep walaupun udah bnayka yang di tilep
Guys, Ahok baru blak-blakan soal kasus korupsi Pertamina yang dulu rame dan yang dia bilang bikin gue merinding.
Bukan lebay.
Tapi karena ini orang yang empat tahun duduk di dalam lihat langsung, catat semua, dan sekarang siap buka semuanya.
Ada tangan berkuasa yang ikut main.
Itu kalimat Ahok yang paling nancep dari semua yang dia bilang.
Bukan cuma soal Rifa Siahan atau Petral Niaga.
Bukan cuma soal pengoplosan BBM.
Ini lebih dalam dan lebih luas dari itu.
Ahok bukan Dirut.
Tapi dia lakukan lebih dari yang banyak Dirut lakukan.
Ini yang perlu dipahami dulu.
Sebagai Komisaris Utama, Ahok nggak bisa mecat direksi langsung.
Tapi dia bisa mengawasi, menegur, mencatat, dan mengancam lapor.
Dan itu persis yang dia lakukan setiap hari, selama empat tahun.
Semua rapat direkam.
Semua notulen disimpan. Setiap kali direksi ngeyel, Ahok maki langsung di rapat.
Termasuk ke Rifa Dirut Petral Niaga yang sekarang jadi tersangka.
Kalau jaksa mau panggil saya, saya senang banget. Semua rekaman, semua notulen, saya kasih semuanya.
Apa yang sebenernya terjadi di Pertamina?
Ahok kasih gambaran yang cukup detail.
Satu ada pengadaan aditif BBM yang mencurigakan. Tender dipisah antara transport dan aditif dengan cara yang nggak masuk akal.
Ada satu Dirut Petral Niaga sebelumnya yang dipecat diduga karena nggak mau tanda tangani pengadaan aditif ini.
Dan ada isu oknum BPK yang ikut terlibat sebagai backing.
Dua ada pengkondisian supaya impor minyak terus tinggi.
Caranya?
Klaim bahwa minyak produksi kilang dalam negeri nggak efisien, nggak ekonomis, nggak sesuai spek. Sehingga harus impor.
Terus.
Tiap tahun.
Tiga ada yang tarik cash dalam jumlah miliaran tanpa alasan yang jelas.
Kalau kamu pengusaha normal, ngapain tarik cash puluhan miliar?
Pasti buat bagi-bagi.
Dan ini yang paling bikin gue syok.
Ahok bilang dari sekitar 800.000 barel minyak mentah yang diimpor ada isu komisi 2 sampai 4 dolar per barel yang dibagi-bagi ke pihak-pihak tertentu.
Kalau hitungannya 2 dolar per barel saja dikali 800.000 barel itu 1,6 juta dolar per hari.
Tiap hari.
Setiap pengiriman.
Dan ini diduga sudah berjalan bertahun-tahun.
Kenapa Ahok nggak bisa berbuat lebih?
Ini yang jadi frustrasi terbesarnya.
Sebagai Komut, dia nggak punya wewenang untuk pecat direksi. Yang bisa pecat adalah Dirut Holding yang di atasnya lagi ada Menteri BUMN.
Jadi Ahok bisa maki, bisa ancam, bisa catat — tapi kalau direksi udah merasa Ahok nggak akan bisa pecat mereka, mereka ngeyel.
Dan itu persis yang terjadi begitu akses Ahok ke presiden mulai terputus.
Begitu 7-8 bulan presiden tidak terima saya, direksi mulai berani melawan.
Mereka tahu saya nggak bisa gantikan mereka.
Solusi yang Ahok dorong dari dulu dan masih belum dijalankan:
E-Katalog LKPP untuk pengadaan BBM dan minyak mentah.
Simpelnya semua pengadaan minyak masuk ke sistem katalog elektronik pemerintah yang transparan.
Harga ICP sudah ada, ditetapkan Menteri ESDM tiap bulan.
Siapa yang bisa suplai dengan harga nggak melebihi itu silakan masuk.
Nggak ada lagi tender yang bisa dimanipulasi.
Nggak ada lagi aditif dengan spek aneh.
Nggak ada lagi alasan impor karena minyak dalam negeri "nggak memenuhi spek.
Kalau pemerintah sekarang nggak mau terapkan e-katalog di LKPP untuk pengadaan migas saya berani jamin ini cuma ganti pemain.
Pemain baru makan uang yang sama.
Dan kalimat terakhir yang bikin gue diem:
Kalau rezim betul-betul mau bereskan negeri ini dari korupsi di Migas dan Pertamina saya berani jamin, dengan data yang saya punya, saya akan penjarakan kalian semua.
Njir semua berarti isi pertamina busuk semua ?
Dia bilang itu ke direksi-direksi yang dulu ngeyel.
Di dalam rapat.
Dan sekarang dia ulang di depan publik.
Ahok bukan orang yang nggak punya data. Dia punya rekaman.
Punya notulen.
Punya catatan empat tahun yang rapi.
Pertanyaannya tinggal satu apakah ada yang cukup berani untuk beneran buka semuanya sampai ke akarnya?
Atau ini cuma ganti pemain dengan naga baru yang main dengan cara yang sama?
All artis yg main sinetron mungkin banyak yg nyadar juga, kalo makin panjang episode makin gk karuan juga ceritanya 😅 tapi emg blm banyak yg berani speak up kayak amanda manopo gini. ☺
Ayah korban beberkan kronologi lengkap anaknya tewas dianiaya Brimob :"Pelaku Brimob sempat mengelak atas perbuatannya"
Inimah masuk pembunuhan berencana! @DivHumas_Polri kalian klo gak ngebunuh orang, gatel kah tangan kalian? 🤔
🩷 up berita ini dong guys sakit hati banget kucingnya sampe jerit” tp tetep disiksa mulu ga berenti” 😭 semoga para bokem musnah dari bumi ini ya Allah 😭😭