The wait is officially OveR. Ragnar Oratmangoen is here! 🎯🔥
Selamat datang di #PERSIB, Ragnar Oratmangoen!
#SumangetAnyar untuk membawa trofi kembali ke Bandung.
Berjuanglah dengan hati, karena di belakangmu ada jutaan Bobotoh yang selalu mendukung!
Let's make Bandung ROAR again, RAGNAR! 🔵
Entah kenapa setiap ada kerusuhan, selalu ada "nasi" di dekatnya.
Kemarin Warung Nasi, dan sekarang Ngaliwet.
Mungkin masalahnya bukan rivalitas. Mungkin mereka cuma lapar😁
#uyuhandaekjadidejek
KEUR MARANEH ANU ISUK PAGETO REK LALAJO LAWAN JEPARA. OMAT ULAH TARURUN KA LAPANG NYA. ULAH NGAHURUNGKEUN FLARE ATAU PETASAN. NGKE WE MUN GEUS BERES. PEMAEN VICTORY LAP KAREK HURUNGKEUN.
OMAT ULAH TURUN KA LAPANG!!
“Kenapa Persib bisa seperti sekarang? Apa yang mereka punya dan tim lain ngga?”
Kalo cuma boleh jawab dengan 1 jawaban pertanyaan tadi, jawaban gue adalah:
FANS YANG TEGAS, BAWEL DAN KRITIS!
Coba puter waktu ketika mereka masih dilatih Luis Milla, padahal kompetisi baru banget mulai, tapi mereka udah bawel menuntut reformasi di tim termasuk menuntut Milla Out.
Dibawah tekanan fans, Persib berbenah dan mendatangkan Bojan Hodak. Dan hasilnya? Lu liat aja sendiri dah.
Musim depan lawan mereka cuma Garudayaksa doang kek nya.
"Kalo kalian gak bisa menggelar pertandingan Persija Vs Persib di Jakarta, Kalian bukan apa apa bagi kami. Camkan itu"
Berikut adalah contoh protes yang dilakukan suporter.
@rroronoazoroooo@bandungfootball Ini bukan soal siapa yang pertama. Namun, perayaan di Bandung bisa menjadi cerminan budaya supporter Indonesia ke depannya. Mulai dari penggunaan strobo flare, penyebutan nama “crew”, kode nomor kota, lagu Kasabian, stiker away, hingga identitas slayer hitam.