Ketua BEM UI Yatalathof Ma'shum Imawan mengungkapkan Bundaran HI dipilih karena mahasiswa tak lagi percaya dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) maupun pemerintah.
Demo di Bundaran HI ini unik, karena biasanya demo ke lembaga pemerintahan tertentu
Tapi bundaran HI itu sumber traffic: masyarakt dan sosial media
peluang media ngeliput naik
peluang sosmed divideoin orang juga naik
orang aware-> tujuan demo terpenuhi dengan cara baru
For those who want a bit more context: a massive student and worker protest is unfolding in Indonesia’s capital in response to the Prabowo government’s decision to raise fuel prices, alongside other policies that many Indonesians are calling corrupt because they deepen the burden on working-class Indonesians already struggling with rising living costs and a weakening rupiah.
What’s fueling the anger even further is the broader feeling that economic pressure is being pushed downward onto ordinary people while major policy decisions continue to favour politicians and the ultra wealthy.
Just last year, Indonesians protested over the same kind of government corruption, which led to a crackdown on its own civilians using military force in cities like Jakarta and Bandung, resulting in multiple deaths and injuries, including those of students.
This situation, however, embarrassed the Probowo government, as people from all over the world began paying attention and massed mobilised to send food, medical/legal aid and financial donations via apps like Grab and Ojek (the region’s equivalent of Uber) the movement received particularly strong support from people across Asia, especially Southeast and East Asia, while also drawing contributions from around the world. This is why Indonesians are asking the world pay attention to their country again.
"Kami memaksa masuk karena ini adalah hak kami untuk bersuara, hak kami untuk berpendapat, itu diatur dalam Undang-Undang Dasar," kata Koordinator lapangan aksi demo mahasiswa di Bundaran HI, Albani Ilmi pada Jumat (12/06).
HIDUP MAHASISWA
HIDUP RAKYAT
Beberapa tuntutan aksi:
1. Setop pemborosan APBN
2. Turunkan harga kebutuhan pokok dan BBM
3. Hentikan program MBG dan pembangunan KopDes
4. Hentikan militerisme di ranah sipil
5. Prabowo berhenti mengelak dan mengakui kesalahannya
SAMPAI MENANG ✊🏻
tuhan melindungi setiap langkah mereka yang turun ke jalan hari ini. terima kasih sudah memperjuangkan kepentingan semua orang. doa baik selalu. ✊🇮🇩 tinju ke atas.
perwakilan mahasiswa UI:
"kami ini mahasiswa, tidak membawa senjata. jgn anggapi kami musuh, jgn hadapi kami dgn senjata"
"kami tidak ditunggangi, niat kami tulus untuk bangsa Indonesia"
terharu bgt. semoga dalam lindungan Tuhan buat teman-teman yg turun ke jalan 🥹
Stop wak......✋️✋️✋️
Yang di pulau Jawa wajib tahu, kenapa di Jawa mati lampu, alasan sebenarnya bukan karna pemeliharaan tapi karna skandal. Silahkan di baca
Ini sudah keterlaluan si pln kalo bener
@pedas__manis Jadi intinya: ekspor batubara & nikel dijaga biar harganya tinggi, pajak royalti masuk, tapi rakyat mati lampu. Ini kayak lo jual seluruh beras ke luar negeri biar untung, terus nyuruh anak sendiri puasa.
Buat yang belum tau..
Saat ini ada krisis pasokan listrik PLN akibat stok batubara tidak cukup.
Menteri ESDM memangkas kuota batubara karena dipicu seretnya pasokan batubara DMO (Domestic Market Obligation) ke PLTU JaMaLi (Jawa Madura Bali).
Alhasil terjadi defisit daya 1.500 MW dan pemadaman bergilir di kota-kota besar.
Jadi buat menjaga agar harga batu bara dan nikel tinggi sehingga dapat pajak royaltinya besar, maka kuota produksi batu bara dipotong jauh
Contohnya Sinar Mas punya kuota produksi 55 juta ton tahun 2025. Tapi 2026 ini hanya disetujui 11 juta ton aja.
Dan dari 11 juta ton itu, 30% itu untuk lokal (ke PLTU, pabrik dan smelter di dalam negeri). Sisanya baru boleh ekspor.
Diperkirakan ini akan terjadi hingga September.
Jadi, siap2 aja kalo beberapa bulan kedepan bakal sering ada pemadaman listrik.
Tidak banyak yg tahu fakta ini... Berapa lama Bapak Pendidikan Indonesia, Ki Hadjar Dewantara, menjabat sebagai Menteri Pendidikan (saat itu Menteri Pengadjaran)?