GUS YAQUT TERSANGKA, TAPI JANGAN MATIKAN LOGIKA!
Dalam polemik kuota haji tambahan 2024, keputusan pemerintah harus dilihat dalam konteksnya. Kuota tambahan datang menjelang keberangkatan, sehingga diperlukan keputusan cepat agar jemaah Indonesia tidak kehilangan kesempatan beribadah.
Dalam hukum administrasi negara, diskresi memang dimungkinkan untuk menghadapi situasi yang membutuhkan tindakan cepat demi kepentingan umum.
Jadi, apakah setiap keputusan diskresi otomatis merupakan tindak pidana? Tentu tidak.
Indonesia baru2 ini mendirikan (dan ikut memimpin) organisasi #KerjasamaAI global bersama China, Rusia, Brazil dll u/ tata kelola, pengembangan teknologi & penerapan AI (Akal Imitasi) dunia. 1 lompatan strategis menjemput masa depan! https://t.co/P2ffWAcctA
@budimandjatmiko Bukan hanya soal teknologi, tetapi juga bagaimana menyiapkan regulasi dan SDM agar Indonesia mampu memanfaatkan AI secara optimal di berbagai sektor
#KerjasamaAI
Ketahanan pangan merupakan fondasi bagi kekuatan bangsa, sehingga TNI Perkuat KemandirianPangan demi masa depan Indonesia yang lebih tangguh. #PanglimaKawalSwasembada
TNI Perkuat KemandirianPangan melalui kolaborasi dan pendampingan di sektor pertanian untuk mendukung peningkatan produksi beras nasional. Semangat gotong royong dan sinergi jadi langkah nyata menuju swasembada pangan yang berkelanjutan. 🌾🇮🇩
#PanglimaKawalSwasembada
Komitmen mendukung petani dan sektor pertanian menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan nasional. TNI Perkuat KemandirianPangan untuk Indonesia yang lebih mandiri dan sejahtera. #PanglimaKawalSwasembada
Mempertentangkan apakah #TransformasiPendidikan itu untuk membangun cara berpikir manusia atau untuk kebutuhan manusia bekerja itu sama spt mempertentangkan kebutuhan manusia untuk berbudaya dgn kebutuhan untuk makan
Teknologi AI (Akal Imitasi) beralih dr AI Generatif (penalaran & bahasa) ke AI Bertubuh (Embodied Intelligence yg cerdas melakukan tugas2 fisik). Dan perusahaan Spirit AI China baru2 ini mengungguli AI Bertubuh milik NVIDIA #AIdanRobot https://t.co/cERIQImvMH
@dimarsasongko98 Orang kalo otaknya cuma 1624 ya bakal ga nyampe pemikirannya, jelas orang itu biasakan melihat ke depan jangan stag di satu titik yang mikirnya sama kek narasimu itu!!
@dimarsasongko98 Yaelah bandingin 13 th era orba ama 3 bln era demokrasi, jelas beda. Mas budiman tetap konsisten menyuarakan kepentingan rakyat, mahasewa nya cuman jualan dirinya yg belagu!!!
@PramestiHilya@zoelfick oo pantesan grup keok ini!! Demen banget nyebarin potongan kejadian tanpa kronologi utuh. Kalo lihat video lengkapnya, konteks jauh lebih panjang dari sekadar mas Budiman emosi