sorry for interrupting your tl, tapi pembakaran hutan & lahan blm usai, darurat ISPA, sumatra dilanda banjir, NTT blm pulih, sengketa lahan di papua, rupiah melemah, krisis air bersih, BBM langka, pemadaman bergilir, kasus keracunan MBG trs brmunculan. pls don't stop speaking up!
Banyak pemimpin di berbagai
negara yang dipaksa turun dari
jabatannya akibat demonstrasi
dan tekanan rakyat:
- K.P. Sharma Oli (Nepal, 2025)
lengser akibat demonstrasi
rakyat;
- Blaise Compaore (Burkina
Faso, 2014) mundur setelah
demonstrasi rakyat;
- Gotabaya Rajapaksa (Sri
Langka, 2022) mundur setelah demonstrasi rakyat;
- Hosni Mubarak (Mesir, 2011)
mundur setelah gelombang demonstrasi rakyat;
- Evo Morales (Bolivia, 2019)
mengundurkan diri di tengah
gelombang protes massal;
- Ferdinand Marcos (Filipina,
1986) digulingkan melalui
revolusi people power;
- Alberto Fujimori (Peru, 2000)
mengundurkan diri setelah demonstrasi rakyat;
- K. Bakiyev (Kirgizstan, 2010)
lengser karena demonstrasi
rakyat;
- Abdelaziz Bouteflika (Aljazair,
2019) mundur karena didemo
rakyat;
- Robert Mugebe (Zimbabwe,
2017) mundur setelah tekanan
politik & demonstrasi;
- Omar al-Bashir (Sudan, 2019)
digulingkan oleh militer setelah
demonstrasi rakyat.
Dari semua peristiwa di atas
penyebabnya adalah presiden enggan mendengarkan kritik
dari rakyatnya dan otoriter.
Maka kata kuncinya:
𝗝𝗔𝗡𝗚𝗔𝗡 𝗔𝗕𝗔𝗜𝗞𝗔𝗡 𝗥𝗔𝗞𝗬𝗔𝗧
mau denger cerita ga
gara2 MBG, ada guru honorer di sumedang yg sampe terima gaji bersih cuma 15rb/bulan!
biaya MBG itu bisa sampai 1T sehari yg nyedot dari anggaran pendidikan. andaikan pemerintah mau, gaji guru honorer itu bisa minimal UMR, eh malah dibikin MBG