Temen gue cowok. Sebut aja Rama.
Dia ngerokok udah dari SMA. Bukan perokok berat tapi konsisten. Sebungkus bisa 3-4 hari. Kelihatannya kecil, tapi kalau dihitung sebulan? Lumayan juga.
Terus dia punya pacar. Dan pacarnya ini tipe yang natural banget paling pol makeupnya bedak sama lip balm. Nggak pernah minta apa-apa, nggak pernah nuntut dibeliin ini itu.
Justru itu yang bikin Rama kesambet.
Suatu hari dia ngitung-ngitung sendiri.
Uang rokok sebulan sekitar 150 sampai 200 ribu. Kecil memang. Tapi dikali 12 bulan? Hampir 2 juta lebih. Habis begitu aja. Dibakar. Literally dibakar.
Dan dia mikir "Duit segitu bisa buat beliin cewe gue skincare yang dia sendiri nggak pernah minta."
Bukan karena disuruh. Bukan karena ada perjanjian apapun.
Rama mutusin sendiri buat berenti ngerokok. Pelan-pelan. Mulai ngurangin sebatang demi sebatang. Dan uang yang biasanya kepake buat rokok dia simpen.
Sebulan pertama berat. Tangannya sering nggak ada kerjaan. Mulutnya pengen ngisep sesuatu. Tapi setiap kali pengen nyerah, dia inget ngapain dia lakuin ini.
Tiga bulan kemudian dia beliin cewenya skincare pertama.
Bukan yang mahal-mahal. Tapi dipilihin sendiri, riset sendiri, tanya-tanya sendiri mana yang cocok buat jenis kulit cewenya.
Cewenya nangis waktu nerima. Bukan karena barangnya. Tapi karena tau dari mana uangnya.
Dan ini yang bikin gue respect sama Rama
Dia nggak jadiin ini bahan drama. Nggak posting di mana-mana. Nggak minta pujian.
Dia cuma bilang ke gue waktu gue tanya kenapa tiba-tiba berenti ngerokok
"Gue mau ngasih sesuatu yang lebih berguna dari asap."
Di tengah banyaknya cerita cowok yang ngitung-ngitung pengorbanan dan minta balasan Rama cuma diem dan lakuin.
Warga, mohon bantuannya yg paham masalah hukum.
Kasus ini menimpa temanku. Anak gadisnya usia 16 tahun dan berkebutuhan khusus, pake alat bantu dengar, dicab*li, diper**sa, direkam dan disebar videonya oleh teman main gamenya. Sudah lapor polisi, sudah sampai di tahap olah TKP, tapi pelaku blm ditangkap dan masih kerja seperti biasa. Itu kenapa prosesnya berbelit dan blm naik tersangka ya?
Apalagi ngeliat tampang pelakunya, jelek bgt. Gantengan monyet daripada dia. Pengen bgt lindesin lehernya di rel kereta api.
Mohon bantu jawab dg bahasa utk orang awam ini 🙏
Gw punya temen yang dulu perokok berat.
Bukan perokok santai.
Tapi tipe yang sebungkus sehari, campur kopi, dan merasa otaknya baru bisa jalan kalau sudah nyalain rokok pertama pagi-pagi.
Kerjaan dia memang tekanan tinggi.
Dan rokok jadi semacam ritual wajib sebelum meeting, sesudah meeting, waktu macet, waktu stress, waktu santai.
Basically kapan saja.
Dia nikah masih ngerokok.
Istrinya tahu dari awal dan terima.
Sampai anaknya lahir.
Anaknya masih bayi.
Dan ternyata sensitif banget sama asap rokok.
Baju bapaknya pulang kerja yang cuma kecium baunya saja langsung bikin si bayi rewel dan sesak. Bukan sekali dua kali.
Tapi konsisten setiap kali.
Dan itu yang bikin dia berhenti.
Bukan karena kampanye kesehatan.
Bukan karena dokter.
Bukan karena istrinya minta.
Tapi karena dia lihat sendiri anaknya yang masih bayi itu tersiksa hanya dari bau bajunya.
Dia bilang waktu itu rasanya seperti ditampar pelan-pelan tapi tepat di muka.
Awal berhenti tentu saja susah.
Tangannya mau kemana.
Kepalanya pusing.
Kerjaannya yang penuh tekanan makin terasa berat tanpa rokok.
Tapi istrinya tidak tinggal diam.
Setiap dia pulang kerja istrinya ajak ngobrol.
Dengerin cerita kantor yang paling receh sekalipun. Dan karena tahu suaminya butuh pengalihan pikiran istrinya sampe belajar main Mobile Legend.
Supaya kalau suaminya pulang ada teman main.
Ada alasan untuk duduk bareng daripada keluar ngerokok.
Konyol kedengarannya.
Tapi itu yang berhasil.
Sekarang dia sudah berhenti total.
Dan katanya hal yang paling dia sesali bukan soal rokoknya.
Tapi soal betapa lama dia tidak sadar bahwa kebiasaan yang dia pikir cuma urusan dirinya sendiri ternyata diam-diam berdampak ke orang-orang yang paling dia sayangi.
Perubahan itu jarang datang dari kesadaran sendiri.
Kadang datang dari bayi yang belum bisa ngomong tapi tubuhnya lebih jujur dari semua alasan yang selama ini kita buat.
Gw baca list ini dan jujur reaksi pertama gw bukan kagum.
Tapi sedih.
Bukan karena listnya salah. Tapi karena hal hal yang ada di list itu — taat agama, gak selingkuh, bertanggung jawab, gak pemarah itu bukan kasta tertinggi.
Itu harusnya standar minimum.
Tapi kenyataannya di 2025 cowok yang gak selingkuh aja udah dibilang langka. Cowok yang gak main judi online aja udah dianggap istimewa. Cowok yang bisa ngontrol emosi aja udah masuk kategori susah dicari.
Dan itu yang sebenernya bikin miris.
Bukan perempuannya yang terlalu demanding. Tapi standarnya udah turun begitu jauh sampai hal hal basic itu terasa seperti pencapaian luar biasa.
Bayangin kalau list yang sama dibuat buat perempuan gak selingkuh, bertanggung jawab, gak pemarah, punya tujuan hidup.
Orang akan bilang ya iyalah, emang harusnya gitu.
Tapi kalau cowok yang punya kualitas itu dia masuk kasta tertinggi.
Kita gak lagi ngejar yang terbaik. Kita lagi bersyukur sama yang gak mengecewakan.
Dan itu kenyataan yang lebih perlu dibahas daripada list kastanya.
Sepatutnya laki2 emg wajib takut sama perut buncit sih.
Mumpung masih awal 30an, pls ‘kempesin’ itu perut dg konsisten defkal, angkat beban, jaga pola tidur.
Targetkan lingkar perut <90 cm.
Klo bisa, di bawah 85 cm akan lebih bagus.
Buncit buka tanda makmur, tp nabung penyakit
Stiker pada buah
Pernah lihat kan buah ada stiker dengan nomor tertentu?
Nah kita harus tahu arti dari kode tersebut karena menentukan bagaimana kita mengonsumsinya agar tetap aman dan sehat
1. Jika buah terdiri dari 4 digit (diawali angka 3 atau 4) maka buah tersebut telah disemprot dengan pesitisida, jadi kita harus cuci dulu sebelum mengonsumsinya
2. Jika buah terdiri dari 5 digit dan diawali angka 9 maka buah tersebut adalah buah organik (ini type yg terbaik untuk dikonsumsi)
3. Jika buah terdiri dari 5 digit dan diawali angka 8 maka buah tersebut telah dimodifikasi secara genetik.
Jadi sebelum konsumsi mohon diperhatikan ya agar tetap aman dan sehat...
Apa buah favorit kamu? 😀
Sahur tanpa karbo sama sekali, lalu diterapkan oleh orang yg kerjanya pas pagi-sore tuh outdoor, atau angkat2, wara-wiri, aktivitas fisik tinggi, panas2an, dsb, apa gak K.O. ??? 😭😭😭🙏🏻
Guys pls ga usah kemusuhan segitunya sama karbo, tubuhmu butuh.
Kurangi aja porsinya, tp jgn diilangin total.
Seberapa banyak?
Tergantung aktivitasmu nanti gmn pas pagi siang sore?
Klo butuh energi banyak, ya banyakin jg karbonya. Tp komposisi total hidangan harus tetep tinggi protein & serat yah.
Bukan berarti karbonya dibanyakin, protein dn seratnya diturunin, ya ga gitu.
Seimbangkan komposisi, sesuaikan porsi. Gitu ajah 🥰
@tirta_cipeng Dokter tirta, izin reply. Aku reply krn udah di langkah putus asa bgt. Aku gabisa dm. Dok, aku ngalamin kekerasan seksual yang dilakukan oleh tokoh sastrawan dan musisi Solo. Aku udh lapor uptd ppa malah disuruh bertaubat karena sudah zina. Tolong ini gimana udh pengen mati dok.
kenapa damkar mau ngerjain aduan2 non kebakaran, yg kadang2 "receh"?
dulu pas mintol ambilin sarang tawon 🐝, pernah nanya kyk gitu ke petugasnya.
jadi, damkar udah punya tim yg standby utk panggilan darurat, tapi juga menyediakan tim lain buat ngurusin aduan non darurat —diurutkan berdasarkan prioritas.
fungsi tim ini ada banyak:
- buat melatih skill & kesigapan petugas di lapangan, ngapalin medan jalan di wilayahnya, dll, yg gak akan bisa rutin terlatih kalo harus nunggu ada kebakaran dulu.
- untuk cek alat, jadi ga perlu heran kalau kadang terlihat lebay mereka keluarin alat-alatnya, itu sekalian untuk ngecek apakah alatnya masih oke atau nggak.
- untuk membiasakan masyarakat agar jangan sungkan langsung lapor, familiar dg cara lapornya, biar ga bingung kalo nanti beneran butuh pas darurat.
jadi kalo mau lapor damkar ga perlu khawatir bakal ngrepotin, karena itu bisa membantu mereka juga. toh mereka jg pasti akan mengurutkan prioritasnya, dan tau lah mana yg niatnya cuma iseng doang wkw
Sunat Perempuan (SP) / Pelukaan & Pemotongan Genital Perempuan (P2GP)
Hari ini 6 Februari diperingati Hari Internasional Tanpa Toleransi Terhadap Mutilasi Genital Perempuan di seluruh dunia.
PBB: SP merupakan pelanggaran HAM perempuan & anak perempuan. Menyebabkan rasa sakit ekstrem, infeksi, masalah persalinan, trauma psikologis, & kematian. Tidak ada alasan kesehatan yang membenarkan, harus dihapus sepenuhnya. Indonesia termasuk negara dengan kasus tinggi (sekitar 46-50% perempuan terdampak).
@kpp_pa : SP berbahaya, melukai organ reproduksi perempuan, menyebabkan risiko kesehatan fisik & psikologis jangka panjang, melanggar hak anak & perempuan. Tidak ada manfaat medis, justru diskriminatif gender. Larangan ditegaskan dengan PP 28/2024.
@KomnasPerempuan : SP termasuk kekerasan berbasis gender & pelanggaran HAM, diskriminatif, kontrol seksualitas perempuan, melukai tubuh & masa depan anak perempuan. Apresiasi PP 28/2024 yang menghapus praktik ini, tapi dorong berlaku untuk semua usia (bukan hanya anak kecil).
KUPI (Kongres Ulama Perempuan Indonesia) @indonesia_kupi@KUPI_2017 : SP tanpa alasan medis adalah haram. Melukai tubuh perempuan (amanah Allah), tidak ada dasar wajib dalam Islam, justru mudharat (merugikan). Tubuh perempuan harus dilindungi, bukan disakiti atas nama tradisi.
@keshikiayame Mau banget as self reward setelah gedebag gedebug PKL, yang cheese cream atau brownies bakar keknya bikin penasaran karna belum pernah nyobain
@tanyakanrl menurutku pendidikan setara itu bukan berarti sarjana x sarjana, slta x slta. justru lebih ke pola pikir, wawasan, pengetahuan gak sih? soalnya pendidikan tinggi gak menjamin org itu cerdas. sarjana jg banyak yg planga plongo