Aku gasuka banget narasi “umur 25 tapi masih dikekang dan diatur ortu, that’s a you problem kenapa gak bangkang” itu victim blaming bgt. Kita gatau kehidupan rumah orang kaya gmn aslinya, dan kita gabakal pernah tai. Itu insensitive dan gak ada empati.
i have a lot of friends because i’m consistent. i literally just don’t leave people alone and i’m not negligent and that’s all there is to it. i call folks randomly, i make space, i show up to everything i can, and i don’t make excuses or cancel last minute.
I hate hospitality industry wdym you have to smile in front of a subhuman of a customer during your 3rd day of menstruation instead of ngomong “goblok ya”
Al-Sayed dan Mamdani itu muslim progresif. Masuk sini bukannya dipilih, malah ditangkap sama muslim konservatif 😂 makanya ni negara kagak bisa maju. Gak progresif wkwk
Nih sekalian ya aku kasih tau kalo lewat jalur ilegal di Australia:
- kalian selamanya gak akan bisa beli aset/rumah
- gak bisa punya asuransi kesehatan (ini banyak bgt yang akhirnya sakit berat/meninggal, yang ngurusin komunitas diaspora yang legal)
- kalian gak bisa traveling keluar australia (kalo keluar lgsg kena ban 5 tahun gak bisa masuk)
- gak bisa kerja legal karena gak punya working rights
- rentan kena eksploitasi employer nakal (gaji di bawah UMR, gaji gak dibayarkan, dana pensiun gak dibayarkan)
- gak bisa klaim kembalian pajak (krn gajinya cash)
- gak bisa apply kredit, akun bank kamu bisa dinon-aktifkan kapan aja
- gak bisa nyetir di australia
- gak bisa sekolah
- gak bisa apply visa lain on-shore kalo kalian ketauan stay illegal
- gak bisa ketemu keluarga selamanya, dan anggota keluarga kamu yg satu KK gak bisa masuk ke Australia (ketauan kalo km overstayer)
Banyak hal lainnya. Kalo ada yang mau nambahin boleh.