Malam yang sangat menyenangkan memang. Harga โฌ70 juta untuk Gordon tak murah.
Dia pemain yang direct, pekerja keras, dan eksplosif. Cocok dengan filosofi Flick. Tapi, tidak ada yang bisa menjamin adaptasinya akan mulus.
Namun, poin terpenting bukanlah kedatangan Gordon. Transfer ini menunjukkan kalau Barca akhirnya punya ruang finansial dan keleluasaan datangkan pemain yang diinginkan pelatih.
Itu yang membuat malam ini terasa membahagiakan. Kredit khusus untuk Laporta dan Deco. Janji-janji Laporta saat kampanye kemarin bukan sekadar isapan jempol.
Pelan tapi pasti, ia menepatinya satu per satu. Deco juga bekerja cepat, tepat sasaran, dan profesional.
Transfer ini beri kepastian kalau Barcelona sedang membangun skuad yang lebih dalam dan kompetitif. Barca tak lagi sekadar bertahan atau survival.
Visca Barca ๐โค๏ธ
Beli 80jt euro ++
Gaji 19jt ++ setahun bahkan pernah 37,5jt ++ sblm dia bikin statement lalu capology ganti data
Ekspektasi penerus Rakitic
Fact : otw 7 musim ngilang di big match n pake buzzer spy keliatan top tier
Detik ini, tdk ada yg lbh parah drpd ini. Siapa coba kalo ada?
wkwkwkwkwk cewe bingung emang bikin puyeng, gapunya hobi, gapunya minat, gatau value apa yang dia punya, gatau apa yang mau dikejar. Bisanya cuma ngandelin standar sosmed, padahal dirinya gapunya value apa apa dan bisanya cuma menghibur diri dengan "if he want, he would"
Sekarang pria udah banyak yang pada cerdas, berani speak up ngelawan cewe-cewe bingung yang pake standar sosmed.
Apalagi yang suka pake quotes socmed "if he wants, he would" ๐
Jauh-jauh deh pria dari cewe bingung yang bahkan gatau apa yang mereka cari dan mau.
Temen gue kena PHK.
HR kasih dokumen "Perjanjian Bersama Pengakhiran Hubungan Kerja."
Suruh tanda tangan hari itu juga. "Ini formalitas aja, Pak."
Dia sign. Di dokumen tertulis pesangon Rp 25 juta.
Seminggu kemudian dia ngobrol sama temen yang pernah di-PHK. Masa kerja hampir sama, gaji hampir sama. Temennya dapat Rp 73 juta.
Bedanya Rp 48 juta. Hilang karena dia sign tanpa ngitung.
Lo kena PHK? Jangan sign sebelum cek 3 hal ini:
Data ini sangat mengejutkan:
Dalam pertandingan di mana Real Madrid TIDAK mampu menang musim ini jika tidak mendapatkan Penalti.
Ketika mereka TIDAK mendapatkan PENALTI, mereka tidak menang, begitulah kenyataannya.
Tanpa penalti, tidak ada pestaโฆ
WAKTU PENUH
Babak kedua menjadi taman bermain bagi tim. Kemenangan yang tambah spesial karena debut gol Bernal dan debut Tommy di tim utama.
+3 POIN KOKOH DI PUNCAK!
Ada 3 level orang yang biasa dianggap menghina (agama/yang lain):
1. Tidak sengaja
2. Berupa karya (seni/jurnalistik)
3. Sengaja menghina
Yang di level 3 saja, saya selalu berpendapat bahwa itu tak perlu diributkan ataupun dilaporkan ke jalur hukum.
- Ahok itu di level 1.
- Pandji itu di level 2.
- Arswendo (Tabloid Monitor) itu di level 2.
- Film True Lies (1994) yang dilarang di bioskop di Indonesia itu di level 2.
Yang level 3, itu lebih banyak di media sosial dilakukan oleh anonim. Di X Anda tahu, banyak banget yang memang suka menghina agama.
Apakah kita harus meributkan para penghina itu? Ngapain?
Kalau di Level 3 saja tak perlu dipedulikan, apalagi yang level 1 dan level 2. Sangat tidak perlu.
Agama Kristiani sering banget disinggung, dihina, atau dijadikan bahan tertawaan di banyak film ataupun tulisan. Tapi semua karya seni itu tetap boleh ditayangkan.
Namun jika yang disinggung itu agama Islam, tampaknya umatnya tidak bisa menerima. Makanya saya sebagai muslim nggak ingin melanjutkan budaya marah itu.
Mau menghina bagaimanapun, tak perlu kita marah. Apalagi kepada yang level 1 dan 2.