Sesar Sausu dan Palolo; Penyebab Gempa M6.7 dan Puluhan Gempa Susulan di Sulawesi Tengah
Gempa bumi tektonik M6.7 yang mengguncang Sulawesi Tengah memicu puluhan gempa susulan setelah gempa utama terjadi. Berdasarkan analisis gempa ini merupakan gempa kerak dangkal (shallow crustal earthquake) yang dipicu oleh aktivitas Sesar Sausu.
Kedalaman gempa yang dangkal menyebabkan guncangan kuat di permukaan dengan intensitas yang diperkirakan mencapai VIII MMI di wilayah terdekat dari sumber gempa.
Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan pola Normal Fault atau sesar turun, yang menandakan adanya gaya regangan sehingga salah satu blok batuan bergerak turun relatif terhadap blok lainnya. Berdasarkan karakteristik catatan gelombang seismik dan mekanisme sumbernya, gempa ini murni disebabkan oleh aktivitas tektonik.
Identifikasi BMKG yang mengaitkan gempa ini dengan Sesar Sausu cukup menarik karena sesar tersebut selama ini dikenal sebagai sesar geser (strike-slip fault). Sesar Sausu memiliki panjang segmen sekitar 31 x 18 kilometer dan merupakan salah satu struktur aktif penting di Sulawesi Tengah.
Meski demikian, sesar di alam tidak selalu bergerak sesuai satu tipe patahan saja. Pada kondisi tertentu, sesar geser dapat memiliki komponen gerak vertikal sehingga kemunculan mekanisme normal fault pada gempa ini masih memungkinkan terjadi pada sistem Sesar Sausu.
Selain itu, lokasi gempa juga berada dekat dengan Zona Palolo Graben, kawasan regangan kerak bumi yang secara geologi mendukung terbentuknya sesar-sesar normal. Di wilayah ini terdapat Sesar Palolo yang terbagi menjadi Segmen Palolo-A berukuran sekitar 35 x 18 kilometer dan Palolo-B sekitar 24 x 18 kilometer. Gempa besar terakhir yang diduga berkaitan dengan sesar ini terjadi pada tahun 2017 dengan magnitudo M6.6.
Meski lokasi gempa berada di kawasan yang dipengaruhi beberapa struktur aktif, BMKG mengidentifikasi sumber gempa M6.7 ini berasal dari Sesar Sausu. Sementara itu, mekanisme sesar turun (normal fault) menunjukkan adanya gaya regangan yang bekerja di wilayah tersebut.
Puluhan gempa susulan yang masih terjadi merupakan bagian dari proses penyesuaian kerak bumi setelah pelepasan energi pada gempa utama. Fenomena ini umum terjadi setelah gempa tektonik berkekuatan besar.
Meski demikian, proses pengolahan dan analisis data seismik masih terus dilakukan. Seiring bertambahnya data gempa susulan, distribusi episenter, serta hasil analisis mekanisme sumber yang lebih rinci, pemahaman mengenai sumber gempa dan struktur patahan yang terlibat dapat semakin diperjelas.
Salam
@infogempadunia
#info #gempa #dunia
“kami mau melapor ke polisi, polisi punya dapur sppg, kami mau melapor ke TNI, TNI punya dapur sppg, kami mau melapor ke DPR, DPR pun punya dapur sppg. jadi ini jalan terakhir kami untuk mengadu, kepada konstitusilah kami berharap”
—ucap seorang guru, pendidik anak bangsa. ironi.
Pak guru Iman, Kepala Advokasi Guru, tahan tangis di MK saat nyampein dampak buruk MBG pada guru & bandingkan gaji guru dgn petugas SPPG
"setelah ada MBG, terjadi PHK massal terhadap guru honorer & PPPK"
"di Langkat ada guru honorer di gaji 500rb/bulan, di Sumedang 50rb" 🥹
padahal udah jelas di awal2 ada ide mbg kekhawatiran ini muncul tapi sama pendukungnya ga diwaro. sekarang ada pengakuan gini... cuma bisa ketawa miris aja.
Kepala BGN:
MBG tidak bisa dibubarkan karena semua partai politik dan TNI-POLRI punya dapur SPPG.
Kesimpulan:
Secara tidak langsung, ini mau bilang bahwa program MBG ini ya buat kalangan mereka aja, bukan buat rakyat.
Betul?
‼️Breaking News‼️
Empat Mahasiswa Dilarikan ke RSCM Usai Diduga Dipukul dan Diinjak Aparat.
DPC GMNI Jakarta Timur dan DPC GMNI Jakarta Pusat menggelar aksi demonstrasi di kawasan Cikini, Jakarta, pada Senin (15/6/2026).
Pak, orang-orang pada demo di berbagai kota bukan untuk iseng btw, tolong ditanggapi tuntutannya. Jangan pas ada kericuhan doang baru ditanggepin, dituduh anarkis. Itu iphone 17 yang bapak pegang juga paling ada andil derita rakyat.
Lah ini bisa pake telpon doang kontakan sama Presiden Palestina.
Kenapa kalo ke Perancis harus ketemu langsung sampe 4 kali?
Takut kena rudal mitra sesama BOP yaa kalo ke Palestina?
masalahnya tambah sedih karena orang2 macam mereka ga sadar sama ketimpangannya dan ngeliat struggle mereka ga diakibatkan sama orang2 yg menjabat di daerah/negaranya. nahasnya kadang2 ga sedikit dr mereka merasa middle class ini yg punya tanggung jawab sama welfare mereka.
Di stasiun trus ada bocah jadi ojek payung bulak balik dr tadi, aghhh sedih bgt gue. Ada org yg nyari duit smpe sebegitunya demi "recehan", tp jg ada yg dpt 1milyar/hari secara gampang. YAALLAH KETIMPANGANNYA SEDIH BGTTTTTTTT
selemah-lemahnya perlawanan adalah melawan dalam pikiran, tidak membenarkan ketimpangan, ketidakadilan, sistem yg eksploitatif, selalu merasa ada yg salah ketika teman ada yg tidak makan, ada yg tidak merasa aman pulang, ada yg hak-hak hidupnya dirampas. karena pada akhirnya cuma kita yg kita punya.
segala doa baik untuk semua teman-teman yang turun hari ini di berbagai daerah, tetap aman, jaga barisan, mari bergandengan tangan, sampai menang, sampai menang, sampai menang!