SPONSORED: The Gcore 5G eSIM cloud platform helps businesses meet their connectivity and low latency needs as they expand and innovate, while avoiding costly infrastructure investments. @gcore_official
Yaaaa gimana yaaa
Korban yang merasa tertipu penjualan tiket konser Coldplay via media sosial (medsos) telah membuat laporan ke Bareskrim Polri. Mereka berharap pihak kepolisian dapat menindaklanjuti laporannya.
Kuasa hukum para korban, Muhammad Zainul Arifin, mengaku pihaknya berharap uang kerugian kliennya dapat kembali. Kalaupun tidak, kata dia, para korban bisa mendapat tiket nonton konser Coldplay sesuai haknya.
"Dia (para korban) sebetulnya ingin menginginkan konser itu, kalau memang promotornya bertanggung jawab kemudian dia mau mengakomodir para korban berharap kan korban bisa mendapatkan tiket gratis," ucap Zainul kepada wartawan di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (23/5/2023).
"Kalaupun tidak itu bisa memberi diskon 50% dari harga tiket nah kalau kedua-duanya tidak ada, maka bagi kami selaku kuasa hukum bagaimana caranya uang korban dapat dikembalikan," lanjutnya.
Selain membuat laporan polisi, Zainul mengatakan pihaknya akan menyambangi kantor Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) untuk meminta perlindungan serta hak restitusi terhadap para korban.
"Salah satunya adalah upaya ke Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) karena ada pasal TPPU terkait dengan Pasal 3, Pasal 5, dan Pasal 10 yang itu memungkinkan seseorang dikatakan korban uangnya bisa dikembalikan melalui permohonan resitusi ganti rugi," ucapnya.
Dia berharap pihak promotor dapat melakukan klarifikasi kepada penyidik. Menurutnya, perkara seperti itu dapat dihindarkan, jika proses penjualan tiketnya benar.
"Karena kita berharap begini, ini kan akhir ya, bukan di hilir saja tapi di hulunya harus diproses, tidak bisa dibiarkan begini saja. Pasti ada korban-korban yang lain. Artinya harus diselesaikan dari hulu ke hilir," ucapnya.
Artikel: @detikcom
Seorang pelajar di Medan terseret aspal saat HP-nya dirampas seorang pria kenalannya di media sosial. Pelaku sempat diamuk massa kini ditangkap polisi.
Via: @detiksumut_ https://t.co/nNojJMACj9
Ditegor brisik maen gitar depan rumah orang malem malem, terus nendang pager yg punya rumah, ditanya maksudnya apa malah mgegas โgua pribumiโ wkwk gigi lo kendor, dikata yang punya rumah orang uzbeskistan. Lagu lu bang