Udah jelas ditemukan emas 74kg dan ratusan milyar dalam bentuk dollar, status udah tersangka, eh bukannya ditangani KPK, malah dilimpahin ke kejaksaan. Sekarang pas dilimpahin ke kejaksaan, turun statusnya jadi saksi. Mantep memang negara hukum 😆
farel prayoga pernah curhat uang hasil kerjanya disikat keluarga tanpa izin:
- honor manggung farel awalnya 100% diserahkan ke orang tua
- saldo atm-nya pernah cuma tersisa rp56 ribu,
- padahal harusnya ratusan juta
- terungkap uang itu dipakai beli kuda untuk kakaknya
- ayahnya (joko suyoto) sempat ditangkap polisi jadi tersangka jud1 0nline
Bawahan disuruh efisiensi tapi menteri PU kelakuannya melebihi firaun ini kemana-mana naik privat jet.
Bayangin biayanya sekali terbang privat jet sudah bisa digunakan untuk memperbaiki jembatan dan jalan di aceh atau ditempat lainya yang membutuhkan.
“Kebiasaan” fraud dan korupsi itu ga cuma di kalangan “pejabat” tapi bisa juga di sekitar kita.
Dari mulai belajar nilep uang spp, uang saku, nilep nota di kasir, parkir ilegal, tiket pungli di tempat wisata.
Masalahnya udah mengakar.
BREAKING NEWS
ICW menyoroti pembelian 80.000 unit mobil pickup kopdes dengan selisih harga mencapai Rp 7,6 Triliun
Harga mobil mahindra dari india Rp 163 juta namun PT Agrinas membeli Rp 255 juta setelah melalui perantara
DAY 1 MBG di sekolah.
Siswa gak mau ambil. Akhirnya dibuang semua. Seperti biasa.
Kemarin ada rencana mengalihkan MBG hanya ke sekolah 3T, tapi karena “investor” dapur SPPG protes termasuk SPPG-nya Polri dan TNI ya gak mungkin terlaksana.
Sudah terlalu banyak yang nyemplung sehingga banyak yang merasa dirugikan jika dihentikan.
Meskipun mereka sudah untung banyak.
APBN yang tekor. Yasalam
pengalaman Pramono Anung jadi Gubernur DKI Jakarta:
- awalnya tidak pernah pikirkan jadi gubernur,
- survei awal cuma 0,1%
- menang telak 1 putaran, raih 62-68% suara
- strategi kampanye: tidak pernah serang lawan, fokus ke kantong suara, turun 12-14 titik/hari
- 3 prinsip di balai kota: on time, tidak membeda-bedakan pendukung, tidak bawa orang luar
- gaya kerja teknokratik: selesaikan proyek mangkrak (jis-krl-ancol, monorel, rs sumber waras)
- tolak gimik media sosial (pov, a day in my life),
- cuma tampilkan hasil kerja nyata
- Jakarta enggak akan maju kalau enggak disupport pemerintah pusat
Seorang YouTuber Korea bernama Sohun membongkar dugaan praktik curang di sejumlah restoran Jepang 🇯🇵
Saat makan sushi bersama pacarnya, mereka langsung diberikan menu berbahasa Inggris. Sohun kemudian meminta menu berbahasa Jepang, dan pelayan terlihat ragu sebelum akhirnya memberikannya sambil bertanya apakah mereka bisa berbahasa Jepang.
Setelah dibandingkan, ternyata harga di kedua menu sangat berbeda. Menu berbahasa Jepang jauh lebih murah, bahkan ada yang harganya hanya setengah dari menu bahasa Inggris.
Menurut Sohun, beberapa restoran menggunakan dua jenis menu: Menu A untuk warga lokal dan Menu B untuk turis asing.Ia menganggap praktik ini merugikan wisatawan yang tidak mengetahui harga sebenarnya.
Sohun juga mengatakan bahwa praktik seperti ini mulai ditemukan di kota-kota besar seperti Tokyo, Osaka, dan Kyoto, bahkan hingga kota-kota yang lebih kecil.Begitu restoran mengetahui kamu bukan penutur bahasa Jepang, mereka akan memberikan Menu B dengan harga yang lebih mahal.
Disclaimer:
Kasus ini berdasarkan pengalaman dan klaim yang dibagikan oleh Sohun, dan tidak berarti semua restoran di Jepang melakukan praktik yang sama.
Singkat aja isi caption di akun sekretariat.kabinet 👇
Dalam kesempatan tersebut, Seskab Teddy berbagi pengalaman tentang kepemimpinan, integritas, disiplin, dan semangat kebersamaan sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.