1. Konsep "mengakui 6 agama" berarti membatasi hak warga negara untuk memilih agama yg dikehendaki.
2. Kewajiban untuk beragama adalah bentuk pemaksaan.
3. "Ketuhanan Yang Maha Esa" sedangkan konsep monoteisme cuman dianut 3/6 agama yang diakui tsb.
Shall I go on?
Kalo agama bilang LGBT salah ya berarti salah! Ga bisa dirubah!
Oke, terus kenapa kalian ga support perbudakan?
Kenapa kalian ga support child marriage?
Kenapa kalian ga support hukum rajam?
Kenapa kalian ga support hukum potong tangan?
Kenapa kalian pada ga kontra punya pemimpin perempuan?
Kenapa kalian perempuan muslim pada nyetir?
Kenapa kalian bisa bebas bepergian tanpa mahram?
Karena syariat lama sudah diubah kan?
Ga sesuai norma modern makanya diubah kan? Siapa yang mengubah?
Ya kalian para penganutnya, agama ga bisa berubah dengan sendirinya!
Agama bisa diubah dan sudah diubah sedemikian rupa hingga kalian bisa hidup fleksibel di era modern.
Suka yang versi ori? Noh ke Afghanistan!
Orientasi seksual sudah terbukti tidak bisa di ubah, PBB pun sudah melarang terapi konversi karena bersifat diskriminatif, merendahkan martabat manusia, dan tidak memiliki dasar ilmiah.
Agama sudah terbukti bisa di ubah, orientasi seksual terbukti tidak bisa di ubah.
Orang Kalimantan paru-parunya tidak sehat, padahal pulaunya paru-paru dunia.
Orang Papua perut buminya isi emas, tapi tidak kaya raya.
Orang Sumatera energi alam ada di mana-mana, tapi mati lampu juga.