Berhubungan dengan "pause is power", aku jadi inget, dulu Steve Jobs pernah diem 18 detik pas ditanya audiens yang provoke dia.
Dia ga langsung jawab. Diem dulu, mikir, baru bicara.
Ini yang sering ga disadari mahasiswa pas presentasi. Begitu dapet pertanyaan dari dosen yang bikin deg-degan, refleksnya langsung jawab spontan biar keliatan cepet tanggap.
Padahal itu yang bikin jawaban jadi berantakan dan ga nyambung.
Sering bgt kan pas persentasi? 😂
Major cheat code for life: Learn to delay your reaction. Anger, fear, and impulse will try to make you move fast. There's power in pausing. In the pause, you see clearly, you respond wisely, and you avoid decisions you’ll regret. Slow down to speed up.
cara mengembalikan SPARK dalam diri‼️
- keluar dari rutinitas yg itu2 aja
- coba hobi baru atau mulai lagi hobi lama
- lakukan hal yg bikin kamu excited tanpa mikirin produktif atau enggak
- ketemu orang yg bikin nyaman jadi diri sendiri
- kurangi doom scrolling
- pergi ke tempat baru, walaupun cuma ke cafe
- nostalgia dikit dgn lagu, film, game, atau makanan masa kecil
- kasih diri sendiri waktu buat just have fun
- jangan paksa diri untuk selalu produktif
- coba sesuatu yg dulu pernah kamu pengen lakukan tapi gak kesampaian
spark itu gak selalu hilang. kadang kita cuma terlalu lama hidup dlm rutinitas sampai lupa rasanya excited sama sesuatu😌
so, start small. do more things that make you feel like YOU again🙌
kita gak bisa kendaliin apa yang orang lain lakuin, mau kita sebaik apapun juga masih bakal ada orang yang nyebelin. so, lanjutin jadi diri sendiri. jangan sampe pemikiran kaya gini stopping you to be a good person, you just have to learn and accept it.
nanti gamau kenal dari online, game, date apps.
aku mw nya ketmu pasangan dngn organik dan real biar ada rasa "menemukan" bukan "memilih" kaya ketemu di perpustakaan, di museum, di cafe, toko buku dll. akan aku kembalikan old romance.
akuu deketnya sangat organik di KKN HEHEHEHEH
awalnya PURE nganggep temen (walopun blio dr awal notice ak attractive tp emg dia gaada niat pdkt selama kuliah). eh ga sengaja kedapetan cuci piring brg, sisa berdua di rmh, lanjut ngobrol smpe 6 JAM TANPA DISTRAKSI, diem” suka deh
Kata psikologi (anjay) ini valid wkwk
No I’m serious. Atribut sosial kita tuh BANYAK banget. Role kita tuh BANYAK banget.
Do some hobbies, stan idols, draw something, exercise, start learning to cook, anything that doesnt define you in a singular sense.
Abis baca (lupa dimana) kalo terlalu mengaitkan value diri sama hal konkrit (kayak hobi, pekerjaan, peran) itu membuat sense of self jadi lemah.
Dianjurkan untuk mengaitkan personality sama value yang lebih abstrak dan kuat (kayak integritas, keterbukaan, kejujuran).
Do’anya cantik banget :
“Ya Allah, aku berlindung kepadamu dari ketidakpastian masa depan, dari keputusan yang keliru, dari perihnya kenyataan, dari pahitnya kekecewaan, dari hati yang berbolak balik, dari penghianatan manusia dan cinta yang salah.”
ini lah kenapa di umur 20an banyak banget yang mulai hobi baru. jadi rajin nyobain banyak cabor, ikut marathon, daftar kelas yoga/pilates, nyobain free diving, ikut community, kelas masak, pottery dll. karena kalo waktu dihabisin buat kerja doang, our soul will become soulless.
alias there's no spark left in our lives. semakin tua juga semakin banyak 'curiousity' buat nyoba new different things. maybe karena we feel like we're running out of time kali ya if we don't live our life to the fullest.